Kakek saya nggak pernah sekolah tinggi.
Tapi dia bisa prediksi hujan cuma dari lihat semut, awan, dan arah angin.
Orang kota bilang: "mistis."
Padahal ini machine learning versi analog.
Dan ini alasan kenapa AI belum bisa gantikan analyst senior sepenuhnya:
AI bisa deteksi anomali statistik.
Tapi analyst senior tahu anomali mana yang penting, mana yang cuma noise.
Itu butuh konteks bisnis, sejarah, dan intuisi.
Butuh ilmu titen.
Pernah gagal presentasi data karena audiensnya nggak ngerti?
Atau sebaliknya β kamu yang nggak ngerti presentasi orang lain karena terlalu teknis?
Atau memang Jawa adalah kunciπ«£
Orang Jawa punya privilege yang jarang disadari.
Dan privilege ini ternyata sangat berguna di dunia kerja β khususnya kalau kamu kerja di bidang data.
π§΅ Thread
Ngoko dan Kromo bukan cuma soal sopan santun.
Itu adalah sistem komunikasi adaptif yang sudah kamu install sejak lahir.
Di dunia data yang penuh jargon β kemampuan itu langka dan mahal.
Tinggal dipakai.