Ustaz Felix Siaw:
“Kalau Misalnya Sabar Pada Musibah Yang Allah Kasih Yg Gak Bisa Kita Pilih, Itu Sabar. Tapi Pada Kedzaliman Kita Gak Boleh Sabar. Sabar Itu Pada Musibah Bukan Kedzaliman
cara mikir adil:
anggap semua pejabat negara, mulai dari lurah sampe presiden itu jelek (sampai mereka bisa membuktikan sebaliknya)
ini bukan suuzon dan bukan ttg moral. Ini pondasi skeptis utk tetap kritis
~benci aja dulu, sampe mereka terbukti kerja bagus, baru boleh suka
Prabowo Singgung Lagi Distribusi MBG di Sumbar dan Aceh
“Buktinya saya kalah di Sumatera Barat, benar? Tapi tetap MBG sampai ke Sumatera Barat. Saya juga kalah di Aceh, kan? Tapi tetap kami bangun Aceh habis-habisan,” ucapnya.
IHSG itu menunjukka kesehatan ekonomi kita di mata dunya. Skrg ambruk. Menurut byk ahli sbnarnya tinggal tunggu waktu saja.
Mantemans apakah jg merasakan akhir² ini internet agak lelet? Kalau iya, itu jg menunjukkan sesuatu, tdk skedar koneksi down atau kabel kecokot hiu.
Tetap semangat menimbun harapan dan bergandengan sesama.
Kok bisa ya buzzer2 pilih narasi 'pandji melecehkan sholat' 🤣
“Sholat dijadikan bahan lelucon . Sholat adalah perintah langsung oleh Allah swt. Dengan sholat, kita dijauhkan dari perbuatan keji dan munkar, ibadah yang pertama kali dihisab, tiang agama Islam”.
Iya, sholat itu perintah Tuhan langsung. Begitu suci. Tidak ada yg membantah. Tapi menghilangkan prbwatan keji dan mungkar? Ha ming tak guyu. Yg benar adl menghilangkan dibatin org dan menjalankan kepantasan, krn ktpnya islam. Mana ada hubungan sholat dg perbuatan baik, keji, jahat, pemurah, dan mungkar? Gak ada.
Berapa pejabat kemenag dr jaman soeharto yg korup? Brapa org yg korup di kantor tapi 5 waktu di rumah? Berapa org Kristen Hindu Buddha yg lembah manah dan bercahaya? Berapa ribu pejabat ber ktp islam yang sudah pake baju oren? Qur’an aja dikorupsi kok rembugan tiang agama. Taek.
“Sholat dijadikan bahan lelucon untuk apa?”. Ya untuk mengetawakan narasi berlindungnya rupa2mu dari kalimatullah yg tak pernah kalian jalankan itu. Jelas.
“Apakah harus membawa-bawa agama dalam urusan Politik?”. Lhaya IYA! Memisahkan nilai agama dan Tuhan dengan politik (dan segala aspek lain) adalah narasi sok iyes para cerdikpandai. Tuhan itu ada dan harus ada di mana pun. Politik, ekonomi, budaya, jagongan, rapat RT, dll. Jadi apakah harus membawa2 agama di dlm politik? Ya WAJIB nyuk! Biar politikmu ber etika. Agar APBN gk dihambur2kan. Agar tdk memperkosa konstitusi. Dan agar rakyat selalu ada di hati kalian yang sirosis itu.
Sholat adl metode resmi terstruktur dari pusat utk umat islam bisa menghubungi penciptanya, yg distempel kanjeng Nabi. Agar menyembah, ndheprok, menyerah, dan menghilangkan 'aku' di hadapanNya.
Syaratnya: hatimyu terkait dg yang disembah. Agar sholatmu khusyu. Agar sehabis sholat polah tingkahmu ora KOASU. Agar sholatmu berpendar-pendar dalam keseharianmu. Agar org tidak melihat sholatmu tapi melihat kebaikan hati dan tresnamu marang Liyan.. karena sholatmu sudah nyawiji dalam hidupmu.
Jadi, gak ada hubungan rajin sholat dan akhlak baik, khusus buat orang Indonesia, yang Tuhanpun dijual eceran. Taek.
Uztad Jazir mengembalikan masjid ke fungsi utamanya:
- pusat sambat umat
- pusat kebudayaan
- sesrawungan
- tempat berlabuh hati yg sedih & gembira
- dan tentu tempat di mana bisa merasakan Quran & Hadits diterjemahkan
Swargi langgeng uztad. Sing sabar ya kanca²ku Jogokaryan
Di setiap kesempatan Mbah Nun selalu memberi pendidikan dasar politik kpd khalayak jauh sampai ke pelosok, krn masy berhak dan harus tahu. Paling sederhana misalnya perbedaan antara Negara dan Pemerintahan.
Negara adl Asosiasi Inklusif yg di dlm-nya trdapat seluruh elemen fisik, budaya, masy, dsb yg membentuk suatu entitas. Pemerintahan adl bagian dari Negara yg punya tugas/fungsi khusus utk mnjalankan Negara.
Ketika kiai, uztad, gus melulu mengajar fiqh dan tasawuf, mengajak taqwa, mendorong kepatuhan kpd kiai, tapi kemudian bernegosiasi dengan kekuasaan dan mengkhianati jutaan kening umat yang mencium tangannya;
mbah Nun mjadi benteng melawan proyek Kedung Ombo, menunjuk hidung kekuasaan di rumah mereka, menaikkan kapolres2 ke panggung utk dikumbah masy, mempertemukan 2 kelompok konflik, mau 'dijadikan tumbal' agar trilyunan ganti rugi bisa cair, keras melawan pelarangan pemakaian jilbab secara umum di 80an, mengantarkan sholawatan ke panggung2 shingga mjd populer spt skrg, membuka pintu kadipiro selebar-lebarnya utk sambat, dan tetap memarahi kami kalau terlihat tidak ngapa2in. Fiqh dan tasawuf bukan tdk penting, tapi segera tuntaskan agar kemslahatan umat dan muamalah jg terkejar.
Di saat masy dilindas pinjol, hukum yg kek bajingan, ketidakadilan agraria, dll, bukan tasawuf, tatacara wudhu yang benar, atau setinggi apa celana pria agar tdk najis ketika sholat yg mjadi penyelesainnya. Tapi memperbanyak pengetahuan, sinau bareng, dan mengembalikan martabat yg sengaja dikerdilkan kekuasaan agar kita menjadi bodoh.
Islam adl rahmatan lil 'alamin, dg syarat kita jug punya receiver yg kompatible utk menerima limpahan sinyal rahmat. Blio mjd HUB yang menyambungkan ke khalayak, agar pengetahuan politik, ekonomi, iphone, isu subsidi, dan masy Samin tidak hanya menjadi komoditi higclass dan privilege tapi juga bisa dikunyah dg ringan. Blio mengantarkan islam ke depan pintu, menyajikannya dg lezat dan gurih, substant, tanpa syarat. Free! lil 'alamin! Blio melunakkan yang kaku dan menegaskan yang abu-abu
#caknun #bukanjumatberkah #yajumatsaja
Ini adalah rangkaian operasi "Batu Daud" para Mujahidin. Aksi militer yang menunjukkan penargetan tentara "Israel" dan kendaraan musuh di sepanjang poros penyerbuan di timur Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.
@sahabatalaqsha