🚨New Publication🚨
This volume features thought-provoking essays from established experts on Indonesia's national armed forces, examining the TNI's arms build-up, organizational development, military operations other than war, defense diplomacy, etc
📍https://t.co/zxmIsfdz8R
Peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Muhamad Haripin, selaku Ahli yang dihadirkan MK, menegaskan bahwa pertahanan siber seharusnya menjadi bagian dari operasi militer perang, bukan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dalam keterangannya, Haripin menyoroti adanya risiko perluasan peran TNI ke dalam sektor siber nonpertahanan militer yang dikhawatirkan dapat berimbas pada ranah komersial dan kebutuhan komunikasi sehari-hari masyarakat.
Selanjutnya, berkenaan dengan Konstitusi, Kepala Laboratorium Indonesia 2045 (LAB45), Jaleswari Pramodhawardhani, menjelaskan bahwa Pasal 30 ayat (3) UUD NRI Tahun 1945 tidak menempatkan TNI sebagai aktor pembangunan, melainkan murni sebagai alat pertahanan negara. Ia menilai, penempatan prajurit aktif di jabatan sipil seperti Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung, serta pelibatan dalam proyek non-pertahanan, dapat mengikis profesionalisme dan kesiapan tempur militer yang seharusnya difokuskan pada ancaman riil.
Sementara itu, Ahli Bidang Militer, Joko Kusnanto Anggoro, memberikan pandangan bahwa menjadikan OMSP sebagai tugas pokok TNI adalah hal yang problematik. Menurutnya, tanpa batasan aturan yang jelas sebagai operasi perbantuan, pelaksanaan OMSP membuka ruang penggunaan kekuatan tempur yang berisiko memunculkan ketakutan di masyarakat sipil serta mendistorsi sumber daya dari pengembangan kemampuan perang di masa depan.
Keterangan tersebut disampaikan pada sidang lanjutan uji materiil UU No. 3 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).
Baca berita selengkapnya melalui menu berita sidang di laman https://t.co/QB7blrrcSv, atau langsung klik tautan di bio ya! 😉
#MengawalKonstitusi
#salaMKonstitusi
#MKRI
#UUTNI
Paneliti Pusat Riset Politik Muhamad Haripin bersama rekannya Adhi Priamarizki dari S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University, Singapore menulis artikel berjudul
How do Indonesian retired TNI officers fare as political candidates? This new Asian Politics & Policy article by @adhipriamarizki and @mharipin utilising a new dataset of retired candidates from 2024 Indonesian GE helps answer the question.
Various national survey by reputable survey companies regularly put the TNI as the most trusted government institutions. The Indonesian gov also relies on the military to support national agenda.
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Terdapat nama-nama baru, ada juga nama lama yang kembali ke Kabinet Merah Putih. Siapa saja mereka? Geser slide-nya, ya.
| Narasi Daily
Indonesia strongly condemns Israeli coordinated attacks on Beirut and many places in Lebanon that have resulted in civilian casualties and physical destruction.
Such attacks constitute serious violations of international law, including international humanitarian law, and risk further exacerbating regional tensions and undermining global security.
Indonesia demands that Israel immediately and permanently cease all hostilities and aggression in Lebanon. Indonesia also underscores the importance of protecting civilians and civilian infrastructure, in accordance with international law.
Indonesia calls on all parties to exercise maximum restraint, take step towards de-escalation, prioritize dialogue, and avoid actions that could further aggravate the situation.
One of the largest waves of Israeli strikes so far has just hit over 60 locations across Beirut and beyond.
Deaths are mounting. Destruction is massive. Civilians are paying the price. Again.
They are not a target. They must be protected.
Lebanon has been hit with one of the largest waves of Israeli airstrikes since the escalation began.
Civilians are bearing the brunt of these attacks.
Civilians are #NotATarget.
