Halah dibikin begini juga ntar ibuibu kantinnya disuruh pada keluar, terus diganti sama sodara sodara yg punya kepentingan. utamakan suudzon lah.
program gila, bukannya uji coba dulu, langsung gas gas aja. kocak semuanya, ga ada otak.
Arief Muhammad berikan pendapatnya terkait program MBG,
"Program MBG itu sebenarnya bisa dibuat jauh lebih simple.
Banyak ibu-ibu kantin di warung sekolah yang udah puluhan tahun melayani anak-anak setiap hari. Mereka ini bisa banget diberdayakan.
Mereka paham selera siswa, kenal sama lingkungan sekolah, dan punya reputasi untuk jaga kualitas makanan yang mereka jual. Sehari2 hidupnya tuh di sana, buat ngasih menu2 aneh ke anak dan guru yg mereka kenal lama tuh sepertinya akan lebih kecil kemungkinannya.
Paling nanti tinggal dikasih pendampingan, ajarin standar gizi, serta dukungan modal untuk mereka sebagai bagian dari pelaksana program.
Manfaat ekonominya pun bisa langsung dirasakan masyarakat sekitar sekolah, dan pengawasan kualitas juga terjadi secara alami karena reputasi dan mata pencaharian mereka bergantung pada kepercayaan para siswa, orang tua, dan guru.
Dari sisi distribusi, jarak produksi ke penerima juga sangat dekat. Makanan bisa disiapkan dan disajikan pada hari yang sama tanpa rantai distribusi yang panjang, sehingga kualitas dan kesegarannya lebih mudah dijaga. Kenapa bisa? Krn sebelum ada MBG juga udah terbiasa masak buat ratusan murid tiap hari.."
Beneran lagi pusing ngitung duit sekolah Girish. Uang pangkal kebayar, tapi bulanannya aman ga ya buat situasi ekonomi yg waduh ini ๐ซ
Pengen tetep bisa coaching tenis soale bapak ibuknya ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Eks Kepala Badan Intelijen Nasional, AM Hendropriyono, mengklaim aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI kali ini dibiayai pihak asing. Namun, ia enggan mengungkapkan siapa sosok pihak asing tersebut.
Eks Kepala Badan Intelijen Nasional, AM Hendropriyono, mengklaim aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI kali ini dibiayai pihak asing. Namun, ia enggan mengungkapkan siapa sosok pihak asing tersebut.
Masih bertanya kenapa militer perlu dijauhkan dari politik? Lihat aja 98.
Kerusuhan sistematis dan terorganisir (pembakaran dan penjarahan serentak di mana2).
Pengendalian massa demonstran tapi (ternyata) ada peluru tajam.
Setelah presiden ganti, pasukan kostrad gerak sendiri ditebar di monas, istana, n rumah habibie.
Ratusan korban dan tak ada investigasi.
Semua kasus (semanggi I, semanggi II, penembakan trisakti) menguap begitu saja.
Percayalah, RUU TNI cuma permulaan dari segala yg seram-seram itu
#TolakRUUTNI
Kami memperoleh rekaman voice note dr. Aulia Risma Lestari, calon dokter spesialis Undip yang ditemukan meninggal dunia setelah mengalami bullying.ย
Rekaman ini menyiratkan, selain perundungan, pemerasan, dan eksploitasi dilakukan dokter senior Undip, korban juga dipaksa kerja rodi di Rumah Sakit Dr Kariadi, Semarang.
Tayangan selengkapnya, tunggu #BukaMata di YouTube Narasi Newsroom. Segera!
| Buka Mata
POV kali ini jadi pasien bkn jd dokter, ngantri TIGA jam ketemu dokter.
Brp lama kalian plg lama ngantri msk ktmu dokter?
Pentingnya punya sistem yg baik. Pasien berduit bisa kabur ke Sg/Penang, yg lain? Apa imun ga makin turun hrs nunggu lama begitu, waktunya g dihargai?
aku pernah ajak Girish jalan di trotoar sekitar Kuningan City, lalu ada motor lewat di trotoar, anak 4 tahun ini aja paham lhoo, "motor ya ga boleh lewat trotoar, ini buat jalan kaki".
susah emang orang orang yang gamau belajar tertib.
Gregetan juga, padahal lagi momen HUT DKI dan liburan sekolah, anakยฒ mau pakai fasilitas yang katanya "aman" di Jakarta ni pak @HeruBudihartono ! kami siap kasih keras..