🚨🇪🇬 HOSSAM HASSAN BLASTS FIFA: “EGYPT WERE ROBBED IN BROAD DAYLIGHT”
🗣️ “I have been involved in football for decades as a player and coach, and I rarely speak about referees because mistakes are part of the game. But what happened against Argentina goes beyond a simple mistake.
Egypt earned everything they achieved on that pitch. They fought for every ball, defended with courage, attacked with belief and scored goals that should have changed the course of the match.
The biggest question is simple: why was every incident involving Egypt examined with a microscope, while incidents that benefited Argentina seemed to disappear without the same level of scrutiny?
Our disallowed goal completely changed the momentum of the game. The players celebrated, the fans celebrated, and then VAR searched for a reason to take it away. Yet when Egypt appealed for a penalty before Argentina’s winning goal, where was that same urgency?
FIFA always says football unites the world. Tonight millions of Egyptians feel football divided the world. The rules should be the same for everyone, whether you are Argentina, Brazil, France or Egypt.
We can accept defeat. What we cannot accept is feeling that the match was decided by decisions that will be debated for years.”
#ARGEGY
Mustafa Ziko, attacks FIFA and the French referee:
The referee is unfair, a clear injustice .. he wasted the effort of an entire country
From the first minute, he's been refereeing against us .. the tournament is rigged.
I apologize to all the people of Egypt and the Arab nation .. it's not in our hands, the tournament is rigged and the referee wronged us
@ainurohman jadi ingat Indonesia pas lawan Uzbekistan ngak dikasih pegang bola meskipun selama 2 detik. eh skrng malah dibantai 5-0. ngak nyangka gap nya sebesar itu
Pernah denger Terra Infinita?
Peta yang menggambarkan dunia jauh lebih besar dari yang kamu tahu dan suppressed selama ratusan tahun.
Bukan cuma satu orang yang nemuin ini. Bukan cuma satu dokumen. Ada pola yang terus berulang dari berbagai sumber berbeda di berbagai zaman.
Semakin banyak orang yang mulai nemu potongan buktinya. Dan semakin banyak yang nemu... semakin cepat mereka dibungkam. 🧵
@AdiX404@bangherwin bisa tetap kaya asal Indonesia memenuhi semua kebutuhan nya sendiri. jadi meskipun 1 USD = 1 Milyar rupiah Indonesia akan tetap aman2 aja klo bs 100% memenuhi kebutuhannya sendiri
@USronaldcarter Framing statement tadi agak berlebihan untuk Indonesia.
Karena Indonesia:
cadangan devisa relatif besar
inflasi masih terkendali dibanding banyak EM lain
utang pemerintah relatif lebih sehat
ekspor komoditas membantu
WOW!! 😱😱
Ilmuwan mendeteksi gelombang Kelvin raksasa di bawah Samudra Pasifik khatulistiwa yg membentang sekitar 9.000 mil atau 14.000 km. Gelombang panas bawah laut ini bergerak ke arah timur dan membawa air dgn suhu hingga 7,5⁰ Celsius di atas normal. Anomali ini termasuk yg sgt ekstrem untuk kedalaman laut dan berpotensi memicu salah 1 El Niño terkuat dlm catatan sejarah.
Gelombang Kelvin terbentuk ketika angin kencang mendorong air hangat permukaan dari barat ke timur Pasifik. Saat panas ini menyebar ke kedalaman, ia mengganggu sirkulasi laut normal dan menjadi pemicu utama kondisi El Niño. Strukturnya mirip dgn gelombang yg muncul sebelum Super El Niño 1997–1998, yg menyebabkan banjir besar, kekeringan parah, dan kegagalan panen di berbagai belahan dunia.
Suhu lautan global saat ini sdh berada pada level rekor. Ini membuat atmosfer menampung lebih banyak panas dan uap air dibandingkan tahun2 El Niño sebelumnya. Akibatnya, dampak cuaca ekstrem tahun ini berpotensi lebih intens, baik badai kuat, gelombang panas, hujan deras, maupun kekeringan berkepanjangan.
Dampak El Niño sgt bervariasi antar wilayah: sebagian mengalami banjir katastrofik, sementara yg lain mengalami kekeringan panjang. Di laut, air hangat mengurangi naiknya nutrisi sehingga populasi ikan menurun drastis dan terjadi pemutihan karang secara luas.
Para ilmuwan terus memantau perkembangan gelombang ini dlm bbrp bulan ke depan.
Gelombang Kelvin ini bkn sekadar fenomena bawah laut biasa, ia bisa menjadi pendorong utama perubahan pola cuaca global sepanjang 2026–2027.
Hmm.. menurut kamu, mana yg paling penting untuk diperhatikan: pembentukan gelombangnya, perbandingan dgn 1997–1998, atau dampak potensialnya?
🚨 Super El Niño is no longer just a historical warning.
