BUMN Karya punya masalah yang tidak bisa selesai hanya dengan “rapikan laporan”. Angkanya memang besar.
Empat BUMN Karya terbuka saja Waskita, WIKA, PP dan Adhi Karyapada akhir 2025 punya total liabilitas sekitar Rp179,7 triliun.
Rinciannya:
Waskita: Rp67,1 T
WIKA: Rp48,5 T
PP: Rp38,7 T
Adhi Karya: Rp25,5 T
Yang menarik, utangnya sangat besar dibanding aset. Rasio liabilitas terhadap aset masing-masing sekitar 94,8%, 96,6%, 90,0% dan 88,6%.
Jadi wajar kalau Danantara tidak bisa sekadar “menyuntik uang lalu selesai”.
Persoalannya juga bukan cuma perusahaan induk. Banyak BUMN Karya punya puluhan anak usaha, proyek, JV, dan kewajiban yang saling terhubung. Salah mengambil keputusan bisa berdampak ke pekerja, kreditur, pemasok sampai proyek infrastruktur.
Tapi di sisi lain, proses hati-hati juga jangan sampai berubah menjadi alasan masalah berlarut-larut.
Ada beberapa perusahaan yang sebenarnya sudah menunjukkan perbaikan. Hutama Karya misalnya, pada 2025 mencatat laba bersih Rp3,09 T, naik 11,6%, sementara total liabilitas turun 17,4% menjadi Rp47,92 T.
Jadi pendekatannya memang harus bedah satu per satu: mana yang masih bisa disehatkan, mana yang perlu merger, mana yang harus dijual, dan mana yang memang sudah tidak ekonomis untuk dipertahankan.
Danantara punya pekerjaan besar di sini. Bukan sekadar menyelamatkan BUMN, tetapi memastikan uang dan aset negara tidak terus tersedot ke perusahaan yang model bisnisnya sudah tidak sehat.
Kalau berhasil, hasil akhirnya bukan sekadar “utang turun”, tapi BUMN Karya kembali menghasilkan laba dari bisnis yang benar-benar sehat.
BUMN Karya punya masalah yang tidak bisa selesai hanya dengan “rapikan laporan”. Angkanya memang besar.
Empat BUMN Karya terbuka saja Waskita, WIKA, PP dan Adhi Karyapada akhir 2025 punya total liabilitas sekitar Rp179,7 triliun.
Rinciannya:
Waskita: Rp67,1 T
WIKA: Rp48,5 T
PP: Rp38,7 T
Adhi Karya: Rp25,5 T
Yang menarik, utangnya sangat besar dibanding aset. Rasio liabilitas terhadap aset masing-masing sekitar 94,8%, 96,6%, 90,0% dan 88,6%.
Jadi wajar kalau Danantara tidak bisa sekadar “menyuntik uang lalu selesai”.
Persoalannya juga bukan cuma perusahaan induk. Banyak BUMN Karya punya puluhan anak usaha, proyek, JV, dan kewajiban yang saling terhubung. Salah mengambil keputusan bisa berdampak ke pekerja, kreditur, pemasok sampai proyek infrastruktur.
Tapi di sisi lain, proses hati-hati juga jangan sampai berubah menjadi alasan masalah berlarut-larut.
Ada beberapa perusahaan yang sebenarnya sudah menunjukkan perbaikan. Hutama Karya misalnya, pada 2025 mencatat laba bersih Rp3,09 T, naik 11,6%, sementara total liabilitas turun 17,4% menjadi Rp47,92 T.
Jadi pendekatannya memang harus bedah satu per satu: mana yang masih bisa disehatkan, mana yang perlu merger, mana yang harus dijual, dan mana yang memang sudah tidak ekonomis untuk dipertahankan.
Danantara punya pekerjaan besar di sini. Bukan sekadar menyelamatkan BUMN, tetapi memastikan uang dan aset negara tidak terus tersedot ke perusahaan yang model bisnisnya sudah tidak sehat.
Kalau berhasil, hasil akhirnya bukan sekadar “utang turun”, tapi BUMN Karya kembali menghasilkan laba dari bisnis yang benar-benar sehat.
curhatan bos danantara soal BUMN karya:
- utang bumn karya digabung capai ratusan triliun rupiah
- danantara lagi beresin masalah bumn karya pelan-pelan
- problem ini udah lama dan besar
- harus diselesaikan satu-satu dan butuh waktu
- masalahnya bukan cuma di holding tapi juga anak perusahaan yang bermasalah
- masing-masing bumn karya punya anak perusahaan lebih dari 20
- sebenernya bisa diselesaikan cepat lewat pailit atau merger
- tapi mereka pikirin dulu dampaknya ke pekerja dan ekosistem lain
- makanya prosesnya hati-hati dan makan waktu
NTT sedang berduka.
Gempa M6,6 menewaskan 70 orang, melukai 1.182 orang, dan membuat 40.040 orang mengungsi.
Angkanya masih bisa berubah seiring proses pendataan.
Jangan cuma scroll. Share informasi yang benar. 🤍
#MediUp#GempaNTT#PrayForNTT#NTT
NTT sedang berduka.
