Aku sangat menyarankan kamu bookmark postingan ini, karena bermuatan harta karun yang akan sangat berguna dan bisa langsung kamu pakai jika menemukan twit goblog.
Kasus Saudi: Bohong vs Fakta - Ketahui Seluruh Kebenarannya!
Di media sosial, kebohongan disebarkan bahwa mereka adalah suami-istri,
mereka punya anak perempuan berusia 8 tahun, mereka adalah jamaah haji...
Semua itu rumor belaka!
Apa fakta sebenarnya?
Pada 14 Oktober 2026, dua orang yang dijatuhi hukuman mati di Makkah, Arab Saudi, adalah *Nazrul Islam Abdul Basir dan Siti Akhtar* dari Bangladesh, dan mereka bahkan bukan suami-istri.
Menurut media Bangladesh, Nazrul pergi ke Saudi pada 2022 sebagai pekerja pembersih dan Siti bekerja di sana.
Pada Mei 2023, sekitar 1 bulan sebelum haji, keduanya diduga tertangkap oleh pasukan keamanan Saudi di dalam sebuah masjid di Makkah sedang melakukan perbuatan tidak senonoh.
Setelah itu, mereka dipenjara lebih dari 3 tahun, persidangan berlangsung di pengadilan Jeddah, dan setelah dinyatakan bersalah, berdasarkan dekret kerajaan, mereka digantung di Makkah pada 14 Oktober 2026. Jenazah dikirim ke Bangladesh pada 18 Oktober.
Mengapa hukumannya begitu berat?
Setiap masjid di Makkah memiliki kehormatannya sendiri, yang terkait dengan Nabi kita ﷺ.
Dalam "Undang-Undang Kesopanan Umum" Saudi, perbuatan seperti itu di masjid sangat dilarang keras, dan melanggar kesucian masjid di Makkah membuat kasus tersebut menjadi sangat serius di bawah kategori "ta'zir", yang bisa dihukum hingga mati.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Saudi, keduanya terbukti bersalah atas tuduhan melakukan "fi'al al-fahisyah" di dalam masjid, yaitu perbuatan asusila/zinah berat yang bersifat seksual.
Menteri Luar Negeri Bangladesh, Shama Obaid Islam, sendiri mengonfirmasi hal ini pada 17 Oktober.
Jadi pertanyaannya bukan dari mana asal mereka, tapi - apakah Anda akan menjaga kesucian rumah Allah atau tidak?
Masjid adalah tempat ibadah,
bukan tempat kemusyrikan! Siapa pun yang melakukan hal seperti itu di tanah suci Makkah, pasti akan dihukum.
Hentikan penyebaran rumor, pahami kebenarannya.
Ada komentar di youtube begini:
"Bisa jadi yang kalah pemilu kemarin bukan Pak Ganjar dan Pak Anies. Tapi kita, rakyat Indonesia." 🥹💔
Anies balik ngajar, Ganjar balik lari.
Yang rugi kita.
Postingannya. Vs Komentarnya
Aneh orang yang kayak gini tuh asli menurut ku tone deaf banget asli
Mau nunggu kapan lagi coba? Bantu kaga malah nyuruh2 ngelakuin protes di lain hari kan kocak anjirr
Sepertinya tujuan Greenpeace memang bukan supaya spanduknya menempel lama di patung itu karena mereka tahu, cepat atau lambat aparat akan datang untuk menurunkannya.
Tujuan sebenarnya mungkin:
1. Orang mengambil gambar dan menyebarkannya ke sosmed, karena ini lebih long lasting
2. Seperti yang dibilang bang Zulfikar ini
Yth. Seskab Teddy atau Ses Tiwi, sebagai rakyat saya bangga banget dengan postingan ini. Laporan hampir Rp4.000 triliun dibuat pakai kertas print, diedit pakai AI Canva, tampilannya mirip tugas anak TK. Isinya sangat valid, sampai tim audit Big Four pun pasti sungkem.
Yang bikin makin terharu, laporan ini bertanggal 19 Oktober 2026, tetapi masih memakai acuan kurs dolar Rp16.500. Berarti laporannya benar-benar up to date, datang dari masa depan! Cocok banget buat bahan laporan dan pidato Pak Prabowo.
Kalau begini terus, rakyat makin cinta sama pemerintah. ❤️
Kalau maling, itu masih ada kemungkinan dia melakukannya karena kepepet dan butuh makan. Motivasinya untuk bertahan hidup.
Tapi Penjahat HAM, selamanya akan menjadi penjahat HAM. Penculik, selamanya akan menjadi penculik. Mereka melakukannya murni karena jahat aja. Bengis. Bajingan.
Entah kedunguan macam apa yang membuatmu berpikir kalau orang semacam itu layak diberi kesempatan untuk berkuasa.
Penjilat @Uki23 pun terdiam.😂
Sok ngomongin bangsa lain sudah ini sudah itu, kalian sendiri demi seorang Gibran aturan ijazah dan umur diakali, bangsa lain apa seperti itu?
Penjilat bungul.
Menurut info A1: pengurus DPP PSI itu dapat bayaran bulanan dan ada kontraknya, betulkah itu bro @Uki23 ?
Kalau betul kenapa kamu marah saat Refly Harun sebut kamu dibayar makanya ngotot dan terus motong orang bicara?😁
Jangan-jangan kamu juga dibayar bro @DedynurPalakka makanya mati-matian cebokin keluarga Jokowi dan PSI?😁