ada orang lagi ngasih peringatan penyimpangan boti lgbt
ada yg bales "kenapasi obses banget sama boti"
kalo lu muslim yg waras, itu namanya amar ma'ruh nahi munkar, bukan obses, ngapain obses sama bencong
maksiat di depan mata itu minimal diingkari dlm hati, bukan dibela. dongo
Buat fans Manchester United, ini jelas bukan fenomena baru.
Dulu ketika Cristiano Ronaldo come back ke Manchester United musim 2021/22, sempat mencuat isu bahwa Bruno Fernandes merupakan musuh dalam selimut bagi sang mega bintang tersebut.
Entah dari mana isu ini muncul dan kenapa demikian.
Tapi polanya serupa, Bruno kerap jadi sasaran tembak fans Ronaldo ketika sang pemain dianggap gagal melayani dia untuk urusan mencetak gol.
Padahal, sebenarnya mereka berdua tidak ada masalah personal satu sama lain.
Jelas, serangan dari fans (entah apakah layak disebut fans atau tidak) merupakan sesuatu yang di luar kendali. Toh, sebagian besar pasti merupakan fans karbitan atau glory hunter.
Lebih baik Bruno fokus ke pertandingan Piala Dunia 2026 berikutnya saja bersama Portugal.
Jangankan bruno, neves aja narasinya pas presscon kalimatnya disalah pahamin jir pdhl gua liat interviewnya pun ga ngerasa neves nge diss semua yg udh ronaldo lakuin buat negara dah. Emng media anjjj kompor babi
🗣️ Joao Neves :
"Kami tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kami, untuk tim nasional kami, dan untuk dunia sepak bola. Namun saat ini, dia dan kami sama-sama tahu bahwa dia tidak berbeda dari yang lain.
Dia hanyalah pemain lain di sini yang membantu tim. Dia sama seperti kami semua. Dia hanya satu pemain lagi yang ada di sini untuk membantu kami, sama seperti pemain-pemain lainnya.
Dia bermain dengan sangat baik, dan seluruh tim juga menjalani pertandingan yang luar biasa."
📝 @RMCsport
@ikangnaki@goatcr7archive Ibarat lu hidup di dunia, dunia bukan tujuanmu, tapi kamu harus menjalaninya sampai selesai.
Sama halnya Ronaldo... world cup bukan impian, bukan berarti dia harus berhenti main di kejuaraan tsb.
Lagian pensiunnya pemain bola itu pribadi, kenapa mesti diatur orang lain. 😅
Sudah sampai pemadaman listrik bergilir hampir tiap hari dengan dalih kekurangan batubara, sementara Indonesia penghasil batubara terbesar ke-3 dunia.
Belum cukup mengusik kenyamananmu kah?
@jek___ Sama halnya jagoan timnas di piala dunia, dulu suka jerman begitu mereka dukung LGBT langsung ganti jagoin Portugal.
Tapi sekarang Ronaldo pengin gue unfoll.
🚨🗣️ Wayne Rooney on Cristiano Ronaldo’s performance against DR Congo:
“No disrespect to DR Congo, but I have to be honest. A lot of fans called me crazy when I said Ronaldo should consider retirement from international football. Tonight is exactly why I said it.
Football is cruel. It doesn’t wait for legends. Ronaldo gave us unforgettable moments, trophies, goals and memories, but every great player reaches a point where time starts winning the battle.
Portugal dominated the game, created chances, controlled possession, yet Ronaldo looked far from the level fans expect. There was a time when every shot he took looked dangerous. Today, even getting efforts on target seems difficult. The movement isn’t the same, the sharpness isn’t the same, and the influence isn’t the same.
Many supporters expected a hat-trick or at least a brace tonight. Instead, Portugal’s midfield and attack once again looked more fluid when the game wasn’t centered around him. We saw similar things at the 2022 World Cup.
Look at the current generation. Messi is 39 and still competing with players like Mbappé and Haaland. That’s the standard people compare Ronaldo to because of what he achieved throughout his career.
And if we’re being honest, I’ve rarely seen Ronaldo carry average national teams the way some fans claim. Throughout most of his career, he has played alongside outstanding teammates and strong squads.
He remains one of the greatest players football has ever seen. But greatness doesn’t mean you play forever. Sometimes the hardest decision for a legend is knowing when the story should end.”
@strootsys Gue setuju soal performanya yang udah jauh menurun dan kesulitan ngimbangin tim.
Tapi kok bisa jadi penilaian soal post power syndrome dan sadar diri? Seolah dia se-punya kuasa itu untuk memutuskan sendiri main atau enggak. Dia cuma pemain yg siap menjalankan tugas njir 😅