Gempa M6,6 menewaskan 70 orang, melukai 1.182 orang, dan membuat 40.040 orang mengungsi.
Angkanya masih bisa berubah seiring proses pendataan.
Jangan cuma scroll. Share informasi yang benar. 🤍
#MediUp#GempaNTT#PrayForNTT#NTT
P3K paruh waktu tahun 2027, seperti apa nasibnya? 👀
Bukan cuma soal status kepegawaian, tapi juga kebutuhan sekolah rakyat yang perlu jadi perhatian. Menurut kamu, kebijakan ini bakal jadi solusi atau justru menimbulkan persoalan baru?
Tulis pendapatmu di kolom komentar 👇
.
#P3K #ASN #SekolahRakyat #KebijakanPublik #MediUp
P3K paruh waktu tahun 2027, seperti apa nasibnya? 👀
Bukan cuma soal status kepegawaian, tapi juga kebutuhan sekolah rakyat yang perlu jadi perhatian. Menurut kamu, kebijakan ini bakal jadi solusi atau justru menimbulkan persoalan baru?
Tulis pendapatmu di kolom komentar 👇
.
#P3K #ASN #SekolahRakyat #KebijakanPublik #MediUp
2027: Otsus Aceh selesai. Terus, Aceh siap? 👀
Hampir dua dekade Dana Otonomi Khusus mengalir ke Aceh. Porsinya bahkan pernah 2% dari DAU nasional, sebelum turun menjadi 1% sejak 2023.
Sekarang muncul usulan: bukan cuma diperpanjang, tapi porsinya dinaikkan menjadi 2,5% DAU nasional.
Tapi mungkin pertanyaan besarnya bukan sekadar “berapa persen yang didapat Aceh?”
Melainkan: setelah puluhan triliun rupiah dikucurkan, seberapa jauh Otsus berhasil membuat Aceh lebih mandiri dan sejahtera?
Kalau Otsus diperpanjang, menurut kamu sektor apa yang paling wajib diprioritaskan? Pendidikan? Infrastruktur? Lapangan kerja? Kesehatan? Atau yang lain?
💬 Tulis pendapatmu.
Sumber: Kementerian Keuangan, UU No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, ANTARA.
#Aceh #OtsusAceh #DanaOtsus #EkonomiAceh #UUPA
2027: Otsus Aceh selesai. Terus, Aceh siap? 👀
Hampir dua dekade Dana Otonomi Khusus mengalir ke Aceh. Porsinya bahkan pernah 2% dari DAU nasional, sebelum turun menjadi 1% sejak 2023.
Sekarang muncul usulan: bukan cuma diperpanjang, tapi porsinya dinaikkan menjadi 2,5% DAU nasional.
Tapi mungkin pertanyaan besarnya bukan sekadar “berapa persen yang didapat Aceh?”
Melainkan: setelah puluhan triliun rupiah dikucurkan, seberapa jauh Otsus berhasil membuat Aceh lebih mandiri dan sejahtera?
Kalau Otsus diperpanjang, menurut kamu sektor apa yang paling wajib diprioritaskan? Pendidikan? Infrastruktur? Lapangan kerja? Kesehatan? Atau yang lain?
💬 Tulis pendapatmu.
Sumber: Kementerian Keuangan, UU No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, ANTARA.
#Aceh #OtsusAceh #DanaOtsus #EkonomiAceh #UUPA
Rp4.097 triliun.
Angka yang gede banget.
Pemerintah mengusulkan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun dalam RAPBN 2027, dengan target ekonomi tumbuh sampai 6%.
Kedengarannya ambisius.
Tapi justru di sini pertanyaannya:
Uangnya mau dipakai buat apa?
Target 6%-nya realistis nggak?
Dan yang paling penting: masyarakat bakal benar-benar merasakan hasilnya nggak?
Karena APBN yang besar belum tentu otomatis menghasilkan dampak yang besar.
Yang perlu kita lihat bukan cuma berapa triliun yang dibelanjakan, tapi juga:
→ programnya tepat sasaran atau nggak?
→ belanjanya efektif atau nggak?
→ manfaatnya merata atau cuma terasa di sebagian kelompok?
Pada akhirnya, Rp4.097 triliun itu adalah uang negara.
Jadi wajar kalau publik ikut bertanya:
“Hasil nyatanya nanti apa?”
Swipe sampai akhir, karena angka besar selalu punya cerita di baliknya. 👀
#MediUp #RAPBN2027 #APBN2027 #EkonomiIndonesia #Ekonomi #AnggaranNegara #KeuanganNegara #Indonesia #EkonomiNasional
Rp4.097 triliun.
Angka yang gede banget.
Pemerintah mengusulkan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun dalam RAPBN 2027, dengan target ekonomi tumbuh sampai 6%.
Kedengarannya ambisius.
Tapi justru di sini pertanyaannya:
Uangnya mau dipakai buat apa?
Target 6%-nya realistis nggak?
Dan yang paling penting: masyarakat bakal benar-benar merasakan hasilnya nggak?
Karena APBN yang besar belum tentu otomatis menghasilkan dampak yang besar.
