Kronologi Syaiful Hadi, Sopir Pick up yang dituduh membawa SABU oleh aparat di Palembang 5 Februari 2025 sekitar pukul 15.23 WIB :
Sesuai keterangan pak Syaiful Hadi :
✅️ Saya tidak menerobos razia atau lampu merah. Ada razia gabungan pun saya berhenti, surat2 diperiksa lengkap dan disuruh lanjut (poin krusial) sama petugas razia gabungan
✅️ Saya bertemu dengan polisi yang mengejar saya sesudah lokasi razia di lampu merah Fly Over Palembang sesudah timbangan
✅️ Drama terjadi di pintu tol dan terjadilah adu mulut (Mobil digebrak, HP mau direbut, anak menangis histeris) hingga dituduh membawa Sabu oleh aparat
✅️ Sabu tidak ditemukan, yang ada hanyalah PISANG di bak mobil
Informasi menarik :
✅️ Setelah drama dengan polisi selesai, ada petugas tol yang menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan memang sering terjadi mobil dikejar oleh aparat menjelang masuk tol. Petugas Tol mendokumentasikan SIM, STNK dan wajah pak Syaiful
✅️ Dari pengakuan rekan2 pak Syaiful, Di area yang sama, setiap jam 3 pagi hingga subuh sering terjadi kejar2an antara oknum dengan sopir. Sopir DIPALAK dengan rata2 Rp 300.000
✅️ Pak Syaiful bahkan pernah mengaku pernah dipepet oknum dengan mobil PJR hingga SPBU sesudah pos timbangan. Kadang diperlakukan seperti buronan dipepet oleg 3 mobil PJR, kejadian seperti ini sudah berulangkali
✅️ Apa yang dialami oleh pak Syaiful, ternyata juga dialami oleh sopir yang lain. Keresahan yang sama dan ditanggung selama bertahun-tahun oleh sopir dan pengemudi angkutan barang
Fakta lain :
✅️ Anak yang bersama Pak Syaiful masih berusia 6 tahun, tak ada penanganan trauma dini dari aparat kepada sang anak (minimal ikut menenangkan dan menjelaskan baik-baik apa yang terjadi)
Yang saya apresiasi kpd pak Syaiful adalah, ketika dia berusaha menenangkan anaknya
"Tenang nak, jangan takut,"
Pak Syaiful benar2 ayah yang bertanggungjawab 🔥😎
MOHON PASUKAN CING RT INI
SEORANG AYAH MEMARAHI ANAKNYA DENGAN CARA DI PUKUL DI BANTING, HINGGA DI BAKAR, KEJADIAN DI JENEPONTO SULSEL
Cc @DivHumas_Polri https://t.co/SVGByP0bIT
BREAKING🚨 Israeli forces just bombed tents full of displaced civilians in Khan Younis… 20 tents, 40 dead, 80 injured and the majority women and children…
THIS IS A GENOCIDE…🇵🇸💔
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
Janji jangan sok keras lagi dan buat malu Advokat ya Wisnu
Jl.Griya Adipura Dampu, Kalongan, Kec. Ungaran Kabupaten Semarang, Jateng
Cat Warrior saatnya gunakan jempol racing mode on biar ga sok arogansi lagi oknum Advokat ini
Tangerang memang bebas
Sebelum puasa pad mau kerja, orang berhenti aja, terus beli nasi bakar di pinggir jalan, mana jalanan padat.
Udah klaksonin aja no stop
Saya mohon bantuannya tolong RT dari Anak Abah @aniesbaswedan & sahabat Gus @cakimiNOW yg MASIH SEMANGAT dan masih mau berjuang bersama-sama menegakkan kejujuran & keadilan di negeri tercinta kita Indonesia 🇮🇩
Mari dukung perjuangan ini sampai garis finish
#PilpresPutaranKedua
Mohon Doanya untuk istri tercinta,kelelahan dirumah dan masuk IGD harus dirawat.
Allah itu Maha tau, disaat berjuang untuk sampai ke JIS dan hanya bisa sampai di lorong,ikut bernyanyi Indonesia Raya gak terlihat kelelahan lho,mungkin efek saat ngawal suara di TPS hingga malam nih
Eep Saefulloh Fatah: Saya Himbau Seluruh Televisi @KompasTV@tvOneNews@Metro_TV Hentikan Tayangan Quick Count Dan Menggantinya Dengan Hitung Cepat @KPU_ID
Seharusnya Yang Berbicara Seperti Ini Kepala Negara Atau @KPU_ID