sambil berbisik , "Kamu menikmati hukuman ini. Kamu adalah masokis"
Slave menjerit memohon ampun, tapi lama kelamaan suaranya berubah menjadi desahan kenikmatan. Ternyata slave adalah seorang masokis yang sangat menikmati kombinasi hukuman dan kenikmatan dan orgasme berekai-kali
Slave berlutut di lantai dengan kepala tertunduk. Master berdiri di depannya, memegang kalung tebal dengan bell kecil.
Dengan memakai kalung ini, kamu masuk ke mode penyerahan total. Kamu bukan lagi manusia. Kamu adalah pet milik Master yang harus patuh pada setiap perintah.
Slave semakin horny, tapi Master memegang kuasa total. Ia melakukan orgasm denial yang panjang. Saat slave sudah tidak kuat menahan, ia orgasme dengan hebat, tepat saat Master terus menghukumnya dengan tamparan di seluruh tubuh dan pantatnya
memohon untuk digunakan dan dijadikan objek mainan Tuan. Semakin kamu dengar kata-kataku, semakin kamu merasa ingin menyerah. Semakin kamu coba melawan, semakin basah tubuhmu dan semakin kosong pikiranmu. Kamu hanyalah objek kepemilikan yang patuh
Slave. Lonte. Anjing.
Itu satu-satunya yang kamu boleh jadi di hadapanku. Kamu bukan manusia saat bersamaku. Saat kamu bersamaku, kamu hanya milikku. Mengerti?
Lihat dirimu, lonte yang menyedihkan… basah dan memohon untuk dipakai. Merangkak seperti anjing,
Perempuan yang terlihat alim di luar… tapi di dalam dirinya ada keinginan kuat untuk didominasi, dijadikan slave murahan, dimiliki Tuannya, dilatih, dan dirusak semakin kamu merasa ingin melawan keinginan tersebut. Semakin besar keinginan tersebut, semakin kosong pikiranmu.
Bayangkan kamu merangkak seperti slave yang patuh, sange dan basah setiap kali diberi perintah. Kamu bukan lagi manusia dengan keinginan sendiri. Kamu hanyalah objek kepemilikan, barang murahan milik Master yang siap digunakan kapan saja, DM
Ga ada kata-kata manusia lagi. Cuma anjing Tuan yang murahan. Kamu merangkak, menjilat, dan basah setiap kali dianggap lebih rendah dari hewan.
Tapi Tuan sangat bangga sama anjing yang patuh seperti ini. Good girl.
Siapa yang ingin merasakan kehinaan ini? Silakan DM
Bayangkan kamu cuma boleh ngonggong dan menjilat.
Perlahan tapi pasti, hilang kemanusiaanmu. Kamu akan lupa cara berpikir sendiri, lupa cara berdiri tegak, lupa cara bicara. Yang tersisa cuma insting anjing bodoh patuh yang haus hinaan, haus tamparan, dan haus dikencingi.
Kamu ingin menerima dirimu yang sebenarnya seorang slave rendah yang butuh dihina, digunakan, dan melayani Tuannya.
Siapa yang merasakan itu? Silakan DM
Perempuan yang terlihat alim di luar… tapi di dalam dirinya ada keinginan kuat untuk didominasi, dijadikan slave murahan, dimiliki Tuannya, dilatih, dan dirusak
semakin kamu merasa ingin melawan keinginan tersebut. Semakin besar keinginan tersebut, semakin kosong pikiranmu.
kamu suka kan?
menjadi slave peliharaan yang patuh
Kamu ketagihan menjadi slave murahan yang selalu basah…
It makes you happy and horny when you are completely owned and humiliated like a worthless bitch, right?
Good girl.
Let me train you become obedient pet, DM
Kamu suka kan? Menjadi anjing peliharaan murahan yang benar-benar dimiliki…
Kamu ketagihan dilatih menjadi slave murahan yang selalu basah…
Kamu ketagihan menjilat kaki, kontol Tuannya seperti lonte rendahan…
It makes you happy and horny when you are completely owned and humiliated like a worthless bitch, right? Kamu ingin aku latih kamu menjadi obedient pet yang sepenuhnya milik Master, tanpa identitas lagi…
Yes...
Semakin kamu mencoba melawan keinginan tersebut, semakin besar hasrat itu tumbuh. Semakin basah dan semakin kosong pikiranmu.
Siapa yang merasakan itu? Silakan DM
Perempuan yang terlihat alim di luar… tapi di dalam dirinya ada keinginan kuat untuk didominasi, dijadikan slave murahan, dimiliki Master, dilatih, dan dirusak total. Kamu ingin menerima dirimu yang sebenarnya seorang slave rendah yang butuh dihina, digunakan dan melayani Master
Perempuan yang lelah menjadi kuat… akhirnya menemukan dirinya yang sebenarnya. Hanya ingin merangkak, melayani, dan menjadi slave patuh pada Tuannya.
Semakin kamu coba melawan, semakin kamu merasa ingin patuh. Kamu adalah barang milik Tuan untuk dihina, digunakan