seporsi kutipan:
kalau tujuanmu menyelesaikan masalah, kamu akan bicara sama orangnya.
kalau tujuanmu mencari pembenaran, kamu akan bicara ke semua orang.
ternyata "breadcrumbing" itu seserem itu.
dia tidak meninggalkan, tapi dia juga tidak memperjuangkan. dia mempertahankanmu, tapi dia tidak berusaha membuatmu merasa dicintai. dia takut kehilanganmu, tapi dia tidak mau memberikan kepastian untukmu.
Semakin kita dewasa, semakin banyak hal yang harus kita tahan sendiri. Cerita-cerita harus kita pendam sendiri. Kesedihan pun gak bisa kita bagi pada siapa-siapa. Karena ternyata, gak semua orang bisa mengerti. Dan, kita juga makin selektif buat bercerita.
Jangan berjalan ke arahku jika kamu masih bingung. Sebab sama seperti kamu, aku juga masih banyak bingungnya. Jika dipaksakan, kita hanya akan kehilangan tujuan.
Kini, satu-satunya tempatku mencintaimu dengan jujur adalah doa. Di sana aku tak perlu khawatir tentang jarak, tak perlu takut tentang penolakan. Di sana, aku bisa mencintaimu sepuasnya meski kamu tak pernah tahu.
Tidur siang, malah mimpi suami selingkuh, aku mengamok-ngamok sejadi-jadinya. Senyata itu mimpinya takut jadi kenyataan, tapi semoga engga.
Aneh banget bisa-bisanya mimpi gajelas begitu di siang bolong, bulan puasa pula. Hmmmm.
Jika kamu ingin suamimu menjadi lebih baik——jangan paksakan perubahan dengan marah atau membandingkan.
Perubahan yang paling kuat justru datang dari kelembutan dan do"a seorang istri.
Ingatlah suamimu bukan untuk dikendalikan tapi untuk disyukuri kehadirannya.🌱
Salah kaprah sebagian orang, bahwa mencari rezeki itu untuk sedekah dan naik haji. Yang benar, rezeki adalah sarana untuk semua bentuk ibadah, bukan hanya sedekah dan haji. Menuntut ilmu, dakwah, birrul walidain juga ibadah.