Izin menjelaskan mengenai asal muasal HIV
HIV pertama kali BUKAN berasal dari penularan antar manusia, TAPI tertular dari hewan (zoonosis), kemudian beradaptasi dan menyebar antar manusia.
Virus HIV berasal dari SIV (Simian Immunodeficiency Virus) pada Simpanse. Virus ini ada secara alami pada simpanse liar di Afrika. Penularan pada manusia terjadi melalui kontak darah, kemungkinan dengan cara berikut:
๐ฆ๐ฎ๐ฎ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐๐น๐ถ๐๐ถ ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐บ๐ฒ๐บ๐ผ๐๐ผ๐ป๐ด ๐ฑ๐ฎ๐ด๐ถ๐ป๐ด ๐๐ถ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ป๐๐ฒ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐ณ๐ฒ๐ธ๐๐ถ, ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ต ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ฐ๐ฎ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐๐๐ฏ๐๐ต ๐๐ถ๐บ๐ฝ๐ฎ๐ป๐๐ฒ ๐บ๐ฎ๐๐๐ธ ๐ธ๐ฒ ๐น๐๐ธ๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ, ๐ด๐ผ๐ฟ๐ฒ๐๐ฎ๐ป, ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐ฝ๐๐ ๐น๐ฒ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฟ ๐บ๐ฎ๐ป๐๐๐ถ๐ฎ.
Setelah masuk ke tubuh manusia, virus SIV akan bermutasi dan beradaptasi menjadi HIV. Setelah itu, HIV menyebar antar manusia.
Berdasarkan analisis genetik, penularan serta perubahan dari SIV menjadi HIV diketahui terjadi di Afrika Tengah sekitar awal abad ke-20.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
Sharp PM, Hahn BH. (2011). Origins of HIV and the AIDS Pandemic.