Dear SEAblings, today in Jakarta, Indonesia, there will be protests by students and various elements of society against the government. These protests will primarily highlights the government's massive spending programs, widespread corruption, economic depression—
Jangan nyinyir sama pendemo.
THR, upah minimum, hak lembur, sampai Reformasi 1998 yang membuka jalan demokrasi hari ini. Semuanya lahir dari orang-orang yang berani bersuara dan turun ke jalan.
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
Guys, ini yang lagi terjadi di Amerika dan skalanya bikin gue dua kali baca.
9 juta orang turun ke jalan.
Serentak.
Di seluruh Amerika.
New York, Washington, Chicago, Boston, Philadelphia semua kota besar jadi lautan manusia dengan satu pesan yang sama.
No to monarchy.
No to extremism.
No to wars.
Our forces are not for sale.
Ini bukan demo biasa.
Yang bikin ini luar biasa pesertanya bukan cuma dari kubu Demokrat.
Sebagian Republikan juga ikut turun.
Artinya ini udah melampaui batas partai.
Ini warga Amerika dari berbagai latar belakang politik yang sama-sama ngerasa ada yang salah dengan arah kebijakan Trump sekarang.
Apa yang mereka protes?
Tiga hal utama yang jadi fokus demonstrasi ini kebijakan perang yang dianggap ceroboh dan sembrono, gaya kepemimpinan yang dinilai semakin otoriter, dan penggunaan kekuatan militer untuk kepentingan yang nggak jelas.
Slogan "our forces are not for sale" itu bukan asal pilih. Ini respons langsung terhadap narasi Trump yang beberapa kali terkesan memperlakukan militer Amerika sebagai alat bargaining politik dan ekonomi.
Dan kenapa ini penting buat kita di Indonesia?
Karena kebijakan Trump tarif dagang, eskalasi konflik Timur Tengah, tekanan ke sekutu semua itu langsung berdampak ke ekonomi global termasuk kita.
IHSG kita turun. Rupiah tertekan. Harga minyak naik. Semua itu sebagian besar dipicu oleh ketidakpastian yang lahir dari kebijakan Washington.
Kalau tekanan dari dalam Amerika sendiri berhasil mengubah arah kebijakan Trump itu artinya ada kemungkinan situasi global sedikit mereda.
Tapi kalau tidak kita harus siap bahwa ketidakpastian ini masih akan berlanjut lama.
Yang menarik dari sisi historis
Demo 9 juta orang ini disebut sebagai tekanan pertama yang terorganisir dan masif dari lawan-lawan Trump untuk memaksa pemerintah berhenti dari kebijakan konflik yang agresif.
Dalam sejarah Amerika, tekanan jalanan skala besar pernah berhasil mengubah kebijakan perang seperti yang terjadi di era Vietnam. Apakah sejarah bisa terulang? Terlalu dini untuk bilang. Tapi skalanya hari ini jelas nggak bisa diabaikan.
Polisi menemukan banyak bukti teror air keras kepada Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus pada 12 Maret 2026 dilakukan terorganisasi.
#Tempodotco#TempoPlus
PEKERJA SENI TERANCAM
Baru ini seorang videografer dituntut 2 tahun penjara dengan tuduhan "mark up" harga jasa.
Kata jaksanya, ide, editing, dubbing semestinya "gratis".
Kenapa tolol bgt aseli
MELURUSKAN BANJIR SUDAH BERLANGSUNG SELAMA 4 BULAN DI LAMONGAN, DAN INI BENER” PALING PARAH DALAM 5 TAHUN TERAKHIR
UNTUK BANTUAN SENDIRI WARGA DESA TEMPAT SAYA CUMA DAPAT BERAS 2KG SAJA
@PaltiHutabarat MBG itu hampir ga tersentuh hukum (mau keracunan mau jamuran); maka pada aji mumpung, menurut keyakinan banyak orang, pendistribusian makanan yg udah basi kayak gitu pastilah disengaja, biar dpt untung gede lah, belanja makanan2 basi, dah kayak tempat pencucian uang.