เฉลยเพลงสัปดาห์ที่ 2 คับ
TTS - Twinkle
NCT JNJM - WIND UP
KAI - Rover
NCT WISH - 2.0 (TWO POINT 0)
TAEYEON - Gravity
HYO - DESSERT
TVXQ! - Truth
NCT DREAM (GBTTF) - CHILLER
TEN - Lie With You
SUHO - Who Are You
#SUPERSTARSMTOWN
kalo udah ngeliat mahasiswa ui, ugm, itb dan univ-univ lain yang udah demo tuh harusnya mikir kaya “wah univ-univ ternama indo turun kejalan, wah mahasiswa-mahasiswa yang berpendidikan demo, udah pasti ada yang salah nih” harusnya mikir gitu. bukannya malah ngeboikot univnya 🤦♀️
ketika harga minyak dunia naik
teddy: "harga pertamax naik mengikuti harga minyak dunia"
sekarang harga minyak dunia turun
pertamina: "berdasarkan kordinasi dgn pemerintah, harga pertamax tidak mengikuti harga minyak dunia"
P MAKSUDDD?
Miris dan ironinya, hal seperti ini pun masih ada aja dikalangan masyarakat yg sependapat sama si jubir ini, berujung "udahlah ga usah bahas politik terus idpnya, bukanurusan kita" 😭
Para pembela pemerintah ini argumennya begitu tolol dan tidak masuk akal.
Bahkan, sekelas juru bicara partai besar saja narasinya begitu mudah dibantah oleh mahasiswa yang lulus pun belum; tapi cara berpikir dan argumen mereka benar-benar luar biasa.
Aku pun sebenarnya tahu, juru bicara itu memang menyampaikan sesuatu bukan sesuai dengan nuraninya, tapi sesuai dengan kepentingan partai dan pimpinannya.
Tapi, kenapa narasinya tidak cerdas dan begitu cacat logika?
Dia menjelaskan MBG tetap harus dilanjutkan dengan membawa narasi anak-anak sekolah di daerah yang begitu membutuhkannya setelah berjuang panjang pergi ke sekolah; tapi, pembelaan itu justru menunjukkan kalau pemerintah memang tidak mengerti skala prioritas, yang harusnya memperbaiki infrastruktur dan fasilitas agar anak-anak di daerah mudah mengakses sekolah, tapi juru bicara tersebut malah fokus pada perut anak-anak tersebut setelah melewati betapa susahnya perjalanan mereka untuk ke sekolah.
Cacat logika yang ditampilkan secara terang-terangan.
Para pembela pemerintah ini argumennya begitu tolol dan tidak masuk akal.
Bahkan, sekelas juru bicara partai besar saja narasinya begitu mudah dibantah oleh mahasiswa yang lulus pun belum; tapi cara berpikir dan argumen mereka benar-benar luar biasa.
Aku pun sebenarnya tahu, juru bicara itu memang menyampaikan sesuatu bukan sesuai dengan nuraninya, tapi sesuai dengan kepentingan partai dan pimpinannya.
Tapi, kenapa narasinya tidak cerdas dan begitu cacat logika?
Dia menjelaskan MBG tetap harus dilanjutkan dengan membawa narasi anak-anak sekolah di daerah yang begitu membutuhkannya setelah berjuang panjang pergi ke sekolah; tapi, pembelaan itu justru menunjukkan kalau pemerintah memang tidak mengerti skala prioritas, yang harusnya memperbaiki infrastruktur dan fasilitas agar anak-anak di daerah mudah mengakses sekolah, tapi juru bicara tersebut malah fokus pada perut anak-anak tersebut setelah melewati betapa susahnya perjalanan mereka untuk ke sekolah.
Cacat logika yang ditampilkan secara terang-terangan.
Golongan Masyarakat yg sudah demo dan menyuarakan STOP MBG :
- Emak-emak
- Mbak-mbak
- Mahasiswa
- Guru
- Honorer
- Ojol
- Influencer
- Warga tiktok, thread, fb, x
- Pedagang UMKM
- Kantin sekolah
- Supplier MBG
Butuh berapa kelompok masyarakat lagi nih yg demo supaya MBG bener2 stop?
orang gerindra : anak sekolah naik perahu ke sekolah buat makan MBG, kalian orang kota tidak tahu yang di rasakan orang desa
mahasiswa UI : lah bukannya bangun jmabatan dulu, kok ngasih makan MBG
Seorang mahasiswi bernama Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, Fakultas Kedokteran UI, yg beberapa waktu terakhir menyampaikan kritik secara cerdas dan tegas, mendapat komentar yang menjurus ke pelecehan di media sosial.
Emang sakit jiwa ni yang pada komentar.