Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un. 🤲🇵🇸
Mohamed al-Wahidi, staf lembaga bantuan kemanusiaan asal Mesir yang bertugas mengoordinasikan nonton bareng Piala Dunia untuk warga Gaza, gugur dalam serangan Israel sekitar satu jam sebelum laga Mesir 🇪🇬 vs Argentina 🇦🇷 di babak 16 besar.
Rudal Israel menghantam mobil yang ditumpanginya saat menuju kawasan Tel Hawa, tempat ribuan warga akan menyaksikan pertandingan bersama. Sopir selamat, namun Mohamed al-Wahidi dan tiga orang lainnya meninggal dunia.
Di antara para korban terdapat Fari (8) dan Hamza (10), dua kakak beradik yang sedang bermain sepak bola saat serangan terjadi.
Semoga seluruh korban diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
📝@globeandmail & @liberta___depre
Seorang anak dari Mesir setelah kekalahan dari Argentina:
"Alhamdulillah, saya senang karena Pelatih Hossam Hassan mengibarkan bendera Palestina [sambil menangis]".
🥺🥺🥺🥺🥺🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Here's to you Hossam Hassan.
Saat timnya berpeluang mengukir sejarah lebih hebat lagi di panggung World Cup 2026, dengan gagah berani dalam presscon nya jelang lawan Argentina, dia menyerukan bagaimana seharusnya dunia bersikap atas apa yang terjadi di Palestina
"Kita hidup pada zaman ketika hewan disakiti aja, di Eropa, di Amerika, di seluruh dunia, bakalan pada ngebahas, ngeributin.
Sedangkan setiap hari, ribuan manusia tewas dibunuh, termasuk wanita dan anak anak, juga keluarga yang harus hidup dan tinggal di bawah tenda menghadapi berbagai cuaca. Sementara kita duduk manis di ruangan ber AC, ngemil enak.
Gimana kita bisa gak iba ke anak anak yang ngga bisa makan, kena penyakit dan wabah?
Kalo saya sebagai manusia gak bisa ikut ngerasain apa yang terjadi di Palestina, rasanya percuma jadi manusia. Ga peduli itu Muslim, Kristen atau Yahudi, kalo beneran ga peduli itu, artinya udah kehilangan rasa kemanusiaannya.
Ini aib buat kita semua. Aib buat seluruh dunia. Bukan cuma Arab atau Afrika. Aib buat orang-orang yang punya kekuasaan, yang biarin orang-orang kayak kita dibunuh begitu aja. Kita semua sama. Punya mata, muka, kepala, badan.
Saya bicara tentang kemanusiaan, apapun agamanya. Saya adalah manusia sebelum segalanya, identitas, agama ataupun
Dan lewat sepakbola ini, the world's greatest soft power, lewat para pemain, jurnalis dengan agama, negara apapun, sampaikan pesan yang sama.
Biarkan rakyat Palestina hidup. Mereka ngga minta apapun selain kesempatan untuk hidup.
Dan kita harus menghormati hak hidup setiap manusia, serta keadilan dalam hidup"
Gw udah ngonten kurleb 8 tahun di semua platform,
Gw pernah ngementorin banyak orang buat ngonten, beberapa dari mereka nichenya adalah sepak bola.
Dan sudah bukan rahasia Umum lagi bahwa Cristiano Ronaldo adalah makanan yang amat sangat empuk dan mengenyangkan😅.
Kami pernah ngulik data dan coba eksekusi di lapangan:
Makanan empuk kreator sepak bola kurang lebih begini urutannya:
1. Cristiano
2. Kekalahan Tim Besar (Terutama di Derby)
3. Blunder/underpeform pemain besar (terutama bintangnya Madrid/Barca)
4. Match Derby
Dst
Tim besar (impresi) : Top 4 England, Madrid & Barca.
Messi? Pembahasan Messi bakal rame ketika soal pemecahan rekor (terakhir waktu dpt pildun dan ballon do’or)
Dan tau rame karena apa? Yaa, kita harus membawa nama Cristiano untuk menjadi perbandingannya (untuk jadi samsak).
Penjaga gawang asal Palestina, Saleem al-Ashqar (32), ditembak mati oleh pasukan Israel di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, pada Senin (29/6/2026).
Padahal, kiper klub Khadamat Khan Younis itu baru saja menikah lima bulan lalu. Ia meninggalkan seorang istri yang tengah mengandung anak pertama mereka.
Sumber: https://t.co/DNuJKOTm3z