GURU SILAT CABULI MURIDNYA
Praktik berkedok “pembersihan diri” yang dilakukan seorang pria di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang Provinsi Banten, berujung pada dugaan kejahatan seksual terhadap anak. Aparat Polda Banten kini menangani kasus tersebut setelah laporan korban mencuat awal April 2026.
Pelaku berinisial MY, buruh harian lepas yang juga dikenal sebagai guru silat di kampungnya, diduga memanfaatkan kepercayaan masyarakat. Ia menawarkan ritual mandi air kembang disertai pijatan dengan dalih membersihkan tubuh, pikiran, dan hati.
Namun di balik praktik itu, penyidik menemukan dugaan perbuatan asusila.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyebut, aksi pelaku telah berlangsung sejak Mei 2025. “Modusnya memandikan korban dan melakukan pijatan, tetapi dalam prosesnya diduga terjadi tindakan asusila,” ujarnya, Senin, 6 April 2026.
Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat lima korban anak di bawah umur. Tiga di antaranya diduga mengalami persetubuhan, sementara dua lainnya menjadi korban perbuatan cabul.
Kasus ini terungkap setelah salah satu korban, didampingi keluarga, melapor ke polisi pada 3 April 2026. Laporan itu membuka praktik yang sebelumnya berlangsung tertutup di lingkungan masyarakat.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kain, minyak urut, ember, dan gayung yang diduga digunakan dalam ritual tersebut, serta dokumen pendukung seperti akta kelahiran dan hasil visum.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 473, Pasal 414, dan Pasal 415 dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Polda Banten mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik-praktik berkedok pengobatan atau ritual yang tidak jelas, terutama yang melibatkan anak-anak. Polisi juga meminta masyarakat segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan indikasi tindak pidana serupa.
artikel: portalbanten. id
Seorang Komandan TNI "pukul dan maki" anak buahnya di pos penjagaan karena dianggap tidak disiplin.
Bagaimana menurut Netizen X, wajar atau berlebihan?
Pria berinisial T (39) tewas setelah terserempet kereta api di perlintasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 17.50 WIB.
Korban tiba-tiba menyeberang saat pengendara lain menunggu kereta melintas. Benturan membuat tubuhnya terpental hingga ke sebuah warung.
Korban mengalami luka berat di kepala dan patah kaki serta meninggal di lokasi kejadian.
Off Topic OTD Formula 1 - The death of Tom Pryce
One of the most bizarre — and gruesome — stories in F1 occurred on this day, in 1977, at the South African Grand Prix.
A track marshal crossing the main straight — to attend to a car that was on fire — was run over by Tom Pryce, driver for the Shadow-Ford team. (Ironically, the car in flames was also from the Shadow team).
The marshal was carrying a 20 kg fire extinguisher, which struck Pryce's helmet: both died instantly. The video below is "relatively mild" - online there are photos with much more gruesome content.
To give you an idea of the condition of the victims, they could only positively identify the marshal after gathering all the track staff and accounting for which one of them was missing.