MAUT DIUJUNG TARING : Lahir dari tetesan darah di atas tanah basah, nafasku menyeruak, mengayun (tak henti) menusuk ke setiap pembuluh mereka yang keparat
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤPERKENALKAN,
ㅤㅤIA MASIH DI BAWAH UMUR
ㅤㅤSEBAB EKORNYA MASIH TUMBUH
ㅤㅤTAPI TARINGNYA SUDAH TANGGUH
ㅤㅤDAN CAKARNYA DITAKUTI LELUHUR
ㅤㅤHATI-HATI,
ㅤㅤIA MASIH SUKA MAKAN JANTUNG UTUH
ㅤㅤ
ㅤㅤ
@TamagoPost ㅤㅤ
Jelita Kemuning, 2003.
Hobinya jalan-jalan sore tapi sekarang lagi coba jalan-jalan pagi karena katanya ada toko roti enak. Teman-teman hobinya apa?
ㅤㅤ
Mungkin senangnya dipuji banyak perempuan sempurna. Senang keduanya bisa ajak laki-laki mesum dalam sekali cium ke balik bilik. Makanan jiwa paling lezat justru mereka yang mudah terperangkap, hihi.
Senang betul habis mandi herbal, langsung dibalut asap bunga Kemuning. Dulu aku nda suka dipaksa-paksa Pakde buat mandi, biar katanya bau karnivora-nya nda kecium. Tapi kok sekarang betah. Apa karena dipuji terus, ya? Sama manusia-manusia?
Teruntuk rubah kecil yang bersembunyi dari bilik dosa,
PESAN ANONIM: Undangan misterius—terselip di antara seribu rahasia yang kau simpan.
Permainan? Pertemanan? Apakah Leluhur telah mencium baumu yang bermandi darah?
Enam 𝑒𝑛𝑡𝑖𝑡𝑎𝑠 (𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛) 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 yang membaur di bumi—bertemu dan menciptakan lingkaran 𝐤𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 agar 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑑𝑎𝑝𝑡𝑎𝑠𝑖 dengan manusia. 𝐏𝐚𝐫𝐚𝐥𝐥𝐞𝐥 𝐑𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐭𝐬 menjadi tempat untuk mereka yang 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 di tanah ini.
𝗧𝘁𝗶𝗻𝗴! 𝗦𝗲𝗯𝘂𝗮𝗵 𝗻𝗼𝘁𝗶𝗳𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶
𝗺𝘂𝗻𝗰𝘂𝗹 𝗱𝗶 𝗽𝗼𝗻𝘀𝗲𝗹𝗺𝘂.
Hari yang cerah tak membuat perasaanmu bahagia. Ada sebuah pesan misterius untuk membawamu ke hal baru yang selama ini tak pernah kamu pikirkan untuk dicoba.
Enam 𝑒𝑛𝑡𝑖𝑡𝑎𝑠 (𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛) 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 yang membaur di bumi—bertemu dan menciptakan lingkaran 𝐤𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 agar 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑑𝑎𝑝𝑡𝑎𝑠𝑖 dengan manusia. 𝐏𝐚𝐫𝐚𝐥𝐥𝐞𝐥 𝐑𝐞𝐬𝐢𝐝𝐞𝐧𝐭𝐬 menjadi tempat untuk mereka yang 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 di tanah ini.
@NirBatari@coeurbriese Terima kasih, teman cantikku. Penuh kasih, Manis. Panggilannya Rara? Apa bedamu dengan kancil bukan telur? Eh, rasa pernah dengar Jawapadya. Aku dari timur. Jauh. Kesini karena kesasar. Aku Kemuning. Jelita Kemuning. Rubah, tapi ekornya masih tujuh.