Salah & kurang tepat ya ini pertolongannya.
Klo km nemu kasus seperti ini, begini cara nolong yg bener ๐๐ป
1. Tepuk & panggil namanya. Klo gbs ngejawab segera minta bantuan orang lain buat membaringkan korban di bidang datar.
2. Boleh dibaringin di bangku duduk? Ga safety! Lebih baik di bawah saja (jika lapang seperti pada video)
3. Longgarin pakaian korban, kemudian cek napas dg teknik tekan dahi angkat dagu
okeeei karena sering ditanyain, aku mau rangkum KITCHEN ESSENTIALS yg aku pake dan super recommended yg harus banget kamu punya untuk urusan dapur yg lebih sat set:
โa t h r e a d ๐ณ๐๐๐ฆ
2. Ego bisa diturunin dengan
Ga menggunakan uang untuk bikin orang respek sama kita, misalnya
โข Ga maksain beli barang branded
โข Ga maksain beli gadget yang paling bagus
โข Ga maksain nongkrong di tempat high end
๐๐ฑ๐ช๐ฏ๐ช
๐๐ฟ๐ฎ๐บ๐ฎ ๐๐ผ๐น๐ผ๐๐ฎ๐น ๐ง๐ต๐ฟ๐ฒ๐ฒ ๐ ๐๐๐ธ๐ฒ๐๐ฒ๐ฒ๐ฟ๐ ๐๐ผ๐ธ๐ผ๐๐ถ, ๐ฃ๐ฟ๐ฎ๐ฏ๐ผ๐๐ผ, ๐ ๐ฒ๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐๐ถ :
โ๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ง๐ฅ๐๐๐ฆ ๐ฃ๐ข๐๐๐ง๐๐๐โ
______________________
Ada bau busuk yang luar biasa menyengat dari koper besar โsirkus Pilpres 2024โ mendatang.
Koper yang menyimpan tumpukan design dan siasat super canggih, ratusan kali lebih canggih dari siasat pesta demokrasi 2019.
Pada Pilpres 2019, siasat dibuat dadakan dan disantap panas-panas persis diujung perhitungan suara, namun diakhir pesta, nikmatnya dibagi rata secara berjamaah selama 5 tahun.
Agenda besar dalam siasat Pilpres 2024 esok adalah menyelamatkan Jokowi pasca purna jabatan sekaligus mengawal peralihan kekuasaan ke tangan rezim berikutnya, Ganjar-Mahfud.
Publik digiring sedemikian rupa dalam drama kolosal, seolah ada pengkhianatan, pergolakan dan pertarungan, Kubu Ganjar (PDIP) dengan Jokowi (Gerindra-Golkar-Demokrat-PSI).
Padahal drama kolosal itu sengaja di design untuk satu paket rangkaian kepentingan politik kekuasaan, yakni menyelamatkan rezim Jokowi saat ini dan mengukuhkan kembali kelanjutan estafet kekuasaan pada rezim berikutnya.
Scane Pertama, Jokowi diposisikan mendukung Prabowo dan ada Gibran disana agar menjadi sasaran tembak serangan kritik serta caci maki kubu Ganjar-Mahfud.
Dinasti Jokowi plus MK dijadikan bahan mengolah resep serta menu caci maki oleh kubu Ganjar, semata-mata agar Ganjar dan PDIP terlihat โon the trackโ pengawal Demokrasi dan sebagai lawan Jokowi.
Ini sesungguhnya siasat, PDIP yang merupakan Kubu Ganjar justru adalah motor perusak Demokrasi lewat tangan kekuasaan Jokowi. Untuk lepas tangan dari kekacauan tersebut, Kubu Ganjar diposisikan menjadi seteru Jokowi yang mengendorse Prabowo-Gibran. Namun ini lagu klasik, karena siapapun dari keduanya yang menang akan saling menyelamatkan satu sama lain, lalu kembali naik dalam satu perahu.
Scane Kedua, Mahfud dikondisikan tidak akan mundur dari Menkopolhukam, padahal UU Pemilu mensyaratkan wajib mundur dari jabatan. Tak mungkin seorang Mahfud, pakar hukum tata negara tak memahami aturan ini, pun begitu ia rela menggadaikan integritasnya untuk melakukan praktik politik tak beretika seperti ini.
