Lagipula, idiotic argument macam apa itu. Emang kalau gak mesti setahun sekali boleh ganggu orang? Kenapa kesenanganmu, walaupun berbanyak orang, harus ganggu kenyamanan orang lain yang mana jumlahnya lebih banyak?
Lagi-lagi kelompok itu pawai dan nyalain kembang api sampai jam segini. Yang protes disuruh minggat. Terus katanya gak mesti setahun sekali.
Kemaren pawai match bilang gitu, ini bilang lagi. Dalam sebulan udah 2 kali lho
Papasan sama yang pawai kleb bola itu pakai knalpot bronx, lucunya dia sendiri keliatan pake penyumpel kuping ntar itu TWS atau headset.
KALAU ANDA GAK MAU DENGAR SUARA KNALPOT SENDIRI, JANGAN PAKSA ORANG LAIN DENGER DONG BANGSAT!
Nama daycarenya Little Aresha. Di gmap dan instagram udah gak ada. Cuma ada dua kata buat yang kerja di sini: BIADAB BIADAB BIADAB BANGSAT. Bayi ki lho. Utekmu cok. Bangsat
[Breaking News] Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare daerah Jogja Mencuat, Polisi Pasang Garis Polisi
YOGYAKARTA – Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh dugaan kasus penganiayaan anak yang terjadi di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta. Kasus ini mulai viral setelah sejumlah orang tua murid mengunggah kesaksian dan bukti-bukti kekerasan yang dialami anak-anak mereka di platform digital.
Kesaksian Pilu Orang Tua
Berdasarkan unggahan akun media sosial threads , para orang tua merasa terpukul setelah membaca ulasan di Google Maps yang mengungkap sisi gelap tempat tersebut. Laporan yang beredar menyebutkan adanya tindakan keji terhadap anak-anak, mulai dari diikat, diseret, hingga dipukul.
Salah satu orang tua membagikan kronologi kejadian yang dialami anaknya pada Juli 2023 lalu. Ia menemukan bekas cubitan di lengan sang anak, namun pihak daycare awalnya berdalih bahwa itu hanyalah rasa "gatal".
"Baru saya bilang sudah di rumah sakit untuk melakukan visum, baru mereka mengakui bahwa salah satu pengasuh melakukan kesalahan," tulis salah satu orang tua dalam unggahannya.
Ia juga menambahkan adanya dugaan doktrin terhadap anak-anak agar tidak menceritakan apa yang terjadi di dalam daycare kepada orang tua mereka.
lokasi Daycare dikabarkan telah dipasangi garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kabar ini diperkuat oleh ulasan terbaru di Google Maps yang menyebutkan adanya penggerebekan oleh tim Polresta Jogja.
Meski demikian, beberapa netizen menyayangkan sikap pengelola yang dianggap mencoba menutupi jejak digital dengan menghapus ulasan negatif atau menutup akun media sosial mereka di tengah proses hukum yang berjalan.
Dampak Psikologis dan Trauma
Dampak dari dugaan penganiayaan ini sangat mendalam. Selain luka fisik, para orang tua melaporkan adanya perubahan perilaku pada anak-anak mereka, termasuk trauma berat hingga keterlambatan bicara (speech delay).
Seorang ibu di media sosial threads menyatakan kekhawatirannya karena anaknya yang berusia 2 tahun masih belum lancar berbicara setelah dititipkan di lokasi tersebut. Ia mendesak media lokal di Jogja untuk mengawal kasus ini secara terang benderang dan netral demi keadilan bagi para korban kecil tersebut.
Catatan: Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terkait jumlah korban dan oknum yang terlibat. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dalam memilih jasa penitipan anak dan selalu memperhatikan perubahan perilaku pada buah hati.
Berikut beberapa omongan atau jokes dia selama cukur
✂️: gak pindah ke jepang, mas? Nyari istri putih biar anaknya putih
✂️: jangan sampe ada warga prin di sini, kalau ada kuslengkat
✂️: orang jepang jangan sampe sama warga prin, orang item2 masa dapet orang putih gitu
Sekian.
Tadi sore cukur di tempat biasanya tapi kang cukurnya bukan yang biasanya. Karena lahan parkir sempit dan pinggir jalan, motornya pun pada mepet parkirnya. Akupun sampe nggeser satu motor biar motorku biaa parkir mepet.
Nah, aku masuk, ada yang keluar karena udah selesai-
✂️: bisa lah. Cowok kok. Kalau gak keluar 3 hari ntar juga keluar sendiri.
Aku cowok mesum, tapi denger jokes begitu pengin muntah rasanya. Ingin rasanya gak jadi cukur tapi udah terlanjur dipotong separo. Jadinya selama cukur aku hehein aja omongan dia.