Mo Salah now has more Premier League goal involvements for Liverpool than any other player has for a single team in the league's history, passing Wayne Rooney's record with Man Utd 🌟
Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) 2017-2024, Ira Puspadewi, divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan. Majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta menyatakan Ira terbukti bersalah dalam kasus korupsi terkait proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) tahun 2019-2022.
Meski demikian, vonis yang dijatuhkan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa. Selain itu, putusan majelis hakim dalam perkara ini tidak bulat, karena salah satu hakim menyatakan pendapat berbeda (dissenting opinion).
Apa yang jadi pertimbangan majelis hakim, dan seperti apa pendapat berbeda yang disampaikan dalam sidang? Geser slide sampai habis, ya, untuk penjelasan selengkapnya.
| Narasi Daily
SIARAN PERS
https://t.co/eA22f83Uj5
BMKG Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan!
Jakarta, 10 November 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seiring dengan peningkatan potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa peningkatan intensitas hujan dipicu oleh aktifnya berbagai faktor dinamika atmosfer berskala global, regional, hingga lokal. Gabungan dinamika atmosfer tersebut diprediksi meningkatkan potensi cuaca ekstrem dan dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Beberapa faktor utama yang berperan pada dinamika cuaca periode ini antara lain Siklon Tropis FUNG-WONG, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuator yang diprediksi masih aktif di wilayah Indonesia hingga pertengahan November 2025,” kata Guswanto di Jakarta, Senin (10/11).
Siklon Tropis FUNG-WONG, yang saat ini berada di Laut Filipina timur dan bergerak ke arah barat laut menuju Luzon, memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan pertumbuhan awan hujan dan kecepatan angin (>25 knot) di wilayah Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua bagian utara.
Sementara itu, kombinasi aktivitas MJO fase 5 (Maritime Continent) dengan gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin turut meningkatkan pembentukan awan konvektif di sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur selama sepekan ke depan.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, memprakirakan adanya potensi cuaca ekstrem yang signifikan di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–16 November 2025. Berdasarkan analisis BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat pada 10–12 November 2025 berpotensi terjadi di sebagian besar Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara.
Adapun potensi hujan lebat–sangat lebat (SIAGA) berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
“Untuk potensi angin kencang diprediksi terjadi di wilayah Banten, Bengkulu, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat,” jelas Andri.
Pada 13–16 November 2025, potensi hujan dengan kategori lebat–sangat lebat (SIAGA) masih akan terjadi di Bengkulu, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Adapun potensi hujan sedang–lebat masih berpotensi terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.
Potensi angin kencang masih akan terjadi di Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Bali, DKI Jakarta, dan Banten.
Berdasarkan analisis ini, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mewaspadai perubahan cuaca mendadak seperti hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang; menghindari beraktivitas di ruang terbuka saat hujan petir; serta menjauhi pohon besar dan bangunan rapuh.
Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran drainase berfungsi baik untuk mengurangi risiko genangan dan banjir. Peningkatan curah hujan diprakirakan berdampak bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di Samudra Hindia barat Sumatra–selatan Jawa, Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Arafura.
BMKG mengingatkan bahwa informasi ini bersifat umum dan bertujuan memberikan panduan kewaspadaan. Untuk mengetahui detail prakiraan cuaca harian, peringatan dini, dan pembaruan terkini, masyarakat diimbau memantau secara berkala kanal resmi BMKG: situs https://t.co/O2HqRByucM, akun media sosial @infoBMKG, dan aplikasi InfoBMKG. Tetap waspada, siaga, dan pahami langkah keselamatan jika cuaca ekstrem terjadi di wilayah Anda.
Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama
Instagram : @infoBMKG
X : @infoBMKG@InfoHumasBMKG
Facebook : InfoBMKG
Youtube : infoBMKG
Tiktok : infoBMKG
#1 NECROSTATE | Haripin's Blog -
A year of going everywhere yet nowhere
"The me-me-me approach currently dominating Indonesia’s foreign policy is inherently unsustainable and fails to maximise the country’s diplomatic potential."
https://t.co/XUYp4BDcuC