mendukung jangan fanatik, kalo salah ya kritisi, kalo baik ya apresiasi, mau kubu sendiri atau kubu lawan jangan diskriminasi. nah ini baru ciri sehatnya denokrasi
Daripada mikir “di feed keliatan indah ternyata nggak bahagia”, lebih baik mikir “apapun aib suami/istri, bagaimanapun sulitnya pernikahan, sebaiknya jangan diumbar dan perlihatkan yang baik-baik”.
Apa yang lebih menjijikan dari melakukan keburukan?
: melakukan keburukan, lalu setelahnya memperlihatkan diri yang seakan insyaf dan lebih bijak.
Seakan.