sorry to say.
tapi jujur aja. pendidikan bener-bener ngaruh ke sikap dan cara bicara orang. keliatan banget dari bahasa sama gaya ngomongnya. emg nggak semuanya, tapi mostly iya.
tapi jujur, nangis karena kasian sama diri sendiri itu rasanya beda. It’s not angry crying, it’s exhausted crying. Lu nangisin versi lu yang udah berjuang keras tapi jarang dapet break or appreciation—even from yourself
pergilah dengan cara yang senyap, kecewalah dengan cara yang elegant, tutup semua akses agar dia gak bisa masuk lagi.
naikin value-mu, perbaiki dirimu, ubahlah yang bisa diubah dari dirimu, biarkan dia mendengar kabar tentangmu dari orang lain.
bukankah itu cara balas dendam terbaik?
prioritas itu bukan tuntutan, permintaan atau paksaan, tapi kesadaran, sadar kalau ada seseorang yang harus dikasih kabar dan waktu, tapi jangan lupa, prioritas itu juga harus diimbangi dengan pemahaman dan pengertian satu sama lain, agar gak menimbulkan kesalah pahaman dan meningginya ego.
Secinta-cintanya kita sama pasangan kita, ingat ya!
“jangan pernah menikah dengan laki-laki yg lebih takut bikin keluarganya kecewa daripada bikin istrinya tersakiti”
SEREM BGT ASTAGHFIRULLAH ini kronologi dari tetangga korban
korban dan pelaku memang pacaran, kenal di konser musik. tersangka pernah dibawa ke rumah, sekali, tapi cuma di luar ngga mau masuk ke rumah. pelaku ngaku ke keluarga orang majalaya padahal orang nagreg.
beberapa hari setelah itu ada masalah keluarga, korban kemudian kabur ke tempat pacarnya. awalnya korban masih kerja tapi disuruh resign dan setelah harta korban habis, si pelaku mulai lah melakukan kekerasan tersebut.
keluarganya ngga nyari? nyari. tapi susah ketemu karna pindah pindah kost. trus korban juga bilang gausah dicari. pernah diposting juga sampe viral, tapi korban minta buat postingannya dihapus. korban diduga diancam akan dibunuh jika postingannya tidak dihapus.
setelah 3 tahun gabisa dicari, akhirnya ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan tersebut (mata dibuat buta, mulut digunting, kaki tangan diikat) hingga ayah korban pingsan.
siapa yang ngasih tau? penjaga kos. si pelaku bawa korban ke rumah sakit bersama penjaga kos. kejinya, pelaku juga mengancam ke penjaga kos kalau sampai korban meninggal, penjaga kos pun akan dibunuh sama dia.
kok bisa ngga ketauan selama ini? tetangga kos ngga tau kalau selama ini ada cewek yang tinggal di kos tersebut karna ngga pernah keluar. sering kedengeran suara pukulan tapi ngga pernah naruh curiga kalau itu adalah penyiksaan.
pelaku ke mana sekarang? kabur. dia kabur pas bapak kostnya lagi ngurus keperluan rumah sakit si korban. sampe sekarang belum ditemuin.
psikopat bgt nyiksa kayak gitu tapi ngga ngebolehin korban meninggal😭 kondisi diikat tangan dan kaki gitu pasti juga ada kekerasan seksual yang dialami korban😭
dipaksa memaklumi karakternya, sementara yang dimaklumi nyaman dengan kebiasaan buruknya. setan memang seram, tapi manusia yang tidak pernah merasa dirinya bersalah jauh lebih menyeramkan, giliran kita imbangi kelakuannya malah kita yang jadi pelaku utamanya.
Ngeliat kasus FH UI, aku semakin yakin kalau ngajarin anak laki-laki jauh lebih susah daripada anak perempuan.
Ngajarin jangan body shaming, ngajarin respect, ngajarin harus ada boundaries, educate biar gak ngelecehin perempuan.
PLEASE ✨ EDUCATE ✨ YOUR ✨ SON
INI KEVIN, KETUA ANGKATAN 2023 FHUI YANG DULU PALING DEPAN TENTANG KASUS KS, TERNYATA MALAH SALAH SATU PELAKUNYA SENDIRI
THE ENEMY IS CLOSER THAN YOU THINK!