Semua sudah dituliskan di dalam lauhul mahfuzh. Dengan kata lain konsepnya adalah deterministik.
Tuhan sudah tahu dan sudah ngeplot kita akan masuk surga atau neraka. Whatever you do it is impossible to fight against it.
Termasuk di dalam doa.
@tekarok007 Betul nih. Banyak yg ga sadar kalo udah kena echo chamber, karena diskusi hanya dengan yg sependapat, yg beda diblock. Udah gitu mereka ngerasa kalo mereka ini mewakili mayoritas rakyat wkwk.
Apalagi user X cuma 20jt an. Tiktok lebih mewakili dengan 130jt user woakwoak
Akun politik takut debat dengan akun yang kontra itu lucu. Padahal debat pro dan kontra itu yang bikin politik asik.
Padahal akun politik tambang emas, paling heboh dan paling banyak di sini.
Isu dan tema juga selalu ada yang baru dan fresh, tidak akan kehabisan bahan buat dibahas.
‣ Kalian itu aslinya akun ngidol artis bukan akun politik.
Ngidolain Ferry cs, dipuja-puji seperti pahlawan yang gak boleh dikritik sama sekali dan tidak menerima narasi kontra sedikitpun. Gak bosen cuma kumpul dan denger kata setuju mulu?
Lalu cancel culture dll yang bikin akunnya sendiri semakin sepi, sunyi dan senyap.
‣ Bukan alumni war narasi 2014-2019 pastinya akun seperti itu.
Kalau akun politik itu yah memang idolain tokoh politik, tapi tetap debat dengan yang kontra bahkan itu yang dicari-cari untuk debat dan diskusi habis-habisan tiap hari. Bikin seneng.
‣ Bahkan itu yang bikin politik menyenangkan, karena ada narasi yang berani kontra bukan semua satu suara.
Tapi itu hak kalian sih.
Cuma kalau kalian serius mau bahas politik, mau akun berkembang dan bisa 2x seminggu dapat hadiah dari kang Elon.
Yah kalian harus berani keluar zona aman kalian (echo chamber), dan mulai kembali diskusi dengan yang pro dan kontra. Seperti akun politik yang normal, bukan akun ngidol artis.
Cuma itu sih rahasianya aslinya, dan jangan pakai caci-maki, kata-kata kotor dan de-humanisasi bikin akun kena label "toxic" bahkan spam.
Karena apa?
Akun politik itu default sudah tidak "Aman buat pengiklan", terus kalian tambahin komentar kata-kata toxic, hinaan, caci-maki?
Yah makin bikin susah akun kalian sendiri.
Pro & Kontra itu bumbu utama di akun politik, kok malah dibuang?
Lucu loh ini, mereka selama ini bikin hoax parah Prabowo x Teddy.
‣ Ditanggapi keras sama Prabowo dengan sahkan Perpres 111/2025 yang isinya larangan penyebaran LGBT, dan didukung MUI.
Malah marah-marah?
‣ Mana salah satu pimpinan mereka BudiBukanIntel juga masuk golongan itu yang mendukung LGBT.
‣ LSM+Aktivisnya juga mendukung LGBT.
‣ Bahkan Mahasiswa yang suka demo juga dukung LGBT.
Apakah kelompok sana itu:
"Maling teriak maling?"
Ngaku loe pada hayo...
🤣🤣🤣
Ada pelawak secara sinis mempertanyakan, kenapa ada anak muda umur 27 tahun jadi komisaris?
Tapi anehnya, dia mendukung ada anak muda yang belum lulus kuliah, ngomongin soal negara walaupun ngawur bahkan ada yang memaki-maki.
Ini lucu untuk materi lawakan pelawak lain. 🤭
”very....very....unpopular opinion :
Prof. Dadan MBG sengaja dikasuskan supaya orang² jujur & pintar di negara ini ga mau lagi berjuang untuk negara Indonesia, agar para elit bebas melenggangkan kekuasaannya sampai turun temurun.”
10 mistakes you should NEVER make when it comes to women (and the dating market).
1. Never eat a woman's pvssy
2. DON’T sleep with another man’s
wife
3. Don’t be gentle with a woman in bed.
4. Stay steps ahead financially.
5. Don’t chase her; attract her…. love
@ardisatriawan Anda gak takut dosa? Kapan mau stop sebar hoax dan hasutan kebencian? Itu perusahaan swasta dan dia punya sahamnya. Sangat wajarlah kalo jadi komisaris.
Btw hoax2 & ujaran kebencian yg sebelum2nya ga mau diklarifikasi?
Shame on you.
@kale_esh@fguyresvbk@insidefolkative Blunder dia adalah hoax dan kebencian. Salah tetaplah salah. Dan dia belum klarifikasi atau minta maaf sama sekali.
Gaya slapstick (komedi fisik atau gimmick yang mengandalkan kelucuan dangkal) membuat esensi dari kritik itu sendiri hilang. Kritik tidak lagi menjadi alat uji publik, melainkan bergeser menjadi tontonan atau hiburan semata.
Akibatnya, audiens sering kali bertepuk tangan bukan karena memahami kedalaman sebuah gagasan, melainkan karena terhibur oleh kejenakaan si pembicara. Alhasil, debat politik pun berubah fungsi menjadi sekadar stand-up comedy. 🤡
Sampeyan bawa-bawa Riba, jadi keinget postingan Tifa yang soal Hutang Riba ini.
Celetukan netizen dibawah ini artinya tidak sepenuhnya salah. Memang pas itu Tifa lagi punya hutang dan jatoh tempo.(utangnya tahun 2019)
‣ Ironis memang, hindari utang riba pakai emas, malah hutangnya bengkak 4x lipat/ +400% karena harga emasnya meroket.
Btw,
Sejak 2019, awal Tifa semakin tantrum bahas hutang negara karena dia sendiri punya hutang ratusan juta?
Ternyata dia suka bahas hutang negara itu, untuk pelampiasan tekanan emosi yang dialami karena tagihan hutang pribadi?
Jadi benar negara itu, cuma kambing hitam buat pelarian dari masalah pribadi mereka sendiri?
GAME OVER NADIEM!!
Mungkin masih terlalu dini untuk menjadi putusan. Tapi jika benar perkara Chromebook ditopang oleh elektronik file yang saling menguatkan, ruang untuk mengelak tidak ada. Dalam white collar crime, pelakunya boleh pandai berbicara, tetapi data biasanya lebih sulit diajak berdusta.
Itu pula yang disinggung Hinca Panjaitan. Korupsi modern tak lagi hanya dibuktikan lewat saksi, melainkan lewat email, dokumen, percakapan, dan jejak elektronik yang saling bertaut. Pada akhirnya, Kebenaran berdasarkan pembuktian lah yg akan menang, bukan opini pesanan untuk menghapus kejahatan yang sudah diperbuat.
@IamTotoPing@hasyimmah Ini kesalahan logika yg fatal. Beban pembuktian ada pada yg menuduh/mengklaim. Sebelum main X lebih baik anda belajar berlogika dan bernalar dulu. Malu2in aja.
@djoniecash2 Tak perlu bertele2, silakan sebut aja, di indikator bagian mana yg memburuk. Kalo yg saya sebut di atas, semuanya membaik. Dari 2014-2024.
@awikuchuz@mas_veel@psi_id@DedynurPalakka Percuma, hoax begjni ga akan mempan. Masih lupa hoax tempo hubungan jokowi prabowo retak? Sejak kapan wapres punya wewenang? Dalam UU, wapres itu ga punya wewenang, ga bisa ttd. Ayo coba hoax nya diperbaiki.