Tapi ini lagi-lagi siasat, setelah menguasai MK lewat ipar Jokowi, PDIP sangat berkepentingan untuk menguasai peta ditengah pertarungan, itu sebab harus ada Menkopolhukam yang juga sebagai peserta Pilpres.
Bagaimana mungkin Pilpres bisa berlangsung jujur dan adil, jika peserta Pilpres sekaligus juga regulator dan koordinator dalam sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan kementerian atau lembaga yang berkaitan dengan isu bidang politik, hukum, dan keamanan.
Ini aneh bin ajaib luar biasa, hukum ditabrak dan dijungkir balikkan sesuai nafsu politik kekuasaan.
Kubu Ganjar-Mahfud yang memaki-maki Jokowi dengan Dinasti Keluarganya sesungguhnya sedang menyelamatkan Jokowi dengan โberpura-puraโ menyerang dan berperan sebagai lawan . Begitu Ganjar-Mahfud menang, mereka pun kembali berangkulan dengan erat penuh senyum kemenangan.
Prabowo pun dipaksa merelakan elektabilitasnya rusak dengan harus mendapuk Gibran yg diumpankan sebagai Cawapresnya. Artinya ini bumper pengaman dibelakang, kalau bola menang gagal ditangkap pasangan Ganjar-Mahfud didepan, maka ada pasangan Prabowo-Gibran yang siap menjaga dibelakang.
Namun skenario utamanya tetap memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud, dengan demikian Dinasti Jokowi kembali langgeng ke posisi semula, Jokowi aman, kabinet lama selamat, ancaman penjara lenyap dan rezim tetap berlangsung berkelanjutan.
Scan Ketiga adalah pasca pemungutan suara selesai dan perhitungan suara dimulai. Di sinilah giliran peran media, lembaga survey, KPU, Bawaslu, MK, dimulai.
Inilah pemufakatan atas siasat rezim yang aromanya sudah terendus saat ini. Segalanya dirancang secara detail agar nikmat pembagian kekuasaan pun dapat kembali dibagi rata berjamaah untuk 10 tahun kedepan.
Naik MRT Hemat Pake App Jaklingko!
Kini uda ga bisa pake gopay ovo dll tapi tenang aja ada lyfe hack pake App Jaklingko justru lebih murah karena tarif integrasi. Bayarnya pake QRIS.
Aku coba dari Lebak Bulus ke Monas cuma 6.750 naik MRT lanjut TJ.
https://t.co/JxwSsm8fUy
Bnyak yg ngetag buat nanya ini knp & pertolongannya bener apa kaga.
Jawabannya gk pasti krn videonya kurang jelas.
Tp kemungkinan besar belio serangan jantung, tp pertolongan pertama keluarganya keliru.
So tepuk punggung/pijet2 jari jelas salah.
โGmn yg bener?โ
Sini gue jelasin.
Mau share beberapa hotel wishlist gw buat staycation yg kamarnya keliatan nyaman bgt, jadi ga pengen ke mana mana haha.
Ratenya juga masih OK mulai dari 500ribuan, ada yg pake bathub juga di kamarnya.
Yg punya referensi hotel nyaman dan unik buat staycation boleh tambahin ya.
Nah jika si kecil demam, dan suhunya masih di bawah 38 derajat celcius, Parents bisa mencoba home remedy dari dr. Cahyani Gita Ambarsari, Sp.A(K) ini dulu nihh ๐ค
Parents punya home remedy juga untuk atasi anak demam? Sharing yuk!
Udah lama nih gak ngomongin soal ASI. Saya mau cerita tentang keluhan tersering dari busui di awal-awal ikhtiarnya untuk memberikan ASI eksklusif, โKok bayi saya rewel mulu kayaknya laper terus ya dok? Apa ASI saya kurang?โ ๐ฐ๐ฐ๐ฐ
Kisah nyata ini pelajaran berharga untuk saya. Mohon ijin untuk kembali membaginya sebagai pengingat, terkhusus untuk saya pribadi. Bahwa cinta tidak boleh membabi buta tanpa ilmu.
-----
Mendekati lebaran saya sering teringat kisah sedih bertahun lalu saat bertugas di salah satu
Tetangga belakang rumah istrinya meninggal krn C19 3 minggu lalu, sebelumnya si istri dan suaminya bikin usaha ayam bakar madu, skrg pak suami nerusin usaha mereka berdua krn ada 4 anak yg harus dirawat.. yg pengen makan ayam bakar madu mamah Uly bisa pesen lewat go food ya