Skandal Sabun “Kewanitaan”: Mencuci “Miss V” Sama Saja dengan Menghancurkan Benteng Imun Sendiri!
Area kewanitaan yang sehat secara alami didominasi oleh bakteri baik bernama Lactobacillus yang bertugas memproduksi asam laktat untuk menjaga tingkat keasaman (pH) ideal di angka 3,8 hingga 4,5. Keasaman ini adalah benteng pertahanan utama yang mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri patogen penyebab keputihan atau infeksi. Penggunaan sabun kewanitaan yang mengandung antiseptik kuat, pewangi (parfum), atau memiliki pH yang terlalu basa dapat membunuh populasi Lactobacillus ini, sehingga ekosistem mikroba menjadi tidak seimbang (disbiosis) dan justru membuat area tersebut lebih rentan terhadap iritasi serta infeksi. Oleh karena itu, disarankan untuk sangat berhati-hati dan tidak menggunakan sabun pembersih secara berlebihan, karena tubuh sebenarnya sudah memiliki mekanisme "self-cleaning" yang sangat efisien melalui bantuan bakteri baik tersebut.
dr. Ayman Alatas SpMK