tiap anxious mo sidang selalu remind ke diri sendiri kalo sidang gaada apaโnya dibanding pressure pas hsbc bcc ini (gue merasa jd orang paking gatau apaโ in this room)
Di tengah narasi Indonesia akan bubar atau gelap, di dunia bagian Utara, Anies Baswedan menyebarkan narasi pada diaspora yang berkuliah di Amerika bahwa kita tetap harus optimis pada Indonesia.
Kenapa Anies sampaikan demikian? sebab menurut keyakinan dia yang membuat Indonesia tidak bubar adalah :
1. Partisipasi publik dalam mengkritik kebijakan
2. Ketahanan civil society dalam bidang demokrasi
3. Indonesia sering melalui masa masa sulit, seperti tahun 98.
Jika merujuk pada tiga tipe orang mengapa masih memberikan narasi positif pada pemerintah, seperti yang pernah disampaikan oleh Media Askar pada podcast Densu kemarin :
1. Ingin mendapatkan jabatan
2. Sudah mendapatkan jabatan
3. Cinta tanah air
sepertinya Anies Baswedan ini adalah nomor tiga, sama seperti MediaAskar dan kawan kawannya.๐
*btw fluent banget yak inggrisnya, pemilihan diksi Indo dan Inggris sama sama yahut, when yh.
sbg orang yg lately interest dan ngulik mengenai global banking, agak ngeri pas lihat benang merahnya:
โmarkets can tolerate uncertainty, but they hate incompetence.โ
wallahi were so doomed๐ฅบ
Tiga bank asing terbesar di Indonesia, yaitu Citi, HSBC, StanChart telah mengirimkan sekitar 640 juta dolar AS dari pendapatan mereka keluar dari Indonesia sejak tahun 2024
Sebagai upaya mengurangi eksposur di tengah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo yang semakin state-focused
Sumber:
https://t.co/QrAOlNVbKM
๐จHASIL RACE #AustrianGP ๐ฆ๐น
GEORGE RUSSELL WINS THE 2026 AUSTRIAN GRAND PRIX IN SPIELBERG! ๐
KIMI ANTONELLI P3 WITH FASTEST LAP! ๐ฃ
DOUBLE PODIUM FOR MERCEDES!
๐ฉต๐
GOOD JOB!!!!!!!!!
#F1#Mercedes
JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."