udah bener gini, Vini maen agak dalem. deket Kotak penalty biar jangkauan Dribble dia klo mau ke kiper atau cetak gol ga jauh dan Effortless (?) Krn dia gaperlu ngelakuin banyak gerakan cukup nge dribble 1 bek aja Vini udah di depan congor kiper lawan
*IMO*
¡MESSI LO PUSO EN SU LUGAR! 😳🔥
En pleno Argentina 🇦🇷 vs. Suiza 🇨🇭, João Pinheiro le habló de manera inapropiada a Lionel Messi, pero el capitán argentino no se quedó callado.
🗣️ “Háblame correctamente. No me faltes el respeto, yo te hablo con respeto.”
Messi exigió respeto incluso al árbitro. Un momento que ya está dando la vuelta al mundo 🌍🇦🇷
OVERHATE Matamu jancok iki, lak ga delok cara maen e lgsg pas belo madrid meneng o ae🙄
Nak timnas gacor maen nak klub malah gajelas pemain iki score goal tok tapi selebih e akeh garai mangkel e
Kalo di Madrid balik ke dictator Mbappe, plus gamau maen di dalem kotak penalty alias melebar mulu.. waktu dapet peluang gamau nendang ga kayak tadi lawan Maroko peluang sekecil apapun SHOOT
tapi semoga engga lah ya🫡🫡🫡 @KMbappe
Mbappe dah berubah kok, ya kan????
🚨Kylian Mbappé on assisting Ousmane Dembélé’s goal against Morocco:
🗣️ “When I picked up the ball, I saw Ousmane making the run and I knew if I got the pass right, he’d finish it. I wasn’t thinking about scoring myself. I was thinking about making the best decision for the team.
As soon as the ball left my foot, I trusted him completely. When you play alongside someone with Ousmane’s quality, you don’t need to tell him what to do. You just give him the opportunity, and more often than not, he’ll take it.
The moment he scored, I didn’t even think about the assist. I just ran to celebrate with him because that’s what football is about. People always focus on goals, but sometimes the pass is just as important. Seeing Ousmane put us 2–0 up gave me just as much satisfaction as if I’d scored myself.
We’re not competing against each other—we’re fighting for France. If my assist helps Ousmane score and brings us one step closer to our objective, then that’s all that matters to me.”
🚨 🚨 | JUST IN: Media Portugal melancarkan serangan keras terhadap legenda Cristiano Ronaldo usai Portugal tersingkir dari Piala Dunia.
Surat kabar terkenal A Bola melalui kolumnis Francisco Vaz de Miranda menulis:
“Cristiano… kami tidak ingin ‘membunuhmu’, tapi sudah cukup! Sangat penting untuk mengakhiri era kapten yang sudah terlalu lama ini. Jika perubahan diperlukan di bangku cadangan, maka perubahan itu juga sangat dibutuhkan di dalam lapangan. Sudah waktunya kamu mundur, karena ego kamu mencegahmu menjadi pelapis bagi pemain yang saat ini tampil lebih baik darimu.”
“Seperti apa turnamen Piala Dunia ini bagi kami seandainya tidak ada komitmen penuh untuk memainkan Cristiano Ronaldo selama 90 menit? Ini akan menjadi misteri selamanya, dan bahkan Donald Trump pun tidak akan bisa mengubah apa pun soal itu!”
Surat kabar tersebut juga menutup dengan pertanyaan yang meragukan kesungguhan emosi Ronaldo:
“Berapa banyak air matamu dan teriakanmu, wahai Cristiano… apakah itu benar-benar air mata untuk Portugal?! 💔🇵🇹”
📄 | @TrendEPL
musim baru real madrid ini kalo emang gaada Olise, kita akan liat permainan mbappe yang males malesan dan gondok gondok an krn madrid ga datengin Duo mautnya si Olise itu 😂😂
🚨 BREAKING: Mourinho kembali mempertimbangkan formasi 4-2-3-1 yang telah menjadi ciri khasnya selama lebih dari satu dekade untuk ia gunakan di Real Madrid musim 26/27.
Dalam sistem tersebut, Vinícius akan sedikit mundur dari posisi biasanya, sementara Bellingham akan bermain lebih maju.
Bellingham akan mengisi ruang sebagai penyerang ketika dibutuhkan, sehingga Mbappé bisa lebih sering bermain dari luar kotak penalti dengan ruang untuk berlari dan posisi ideal untuk melepaskan tembakan dari depan kotak penalti.
Masih terlalu dini untuk membicarakan bangunan yang sudah selesai.
Namun fondasinya mulai terlihat: Sebuah ekosistem yang membebaskannya sekaligus mendukungnya. [@diarioas]
🚨 Jalan Portugal menuju trofi Piala Dunia mungkin merupakan definisi dari "jalan yang sulit." 😅
Jika semuanya berjalan sesuai dengan bagan saat ini, Ronaldo dan Portugal bisa saja menghadapi Inggris di Babak 32 Besar, Spanyol di Babak 16 Besar, dan Prancis di Perempat Final. 💀🇵🇹
Sementara itu, Messi dan Argentina tampaknya telah menghindari setiap tim raksasa di sisi bagan mereka. 👀🇦🇷
Tapi hei... kami yakin itu hanya sepak bola yang memang begitu, kan? Benar-benar kebetulan. 😭😂
Satu hal yang pasti: jika Portugal ingin mengangkat trofi, mereka harus mendapatkannya dengan cara yang sulit. Tidak ada jalan pintas, tidak ada jalan mudah. 🔥🏆