GJLS (@txtgjls) merupakan grup lawak yang diisi oleh tiga komika industri, yaitu @Rigensih@hifdzikhoir dan @anantarispo. Mereka mengawali kiprahnya melalui podcast di spotify sebelum mendunia.
Berikut adalah lima episode terbaik GJLS menurut saya pribadi. Ready to go? Shikatt!
Innalilahi wa innailaihi raji'un 🥀
Turut berduka cita atas meninggalnya kiper Palestina, Saleem Al-Ashqar, yang berusia 32 tahun.
Ia meninggal setelah ditembak oleh pasukan Israel pada 30 Juni kemarin di jalur Gaza.
Saleem dilaporkan baru menikah 5 bulan, istrinya hamil anak pertama, dan ia sedang mencoba mendapatkan air saat kejadian tersebut terjadi.
Prancis emang lagi bagus banget. Tim terbaik di Piala Dunia ini? Bisa dibilang iya. Favorit juara? Odds nya juga sering di puncak. Bisa dibilang gak ada tim yg mau ketemu mereka lebih awal
Tapi kalau turnamen ini terlalu berat buat Argentina ketemu Prancis? Takut ketemu Prancis?
Sama sekali nggak🙂
Di 2022 banyak juga bilang hal yg sama. Argentina dianggep lebih lemah, Messi udah tua, terlalu bergantung ke Messi. Hasilnya? Di babak pertama sebagai fans Argentina aja kaget mereka bisa main seperti itu. Ujungnya Argentina yg juara
Sekarang, para player Argentina terus-terusan bikin sejarah, hattrick, pecahin rekor gol World Cup, berasa main kayak gak ada batasan umurnya. Skuad Argentina udah gak punya apa-apa lagi yg perlu dibuktiin. Semuanya udah diraih. Tapi justru itu yg bikin mereka bahaya.
Karena Argentina, terutama Messi, gak punya batas. Kalau sampai bikin mereka merasa ditantang, diremehin, diprovoke, saran gue jangan, kecuali kalau mau liat aslinya gimana
Orang-orang Argentina itu selalu punya jawaban. Kalian udah liat sendiri berkali-kali. Prancis emang super team. Tapi Messi? Tetep levelnya sendiri
real banget. giliran mbg mau distop langsung pada bingung mau kerja apa. emang core problem-nya tuh bukan anak sekolah kelaparan, tapi lapangan kerja yang beneran gak ada. we are literally fighting for our lives nyari kerjaan 💀
Di Amerika, harga buku hanya setara satu jam kerja. Upah minimum di sana sekitar $15/jam, sedangkan harga buku $15-20. Artinya mereka bisa membeli satu buku hanya dengan 1 jam kerja, seperti halnya kita membeli es teh jumbo di pinggir jalan.
Di Jepang, satu buku juga bisa dibeli dengan satu jam kerja. Upah minimum disana sekitar ¥1000-1200/jam. Harga buku ¥900-1300.
Di Jerman, satu buku = satu makan siang. Hanya dengan 2 jam kerja.
Di Inggris, satu buku bisa dibeli hanya dengan setengah jam kerja. Buku bukan jadi barang yang harus ditimbang antara 'beli atau tidak' buku sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seperti roti.
Di Norwegia, negara ikut menanggung harga buku, negara hadir memberikan subsidi dan distribusi yang merata, karena mereka percaya: bangsa yang cerdas dimulai dari buku yang mudah disentuh.
Di Malaysia. Buku masih bisa dijangkau hanya dengan 2 jam kerja.
Singapura. Satu buku bisa dibeli dari sisa makan siang.