🚨18+
kronologi kasus chat grup mahasiswa FH UI yang disusun ulang secara sederhana dan netral:
1). Pada 11 April 2026 malam, akun X bernama @sampahfhui mengunggah thread berisi tangkapan layar percakapan dari sebuah grup WhatsApp mahasiswa FH UI. Isi obrolan tersebut berupa komentar vulgar sehari-hari, objektifikasi tubuh perempuan, lelucon cabul terhadap foto Instagram mahasiswi, serta penggunaan frasa seperti “diam berarti consent” dan “asas perkosa”. Thread itu dengan cepat menjadi viral dan ditonton jutaan kali.
2). Diduga Anggota grup tersebut bukan mahasiswa biasa. Banyak di antaranya menjabat sebagai pimpinan organisasi kemahasiswaan, ketua angkatan, serta calon panitia ospek. Beberapa nama yang muncul dalam screenshot antara lain VH, IK, DY, RM, SP, dan beberapa lainnya.
3). Keesokan harinya, 12 April 2026, Fakultas Hukum UI menerima laporan resmi mengenai dugaan pelanggaran kode etik mahasiswa yang juga berpotensi mengandung unsur tindak pidana terkait pelecehan seksual.
4). Pada hari yang sama, Dekan FH UI Parulian Paidi Aritonang mengeluarkan pernyataan resmi. Fakultas mengecam keras konten yang merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan nilai etika akademik. Mereka menyatakan sedang melakukan penelusuran dan verifikasi secara serius serta menyeluruh, sambil meminta publik menahan diri dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
5). Berbagai organisasi internal seperti BEM FH UI dan badan semi otonom lainnya juga mengeluarkan pernyataan sikap yang mengutuk perilaku tersebut dan mendukung proses penanganan.
6). Hingga 13 April 2026, kasus ini masih dalam tahap investigasi internal Fakultas Hukum UI. Belum ada pengumuman nama resmi yang terbukti terlibat maupun sanksi yang dijatuhkan. Publik terus menanti langkah konkret dari pihak kampus.
🌱saya kira kasus ini menjadi pengingat yang cukup keras bahwa, di sebuah fakultas yang seharusnya menjadi tempat lahirnya pemahaman hukum dan etika yang tinggi, masih saja ditemukan sikap yang meremehkan batas-batas penghormatan terhadap sesama.
🌱harapan kami, proses yang sedang berjalan tidak hanya membersihkan nama baik institusi, tetapi juga menjadi pelajaran nyata agar budaya semacam ini tidak lagi dianggap sebagai “guyonan biasa” di kalangan mahasiswa.
cc : @lowongandosenx / @dosenkesmas / @habiburokhman / @taufikbasari / @oncemkl
thread update kasus FH UI:
Gambar 1: Ini adalah tampang 16 pelaku pelecehan seksual verbal dan objektifiksasi terhadap perempuan di FH UI. Ini adalah moMen ketika mereka disidang oleh forum mahasiswa dan live di tiktok.
Gambar 2: Ibu yang berpakaian batik dan dipeluk menjadi salah satu korban yang dilecehkan para pelaku di grup chatnya. Beliau adalah salah satu dosen di FH UI. Beliau saat forum bilang “pas saya lihat chatnya, saya kaget ada nama saya”.
‼️‼️‼️ LIVE PRESS PELAKU KEKERASAN SEKSUAL DI AUDITORIUM FH UI TERBUKA UNTUK SEMUA CIVITAS UI ‼️‼️‼️
⚠️ TRIGGER WARNING ( TW ): MEMBAHAS TOPIK SEXUAL ASSAULT // SEXUAL HARASSMENT ⚠️
https://t.co/k1heWO3GEf
waktu Nabi Musa ‘alaihissalam lagi mandi di sungai, kan bajunya disangkutin di batu
eh batunya lari😹Nabi Musa kejer tuh batu sambil teriak “woi batu, balikin bajuku!!!”
pas berhasil kekejar dan ketangkep, tuh batu dimarahin dan dipukul sama Nabi Musa. saking kuatnya Nabi Musa, bekas pukulannya masih ada dan keliatan jelas sekitar 6-7 pukulan😹
ternyata, batu itu lari bawa baju Nabi Musa itu cara Allah buat ngebuktiin bahwa Nabi Musa tuh ga berpenyakit spt yg dituduh kaum Bani Israil. mereka nuduh Nabi Musa punya penyakit kulit hanya karena Nabi Musa gapernah mau mandi bareng2 sama mereka di sungai.
padahal Nabi Musa gamau mandi bareng karena malu auratnya keliatan sdgkan Bani Israil biasa mandi bareng dgn telanjang di sungai. dan yap, dgn kejadian batu itu, Bani Israil bisa liat sendiri klo Nabi Musa ga punya penyakit apapun☺️