Kalian kira anxiety itu pasti keliatan tangan gemeter, napas cepet, atau keliatan lagi cemas banget.
Padahal kenyataannya, banyak orang punya anxiety tapi bahkan ga sadar kalau mereka ngalamin itu.
Datangnya juga sering dalam bentuk yang ga disangka2, Nih beberapa tandanya:
@xzabiruw Ohh pantesan pas mau daftar nikah di KUA kan ada sesi wawancara sebelum nikah. Ditanya detail ke aku (cewe) tahun nikah ortu dan tahun lahir aku. Kalo ada selisih si cewe lahir duluan, bisa ditanya2 lagi. Jd mungkin orang KUA jaga2 jangan sampe gak sah kali yaa..
Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan.
Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura.
Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN.
Naik Singapore Airlines.
Penerbangan komersial biasa.
Turun dari garbarata seperti penumpang biasa.
Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal.
Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan.
Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung
dan segala kebutuhan rombongan.
Konteksnya yang membuat ini makin menohok:
Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia.
Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun.
Jadi analoginya begini:
ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya.
Terus ada acara arisan di kompleks.
Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer.
Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer.
Itu bukan gaya hidup orang kaya.
Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya.
Dan bedanya sangat jauh.
Yang paling ironis:
Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan.
Masih banyak bagian yang diimpor.
Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia.
Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun.
Dan yang paling menyakitkan:
Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya.
Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi.
Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial,
sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan.
Kesederhanaan bukan tanda kelemahan.
Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial.
Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan.
Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri.
Bangsa yang benar-benar besar
tidak perlu selalu terlihat besar.
Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.
Cape banget energi hari ini dari semalem bacain berita, sedihnya sampe yg sedih banget… jd mari kita tutup dulu untuk beberapa hari ke depan biar gak overwhelmed :(
Mau coba bahas dikit dari segi tata ruang dan lingkungan.
Pertama, dari segi tata ruang. Setelah aku cek dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Serang ternyata peternakan ini dibangun di Kawasan Peruntukkan Pertanian. Secara pola ruang, peternakan di kawasan ini diperbolehkan.
Nah, tapi perlu diingat bahwa Farm Padarincang memiliki kapasitas 270.000 ekor ayam. Pada tahun 2013, kapasitasnya 30.000 ekor, namun setelah diambil alih oleh PT Sinar Ternak Sejahtera (STS) pada tahun 2019, kapasitas melonjak 9x lipat jadi 270.000 tanpa sosialisasi ke warga sekitar.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2021, kapasitas 270 ribu ekor masuk ke kategori skala menengah perusahaan peternakan (50.001 - 1.000.000 ekor per siklus) yang mana sudah setara industri peternakan dan bukan lagi peternakan rakyat yang komplementer terhadap pertanian (sistem pertanian terpadu dimana sektor peternakan dan pertanian dapat dijalankan bersamaaan, seperti kotoran ternak jadi pupuk) dengan risiko tinggi dan kewajiban perizinan yang setara industri.
Namun, masalahnya di Perda RTRW Kab. Serang tidak mengatur batas kapasitas peternakan di kawasan pertanian dan dan secara eksplisit melarang kegiatan peternakan di kawasan peruntukan industri. Artinya, secara regulasi, peternakan memang ‘dikunci’ hanya boleh di kawasan pertanian.
Di sinilah letak PARADOKS-nya. Secara peruntukannya “pertanian”, tapi secara skala dan dampak sudah industri.
Kesimpulannya secara ‘regulasi’ tata ruangnya telah sesuai.
@tanyakanrl Nyusahinnya dari segi apa? Kalo dia ngasih uang lebih buat beli makan ya gpp. Nikah itu nyatuin 2 kebiasaan, kalo mau bikin kebiasaan baru ya pelan2 dan komunikasiin. Lagian kalo km mau masak ya masak aja, toh dimakan. Kalo dia ditanya diem, bikinin jgn dibikin ribet kamunya.
@oxfara@nastarpakekeju Baiklah, akan menjadi salah 1 pertanyaan buat daftarin sekolah anak. Ini ortunya pengen sekolah lagi kah? Lagia dididik buat tanggung jawab itu ya makanya disekolahin, kalo gak mau belajar tanggung jawab gak usah sekolah. Even homeschooling aja anak harus mandiri loh..
Tas jatoh waktu nganterin aru ngaji, dilacak ditelpon alhamdulillah masih diangkat. Definisi rejekimu gak akan berpindah jika sudah ditakdirkan. Makasih mba vira yg nemuin dan baik mau kembaliin. Biar lancar rejekinya…
Ya Allah masih lemes 😭
@iyntwitt Wah ternyata ada yg bahas. Awal mpasi 2021 follow akun ini. Pernah ikut jastipnya jg beberapa kali, tapi dapet pengalaman yg gak enak bgt langsung unfoll. Emang berasa pick me, jd yaudah drpd toxic kan.