"Karena setiap kali anak cerita, mereka nggak diizinkan untuk MERASA. Perasaan mereka langsung di-fix. Di-minimize. Di-reframe. Dan anak belajar satu hal: kalau aku cerita, aku gak akan didengar. Aku akan dinasihati."
"Jadi mereka berhenti cerita. Dan menyimpannya sendiri."