saja kulakukan. Malu. Kendati demikian aku tak ingin @reforgedfires pergi begitu saja—lebih-lebih setelah cukup lama kami tak bersua.
"K, kalau kamu nggak apa-apa, Dirga— kamu nggak ganggu."
Di saat yang sama, aku tak pernah menyukai sepi yang menerjang dari kesendirian yang terlalu larut.
Oleh karena itu, saat kulihat Dirga yang mengukir jarak di antara kami, tanganku reflek meraih lengan fabrik yang ia kenakan. Jemala kutundukkan saat kusadari apa yang baru ...