Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.
MACET GAK USAH NYALAHIN PENDEMO. SALAHIN YANG BIKIN KEBIJAKAN SAMPE PENDEMO HARUS TURUN KE JALAN.
Lagian yang bikin macet juga si kacang ijo kacang coklat. Mahasiswa yang turun aja gak nyampe 2.000 orang, si kacang 6.088, kek mau perang aja. 😭✌🏻
[FOR INTERNATIONAL MOOTS]
Currently there is a demonstration by students and people in Indonesia, condemning our gov and the chaos that is currently happening in our country. If you see one news about it, PLEASE help retweeting it -
Cara presiden menanggapi demo dari masa ke masa:
- Soekarno — dialog langsung ke massa, tapi kadang pakai militer kalau dianggap ancam kekuasaan
- Soeharto — represif, tangkap aktivis, pakai militer. Akhirnya tetap jatuh karena demo 1998
- Habibie — paling terbuka, bebaskan tahanan politik, akomodasi tuntutan reformasi
- Gus Dur — keluar istana langsung temui demonstran, santai dan dialogis
- Megawati — defensif, andalkan aparat untuk jaga ketertiban
- SBY — konferensi pers khusus jawab tuntutan, tindak tegas yang anarkis
- Jokowi — blusukan temui massa, undang perwakilan ke istana, evaluasi kebijakan yang diprotes
Prabowo — kerahkan 4500 personel TNI dan polisi, dulu memakan korban ojol
kapan kita bisa balik ke era habibie atau gusdur?