@ARSIPAJA lagian ri ga ngasih kepastian tentang stabil nya negara ini tentang kebijakan yg tetap dan tidak ada kemungkinan tiba-tiba berubah suatu waktu, ya ga heran mereka beralih ๐โโ๏ธ
hubungan apapun, masalah apapun di hubungan, formula paling ampuh ialaha "KOMUNIKASI" apapun itu coba di komunikasi kan baik baik ke kakak alumni nya nder, ajak dia bicara baik baik, kalian kan pacaran, sebelum nya baik baik aja kan, nah itu coba bicara lagi baik baik selayaknya kalian pacaran, kemudian ungkapin perasaan yg kamu rasain selama ini, merasa terkekang atau bagaimana, dan tanya juga dia kenapa dia ga ngizinin lanjut S2, dari alasan dia itu baru cariin solusi, mungkin dia takut sesuatu atau bagaimana, nanti dari situ tenangin dia tentang hal hal yg dia pikirkan, make sure everything is okey
ini perasaan aku aja atau gimana, tapi SEMINGGU TERAKHIR BANYAK BANGET GASIH YG JOIN CENBLUE ? sampe kewalahan nge follow, cung yg baru join cenblue berapa hari terakhir ? โ๐ปโ๐ป
@txtharihariWNI gamau tau pokoknya harus kena efek jera, ayo viralin guys, sekalian cari informasi tentang dia, kalau perlu bawa sampai kepolisian, ini termasuk penipuan brengsek
sayang banget kak kalau sampe bertengkar hebat hanya karena kurang nya kepercayaan satu sama lain, harusnnya pas dijawab "bukan siapa siapa" kamu jangan inisiatif langsung rebut gitu, langsung bilang aja "serius mas" kemungkinan besar dia pasti bakal jujur kok, bahkan sampe suudzon "selingkuh", padahal ternyata cuman lagi urusan sama hobi nya, malah kalau dia ngurusin hobi nya tuh, bisa bisa dia selingkuh beneran, penting nya kepercayaan satu sama lain dalam rumah tangga, biar lebih damai
Kamu tahu yang paling melelahkan dari jadi orang Indonesia sekarang?
Bukan harga naik, bukan rupiah jeblok, bukan pejabat korupsi.
Tapi ngerasa semua itu terjadi, dan kita nggak bisa ngapa-ngapain.
Kita scrolling, kita marah, kita share.
Besoknya ada berita baru lagi, kita marah lagi.
Malamnya tidur, bangun, hidup masih sama. Dompet masih sama. Perasaan masih sama.
Capek kan?
Nah, yuk kilas balik ke orang-orang yang pernah hidup di kondisi yang jauh lebih hancur dari ini. Bukan buat motivasi murahan, tapi buat tahu mereka itu ngapain sih waktu dunianya benar-benar berantakan.
Ada penulis bernama Nassim Taleb. Dia nulis buku berjudul "Antifragile" setelah krisis finansial global tahun 2008 yang menghancurkan jutaan orang. Dia bilang gini:
Saat dunia lagi kacau, ada tiga jenis orang:
Yang pertama hancur.
Yang kedua bertahan.
Yang ketiga justru makin kuat karena guncangan itu.
Rupiah di 17.500 atau lebih itu guncangan.
Harga naik itu guncangan.
Institusi yang nggak bisa dipercaya itu juga guncangan.
Pertanyaannya bukan โkapan ini selesai?โ
Pertanyaannya adalah:
Kamu mau keluar dari situasi ini jadi apa?
Jadi, secara konkret, apa yang bisa kita lakukan sekarang?
"Pertama", stop konsumsi berita yang nggak bisa kamu ubah. Batasi itu. Kepalamu terlalu berharga buat terus diisi panik.
"Kedua" perkuat satu skill yang relevan. Di saat ekonomi sulit, orang yang punya keahlian nyata justru makin dicari.
"Ketiga", mulai bangun sesuatu, sekecil apapun. Saat orang lain apatis dan cuma ngeluh, konsistensi kamu di saat ini yang jadi pembeda.
Ingat tahun 98? Indonesia hancur. Tapi dari reruntuhan itu lahir banyak nama-nama besar yang sekarang kita kenal.
Tahun 2008 krisis global, tapi dari sana muncul Airbnb, Uber, Bitcoin, dan banyak hal yang sekarang mengubah dunia.
Kamu nggak bisa ubah rupiah hari ini.
Tapi kamu bisa mulai hari ini dengan lebih jernih, lebih fokus, lebih sadar.
Karena yang membedakan bukan kondisinya, guys.
Tapi apa yang kamu lakukan di dalam kondisi itu.
Gila ya kasus Dadan Hindayana dan dugaan korupsi tata kelola MBG ini.
Ternyata selama ini, semua komen netizen di TikTok, obrolan tongkrongan lo yang skeptis sama pelaksanaan MBG, akhirnya beneran terbukti.
Penasaran sama modusnya Dadan CS? Baca sampai habis, kita bongkar busuknya. mau bicara tentang ketakutan kita terbukti. Dadan ini emang ada main. Jadi gini, kata Kejagung, MBG ini kan anggarannya gede banget. Delapan puluh lima triliun di 2025, dua ratus enam puluh triliun lebih di 2026.
Semua dari APBN, semua dari pajak lo. Duit ini harusnya dikelola yayasan di tiap sekolah. Tapi tebak yayasannya punya siapa? Yayasannya terafiliasi dengan Dadan DKK.
Jadi mereka nunjuk yayasan sendiri biar dapat insentif miliaran rupiah tiap hari. Belum puas? Ada mark up pengadaan yang gak sesuai sama kebutuhan di lapangan.
21.801 unit motor listrik dengan pengadaan 1 TRILIUN.
32.000 sepatu,
31.000, tablet
5.400 TV 75 inch.
Sekarang gini aja deh, pas ada ribuan anak-anak keracunan, pas makanannya basi, mereka lagi sibuk milih. Barang apa lagi nih yang bisa dimark up pengadaannya?
Yayasan gue mana lagi nih yang bisa dipilih?
Makanya gila kan, program yang katanya mulia ini buat masa depan jutaan anak Indonesia dijadiin mesin ATM pribadi. Gue tanya satu aja, kok tega banget ya?
source @/winnews
gue kalau jadi orang tua POKOKNYA ANAK GUE, GUE DIDIK SE GAK NAKAL MUNGKIN, karena gue tau banget rasanya kesal sama anak anak yg nakal atau sangat menganggu, tapi ORANG TUA NYA MALAH BODOAMAT DAN MEMAKLUMI "masih anak anak itu" pretttt