Besok, Jumat 19 Juni 2026, Universitas Trisakti turun ke jalan untuk menyuarakan substansi Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) yang berisi:
- Pulihkan Ekonomi dan Politik Nasional
- Berantas Inkompetensi Pejabat Negara
- Kembalikan Supremasi Sipil
Dengan gelombang aksi yang bertubi tubu, menurut kepercayaan Minside, pemerintah harus menjawab dengan aksi nyata. Bukan cuma sekedar janji semata.
cc: @BudiBukanIntel
Mahasiswa UII Gelar Aksi Demonstrasi di Titik Nol Kilometer Jogja, Bawa 6 Tuntutan Krusial
YOGYAKARTA – Kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta siang ini dipadati oleh ratusan massa yang mengenakan almamater biru khas Universitas Islam Indonesia (UII). Senin (15/6/2026) pukul 14.04 WIB massa mahasiswa tampak berkumpul membentuk lingkaran besar di tengah persimpangan jalan, didampingi oleh sebuah mobil komando lengkap dengan bendera-bendera aksi.
Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi "UII Bergerak" dan Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UII (LEMFH UII) ini merupakan bentuk respon kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah saat ini. Arus lalu lintas di sekitar lokasi tampak melambat namun tetap dikawal oleh pihak kepolisian demi menjaga kondusivitas di lapangan.
6 Poin Tuntutan Utama Massa Aksi
Melalui selebaran digital yang disebarkan , massa aksi secara tegas mengusung enam poin tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah pusat maupun daerah:
1. Pemberhentian Total Program MBG dan KOPDES: Menuntut penghentian total program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta operasional Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES).
2. Penurunan Harga Kebutuhan Pokok: Mendesak pemerintah segera menurunkan harga BBM dan harga komoditas bahan pokok yang dinilai kian mencekik daya beli masyarakat.
3. Perbaikan Kebijakan Fiskal: Menuntut pemerintah untuk segera memperbaiki tata kelola kebijakan fiskal dan keuangan negara demi kestabilan ekonomi makro.
4. Reformasi Polri: Menuntut kejelasan progres reformasi di tubuh Kepolisian RI serta mendesak adanya revisi terhadap UU Polri.
5. Hentikan Militerisme Sipil: Menolak keras segala bentuk pendekatan militerisme yang masuk ke dalam ranah sipil.
6. Perbaikan Pola Komunikasi Pemerintah: Menuntut pemerintah untuk memperbaiki pola komunikasi publiknya dan secara jantan mengakui kesalahan-kesalahan kebijakan yang telah diambil.
Meski sempat memicu kepadatan kendaraan di jantung Kota Yogyakarta, jalannya unjuk rasa ini dilaporkan berlangsung secara damai dan tertib. Orasi demi orasi terus digelorakan dari atas mobil komando, diiringi lagu-lagu perjuangan mahasiswa.
Hingga berita ini diturunkan, massa mahasiswa masih bertahan di lokasi untuk menyuarakan aspirasi mereka, dengan pengawalan ketat dari aparat gabungan guna memastikan aksi tidak mengganggu ketertiban umum secara berlebihan.
rekan-rekan semua,
sebagai tanggung jawab moril profesi, kantor kami AMALGAM Law Office berencana akan memberikan layanan pendampingan hukum GRATIS bagi para demonstran yg berangkat aksi pada Jum’at, 12 Juni 2026 ini di Jakarta (jika ada yg membutuhkan)
tapi kami juga harus mengakui bahwa manpower dan resource kami terbatas. sehingga, apakah ada rekan-rekan sejawat lawyer atau kantor hukum yg berkenan untuk beraliansi bersama kami dalam hal ini? if so, please reach me out
thanks in advance!
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
@The_RedsIndo 2010, jerman v argentina
sebelum mulai, pada konvoi keliling kampung😂
pertama kali dikasih jersey tevez nomor 11 sama om🥹, walaupun skrg dukung jerman😅
Koalisi MBG Watch berunjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (10/06) untuk mendesak agar program MBG dihentikan.
Mereka turun ke jalan dan membentangkan poster: “Bunyikan Klakson Jika Kalian Muak dengan MBG".