Speaking as a queer Palestinian, there is nothing killing more queer Palestinians than Israeli military missiles. So if you care about them, perhaps that's where you would focus your attention.
In case udah ga lewat di algoritma kalian:
1. Hari ke-9 ratusan orang hilang & blm ditemukan, di tragedi kapal Virgo
2. Hari ke-37 korban gempa NTT di tenda pengungsian, kabar terakhir 94 meninggal di pengungsian karna minim fasilitas
3. Karhutla Kalimantan masih blm selesai
4. Anggaran alat kesehatan TBC di thn 2027 dipangkas jadi 0 rupiah
5. Keracunan MBG bertambah, SPPG yg ditutup buka lagi
Kalauada update lainnya boleh ditambahkan
@BetaEpsilonPhi Kalo kegiatan awalnya 100 jadi 1000 (gara2 CKG) tapi anggaran dari 1000 jadi 100 (karena efisiensi) gimana min? Kayanya banyak nakes yg relate sih ini ๐
Dengerin pidato menkeu yg baru:
"Apbn sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalan program program prioritas pemerintah....."
Wallahi weโre finished guys๐ญ๐๐ป
Dia justru lg berusaha keras supaya program2 kesehatan yg lain gak tergerus sama MBG dan program2 presiden yg lain (CKG, KDMP, dst).
Kalau dia ngmg "ini MBG distop aja pak, kami punya program lain yang lbh baik" yang ada dia dicopot dari jabatannya.
- dia lagi bidding jadi sekjen WHO btw, so I'd hold back the discussion about capability
- menurut gw siapapun menkesnya akan sama aja selama presidennya masih sama
- kalo dia diganti, misalnya dengan yg background pendidikannya lbh sesuai, tapi kaya sugiono pada mau?
fatimah kritik menkes sekarang:
- menkes sibuk bikin konten edukasi gizi
- padahal itu kerjaan humas, bukan kerjaan menteri
- artinya waktu dan posisi menteri dipakai untuk hal yang dampaknya kecil
- bukan yang mendesak
- menkes tidak kritis waktu mbg diluncurkan
- padahal gizi itu bidangnya sendiri
- menkes semestinya jadi orang pertama yang bilang ke presiden bahwa mbg bukan obat stunting
- biar tidak blunder
- menkes latar belakangnya teknik bukan kesehatan, dan menteri itu bukan posisi untuk orang yang masih belajar
- jadi salahnya sejak penempatan orang
Beberapa keputusan dia emg aneh dan terdengar "bodoh" menurut gw, contohnya yg bnyk bocor soal dokter iship yg meninggal itu.
Tp kalo nyalahin menkes soal MBG menurut gw lu salah sasaran ya.
Dia tdk dalam kapabilitas untuk menghentikan MBG (atau program presiden yg lain)
nadiem ini contoh two contradicting facts can happen and not cancel each other out. dia korban kriminalisasi bener, dia brengsek makin ngerusak output pendidikan juga bener.
yudho ngasih penjelasan kenapa banyak yang keracunan mbg:
- katanya dari puluhan juta porsi
- cuma ada 37.000 kasus keracunan
- dia sebutin 4 faktor penyebab utama keracunan mbg
- pertama kontaminasi bakteri
- kedua dapur yang gak sesuai standar
- ketiga jalur distribusi yang panjang dan rumit
- keempat dia nyebut kemungkinan ada sabotase politik biar programnya dihentiin