Tuhan, berikan aku kedamaian untuk menerima hal yang tak bisa kuubah,
Keberanian untuk mengubah hal yang bisa kuubah,
Dan kebijaksanaan untuk mengetahui perbedaannya.
Release the HOSTAGES! 🆘🆘🆘
Bebaskan para jurnalis dan aktivis yang diculik Zionis Israel!
Dosa Zionis:
❗ Genosida
❗ Penjajahan
❗ Blokade Gaza
❗ dst dst sejuta kali
❗ NYULIK aktivis dan jurnalis di perairan internasional
SAMPAI KETEMU KAMIS NANTI 👋🏼
INGAT NAMA MEREKA:
Andi Angga Prasadewa (Angga)
Rumah Zakat @rumahzakat — Kapal Josef
Bambang Noroyono (Abenk)
Republika @republikaonline — Kapal Bora Alize
Thoudy Badai Rifan Billah (Thoudy)
Republika — Kapal Ozgurluk
Andre Prasetyo Nugroho (Andre)
Tempo @tempodotco — Kapal Ozgurluk
Rahendro Herubowo (Heru)
inews @officialinews_ — Kapal Ozgurluk
SOS!
Sumber: Instagram @globalpeaceconvoy
Breaking News !!!
MBG ditolak oleh masyarakat Ekonomi Menengah Kebawah.
here we go !!!
Mengapa Warga Berpendapatan Menengah-Bawah Menolak MBG?
Hasil Survei Persepsi Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Maret 2026 • 1.168 responden nasional • 80,4% penerima langsung MBG
Temuan Utama (Lintas Kelas, Satu Suara)
• 80,1% responden TIDAK setuju MBG dilanjutkan (hanya 19,9% yang mendukung).
• 88,5% menilai manfaat MBG dinikmati elite & pejabat politik (44,5%) serta pengelola/mitra SPPG (44%).
• Hanya 6,5% yang menyebut anak-anak sebagai penerima utama
ANOMALI FAKTA
🌱 Penolakan Tertinggi Justru dari Kelompok Sasaran. Kelompok berpendapatan menengah-bawah (sasaran utama MBG) paling banyak menolak:
RENTANG PENGHASILAN :
🌱 < Rp2 juta/bulan → 80,2% menolak
🌱 Rp2–4 juta/bulan → 74% menolak
🌱 Rp4–8 juta/bulan → 86,1% menolak (tertinggi)
Semua kelompok pendapatan menunjukkan penolakan tinggi (74–86%).
Empat Temuan Kunci :
🌱 87% warga yakin MBG rawan dikorupsi,
🌱 79% percaya kualitas makanan sengaja diturunkan demi keuntungan pengelola,
🌱 76% menyatakan makanan tidak sebanding dengan anggaran Rp8–10 ribu per porsi,
Indeks persepsi negatif rata-rata 4,22 (dari skala 5)
Suara Warga Berpendapatan Menengah-Bawah. Meski mayoritas sudah menerima MBG, mereka tetap menolak karena:
🌱 Makanan tidak bergizi (sering hanya cemilan atau roti biasa),
🌱 Program dianggap “maling berkedok gizi” — uang pajak rakyat menguntungkan elite,
🌱 Tidak transparan, rawan korupsi, dan suara warga tidak didengar,
🌱 Banyak yang lebih memilih diuangkan langsung kepada orang tua.
Masalah Struktural (Bukan Hanya Implementasi) :
🌱 Tata kelola buruk: top-down, opasitas anggaran,non-disclosure.
🌱 Semua partai politik memiliki SPPG (termasuk keluarga pejabat)
🌱 Program redistribusi dibajak menjadi arena rent-seeking elite
🌱 Respons publik tinggi (97,8% ingin bertindak), tapi kelompok miskin paling banyak “pasrah”
Kesimpulan dari Lembaga Porec.
🌱 Program MBG telah kehilangan legitimasi sosial. Bukan lagi pertanyaan “apakah dilanjutkan?”, melainkan “untuk siapa dan dalam kerangka apa?”
🌱 Tanpa perubahan struktural, MBG berisiko menjadi regressive redistribution in disguise — tampak pro-rakyat, tapi justru memperkuat ketimpangan.
Sumber :
Laporan Policy Research Center (Porec) • Maret 2026
https://t.co/rJKkLVY3kq
Link : https://t.co/BlSiWpwFaG
cc :
@dosenkesmas @iPoopBased @gibran_tweet@prabowo
Tau gak apa yg bikin sedih hari ini? Orang2 di Gaza ramai mendirikan sholat goib untuk tentara Indonesia yg kemarin gugur akibat serangan israel. Tapi apa balasan orang2 ini trhdp mereka? Iya betul, akan melucuti senjata para pejuang Gaza. 😢
Everyone felt sad for the penguin walking alone and the monkey rejected by his mother. But this video is far more heartbreaking, yet it didn’t receive the same attention.
“politik gak ngaruh ke kehidupan gw”
ya karena lu gak hidup, selama ini lu gak pernah benar-benar living your life, menjadi bagian dari sebuah ekosistem masyarakat yang diatur & mengatur, hirarki kelas sosial, hanya mengambang dalam gelembung dibemperi privilige & rasa ignorant, tunggu aja bentar lagi meletup.
semua dimaafkan kecuali pemerintah, zionis, pelaku kekerasan & pelecehan sexual, pedophile, rapist, child grooming, femisida, koruptor, anak koruptor, buzzer, tukang aduk tai, tukang bakar jembatan, pemantik konflik horizontal, pemuka agama cabul, pelanggar HAM berat, aparat keparat, & segala bentuk enablernya.
Kata habib jafar : “yang ga sampai di kita, Jangan di cari tau. Yang sampai dari mulut orang lain, jangan dipercaya. Yang sampai dari mulut orangnya langsung, dimaafkan”
Mohon maaf lahir batin ya semua 🙏🏻
Dengan kurs 1 USD = 16.900 IDR, biaya bangun burj khalifa senilai 25,35 triliun. Anggaran MBG per tahun 335 triliun. It means Indonesia ibarat bangun 13 burj khalifa per tahun dan masih dapet kembalian 5 triliun-an. Luar biasa kaya ya Indonesia ini ❤️🇮🇩
Kalo boikot bukan solusi persoalan Timur Tengah, apalagi Board of Peace dan ISF yang jelas-jelas bagian dari masalah, iyega iyega IYEGA
On a serious note: boikot itu memang bukan solusi, melainkan metode dan sarana MENUJU solusi. Solusinya apa? Tegaknya keadilan.
Tiada solusi untuk Palestina tanpa keadilan. Tiada perdamaian tanpa keadilan. Segala cara yang ngakunya solusi dan ngakunya damai tetapi malah mengesampingkan keadilan, adalah solusi dan perdamaian palsu.