In 1877–78, one of the most powerful El Niño events ever recorded triggered global drought, crop collapse, famine and disease.
🌍 India, China, Brazil & Africa were devastated
💀 An estimated 30–60 million people died
📉 Roughly 2–3% of the world’s population perished
Now compare that to 2026:
The Pacific is heating rapidly.
Subsurface ocean temperatures are exploding.
Some forecasts are showing anomalies rivaling — or even exceeding — the legendary 1877 event. 🌡️🔥
But there’s a critical difference:
1877 happened in a cooler world.
2026 is unfolding with:
• Record-breaking ocean heat
• Record greenhouse gas levels
• Record global temperatures already in place
That means El Niño impacts could be amplified:
☀️ Extreme heatwaves
🌾 Agricultural stress
💧 Water shortages
🔥 Wildfires
🌧 Flooding in some regions, drought in others
And if this evolves into a true “Super El Niño,” 2027 could smash global temperature records yet again.
History may not repeat exactly.
But climate signals are flashing red. 🚨
#ElNino #Climate #GlobalWarming #Heatwave #Monsoon #Weather #ClimateCrisis
Berita CNN ini penting bgt: El Nino muncul lebih cepat dari perkiraan di Pasifik dan berpeluang menjadi “Super El Nino” (historis kuat) semakin besar menjelang musim gugur/musim dingin di selatan.
Update NOAA CPC terbaru (14 Mei 2026) menyebut peluang munculnya El Nino di Mei-Juli mencapai 82%, dan hampir pasti (96%) bertahan hingga Desember 2026–Februari 2027.
Hmm.. apa sebenarnya yg sdg terjadi?
Secara teknis, El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4 (Pasifik tengah-timur) naik di atas +0,5°C dlm waktu lama. Saat ini dh mendekati ambang batas (+0,4°C), dan anomali panas di bawah permukaan laut terus bertambah.
Ini menggeser pola angin dan curah hujan global.. hujan yg biasanya turun di Indonesia, Australia, dan Asia Tenggara “dipindah” ke Pasifik timur.
Coba deh bayangkan dampaknya di Indonesia: musim kemarau jadi lebih panjang dan kering. BMKG dan BRIN dh memperingatkan sejak April bahwa 2026 berpotensi kekeringan ekstrem, kebakaran hutan, dan penurunan produksi pangan. Sawah tadah hujan (yg masih dominan di banyak daerah) paling rentan. Stok air waduk dan irigasi juga terancam.
Data historis menunjukkan pola yg jelas:
- El Nino kuat 2015-2016 » kekeringan parah di Jawa dan Sumatera, gagal panen jagung dan padi di bbrp provinsi.
- Kali ini peluang “Super” (RONI ≥ +2,0°C) naik dari 25% menjadi sekitar 33-37% menurut tabel probabilitas NOAA terbaru. Artinya: risiko lebih tinggi, tapi masih bisa diantisipasi.
Yg logis dilakukan sekarang:
1. Pemerintah daerah dan petani mempercepat tanam sebelum kemarau puncak.
2. Memperbanyak embung dan sumur cadangan air.
3. Diversifikasi tanaman tahan kekeringan di lahan kering.
4. Pantau update bulanan NOAA dan BMKG selain akun resmi @infoBMKG juga ada akun Prof @EYulihastin .. jgn tunggu reaksi mendadak.
Fenomena ini bkn “akhir dunia”, tapi pola alam yg berulang dan bisa diprediksi. Yg membedakan adalah seberapa cepat kita mempersiapkan infrastruktur dan pertanian.
Kalian di daerah mana?
Menurut kalian, langkah prioritas apa yg paling mendesak?
🎙️ Pepe on the recent dressing room tensions at Real Madrid:
🗣️ Sergio Ramos:
“Pepe, I heard you even called Alvaro [Arbeloa] to ask what’s really happening there.”
🗣️ Pepe:
“I can’t say everything publicly. Once we’re off air, I’ll tell you. But honestly… it shocks me sometimes when I watch this Madrid team. Do you remember when I told you to go ask a player how he wanted my revenge after a bad tackle? (laughs)
Whether he wanted me to go light so he survives the next game… or go hard enough to miss the rest of the season. That was the mentality back then. But here’s the difference… all that aggression was for opponents, never for our own dressing room. Never.
We had huge personalities. Massive egos. Bigger than what people see today. But we understood the code. The hierarchy. The respect. Inside that squad, everybody knew what Madrid represented. Once it came to protecting the badge, everybody moved together. That’s why we were dangerous.
Now I watch this team and I see too much emotion turned inward. Too much fighting amongst themselves. And I keep asking myself… is the code gone now? Because at Madrid, talent alone was never enough.
I remember when Gareth Bale arrived. Big star, big money, Premier League reputation…and he understood immediately: none of that matters here. At Madrid, you earn your respect first. Only then do you become family.”