Yang perlu kita lihat bukan cuma berapa triliun yang dibelanjakan, tapi juga:
→ programnya tepat sasaran atau nggak?
→ belanjanya efektif atau nggak?
→ manfaatnya merata atau cuma terasa di sebagian kelompok?
Pada akhirnya, Rp4.097 triliun itu adalah uang negara.
Jadi wajar kalau publik ikut bertanya:
“Hasil nyatanya nanti apa?”
Swipe sampai akhir, karena angka besar selalu punya cerita di baliknya. 👀
#MediUp #RAPBN2027 #APBN2027 #EkonomiIndonesia #Ekonomi #AnggaranNegara #KeuanganNegara #Indonesia #EkonomiNasional
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
81 tahun Indonesia berdiri, terus melangkah dengan semangat yang sama: Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.
Mari jaga persatuan, terus berkarya, dan ikut menjadi bagian dari Indonesia yang lebih baik.
Merdeka! 🇮🇩
#MediUp#HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #IndonesiaMaju
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
81 tahun Indonesia berdiri, terus melangkah dengan semangat yang sama: Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.
Mari jaga persatuan, terus berkarya, dan ikut menjadi bagian dari Indonesia yang lebih baik.
Merdeka! 🇮🇩
#MediUp#HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #IndonesiaMaju
21 tahun damai Aceh, tapi peringatannya justru berujung kericuhan. Ini patut jadi bahan evaluasi bersama.
Sabtu (15/8), peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, diwarnai ketegangan. Wakapolda Aceh Brigjen Ari Wahyu Widodo dilaporkan diusir massa dan sempat terjadi pelemparan botol/gelas plastik.
Yang lebih penting bukan sekadar siapa yang diusir atau siapa yang salah.
Kenapa acara yang seharusnya menjadi simbol perdamaian bisa kembali memunculkan ketegangan antara massa dan aparat?
Apalagi peringatan ini menandai 21 tahun sejak perdamaian RI–GAM.
Perdamaian bukan hanya berarti tidak ada perang. Perdamaian juga berarti masyarakat merasa didengar, simbol dan identitasnya bisa dibicarakan dengan kepala dingin, dan aparat bisa hadir tanpa membuat suasana semakin tegang.
Aceh sudah melewati perjalanan panjang. Jangan sampai satu kericuhan membuat luka lama kembali terbuka.
Justru momen seperti ini harus menjadi pengingat: menjaga perdamaian jauh lebih sulit daripada mencapai kesepakatan damai.
21 tahun damai Aceh, tapi peringatannya justru berujung kericuhan. Ini patut jadi bahan evaluasi bersama.
Sabtu (15/8), peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, diwarnai ketegangan. Wakapolda Aceh Brigjen Ari Wahyu Widodo dilaporkan diusir massa dan sempat terjadi pelemparan botol/gelas plastik.
Yang lebih penting bukan sekadar siapa yang diusir atau siapa yang salah.
Kenapa acara yang seharusnya menjadi simbol perdamaian bisa kembali memunculkan ketegangan antara massa dan aparat?
Apalagi peringatan ini menandai 21 tahun sejak perdamaian RI–GAM.
Perdamaian bukan hanya berarti tidak ada perang. Perdamaian juga berarti masyarakat merasa didengar, simbol dan identitasnya bisa dibicarakan dengan kepala dingin, dan aparat bisa hadir tanpa membuat suasana semakin tegang.
Aceh sudah melewati perjalanan panjang. Jangan sampai satu kericuhan membuat luka lama kembali terbuka.
Justru momen seperti ini harus menjadi pengingat: menjaga perdamaian jauh lebih sulit daripada mencapai kesepakatan damai.
Waka Polda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo yang hendak menghadiri Zikir dan doa bersama dalam rangka peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman diusir massa, Sabtu, 15 Agustus 2026.
🚁 Ambulans terbang? Bukan film fiksi!
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan gagasan ambulans udara dan dokter terbang untuk mempercepat layanan kesehatan ke daerah terpencil.
Idenya terdengar futuristik. Tapi tantangannya juga besar: biaya, armada, SDM, hingga operasionalnya.
Kalau benar-benar terealisasi, apakah ini bisa jadi solusi untuk akses kesehatan di pelosok? 👀
.
#MediUp #AmbulansTerbang #Kesehatan #Prabowo #Indonesia
🚁 Ambulans terbang? Bukan film fiksi!
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan gagasan ambulans udara dan dokter terbang untuk mempercepat layanan kesehatan ke daerah terpencil.
Idenya terdengar futuristik. Tapi tantangannya juga besar: biaya, armada, SDM, hingga operasionalnya.
Kalau benar-benar terealisasi, apakah ini bisa jadi solusi untuk akses kesehatan di pelosok? 👀
.
#MediUp #AmbulansTerbang #Kesehatan #Prabowo #Indonesia
Turut berduka cita atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. 🤍
Semoga para korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan, serta kemudahan dalam menghadapi masa sulit ini.
Mari bersama-sama mendoakan dan menunjukkan kepedulian untuk saudara-saudara kita di NTT.
.
#MediUp #PrayForNTT #NTT #GempaBumi #TurutBerdukaCita