abis baca cerita dr spesialis ttg suami egois, patriarki, dab sejenisnya tapi bawa-bawa agama buat nutupin kebodohannya.
jadi istrinya lagi kontrol kehamilan, trs hasil USGnya: letak sungsang, TBJ (tafsiran berat janin) 4000 gram, hamil usia kehamilan 41mggu (ini dah mateng siap lahiran), cairan ketuban habis, dan ada lilitan tali pusat 2x dilehernya.
dikondisi kaya gini harusnya persalinan operasi SC no debat. dan ternyata ini kehamilan kedua si ibu, dmn kehamilan pertama ibunya lahiran pervaginam dengan ruptur uteri ALIAS RAHIMNYA ROBEK gara2 bayi besar jg. tapi ibunya menolak persalinan operasi SC dan blg gini.
🤰Tapi suami saya GAK izinin saya lahiran SC krn GAK sesuai syariat agama. Bagi suami saya, beliau selalu berpegang klo mau menjadi seorang istri yg mulia, sempurna disisiNYA hrs TAAT & berkorban utk suaminya yaitu salah satunya dgn persalinan normal. Krn bagi dia seorang Siti Maryam pun bisa melahirkan Nabi Isa berjuang sendirian & sebaik2nya penolong adalah Allah SWT.
Lailahaillallah.....
Akhirnya si dr. SpOG nya manggil suaminya buat diedukasi dan dijelasin keaadan istrinya. Tau gak suaminya blg gimana?
🧔♂️: Emang beneran ga bisa dicoba normal dok? Soalnya ibu saya, kakak2&sodara saya semuanya bisa lahiran normal smua tuh. Emang istri saya males gerak aja dok kerjaannya cm ngurus anak aja trs dia ga mau berkorban sakit sedikit bw lahiran normal dok. Oiya sbaiknya dokter ga usah mencampuri urusan keluarga dan keputusan saya ttg persalinan istri saya. Ini jg saya laknat istri saya krn sudah periksa ke dokter yg bukan muhrim tanpa izin dari saya.
ALLAHUAKBAR!!!!
Episiotomy…
A small incision made during childbirth.
But for many women, it's a lifelong story.
It's 3:20 AM in the delivery room.
The mother is tired, the baby is coming, the team has to make a quick decision.
Let's make an incision, it will be more controlled.
Ultimately, the thought is that a neat incision is better than a messy tear.
But the reality is now that
Episiotomy is not a routine procedure.
Today I see that this incision can lead to permanent sexual dysfunction problems in some patients.
In fact, a selective (when necessary) episiotomy approach
results in fewer complications than a routine incision.
So when is it really necessary?
✔️ In cases where the baby is in distress
✔️ In case of shoulder dystocia risk
✔️ In instrumental deliveries (vacuum/forceps)
✔️ If there is a high risk of uncontrolled tearing or if your doctor sees a serious risk at that moment…
The goal is not just to deliver the baby. The goal should also be to protect the mother's quality of life.
Menikahlah dengan seorang pria yg menganggap segala sesuatu tentangmu itu penting. Ulang tahunmu, makanan favoritmu, bunga favoritmu, dan dirimu secara keseluruhan, karena itu penting bagimu.
Weeding dream kamu apa?
" Nikah untuk tidak bercerai , nikah untuk tidak dianggap beban , nikah untuk tidak main kasar , tiada issue curang , dunia akhirat dicari bersama , jadi tempat dan perlindung terbaik sesama kita sehingga jannah. " 🤍
laki-laki liat cewe seksi=wajar, namanya juga laki-laki.
sedangkan perempuan cuma minta diperlakukan dengan baik=standar tktok, banyak nuntut, ga bisa nerima apa adanya.
*shift siang di rs*
ada ibu2 jaga cucunya yg sakit, kbetulan aku lg gaenak bdan (batuk kering,flu,demam)
*batuk uhuk2*
🙆🏻♀️: "mbk batuk ya, sy jg bru sembuh, tak minumin fanta habis 4botol, dicoba kali aja cocok, nnti mnum dikit2"
simpan saja teorimu itu bu..
Ngeliat kasus FH UI, aku semakin yakin kalau ngajarin anak laki-laki jauh lebih susah daripada anak perempuan.
Ngajarin jangan body shaming, ngajarin respect, ngajarin harus ada boundaries, educate biar gak ngelecehin perempuan.
PLEASE ✨ EDUCATE ✨ YOUR ✨ SON
men to men: tolong banget evaluasi isi obrolan tongkrongan atau grup WA (or apapun) circle lo pada. kalo temen lo udah mulai objektifikasi perempuan, ngelecehin fisik pake bahasa kotor buat becandaan, and you do absolutely nothing about it? you're part of the problem
jangan pernah berlindung di balik "namanya juga cowok" atau "ah elah cuma locker room talk doang, aslinya mah kita respect kok". it's a fucking bullshit.
mindset jelek itu tumbuhnya dari hal-hal sampah yang lo normalisasi di circle lo sendiri. kalo lo udah terbiasa ngeliat perempuan cuma sebatas objek buat bahan fantasi di grup, pelan-pelan empati lo ke mereka bakal mati
solid sama temen tuh ada batasnya. diem dan ikut ketawa pas temen lo ngelecehin orang itu bukan solid, tapi lo lagi jadi enabler
gausah muluk-muluk sok pahlawan. minimal kalo ada temen lo yang mulai sangean ga jelas di obrolan langsung tegor. kalo ditegor malah ngegas dan ngatain lo so suci, mending leave. tongkrongan kek gitu ga ada valuenya sama sekali buat lo
buat lo yang milih diem aja pas temen lo ngerendahin perempuan di grup, sadar ga sih kalo diemnya lo itu yang ngasih validasi ke mereka buat terus jadi predator?
Kenapa Obat TBC Harus Diminum Pas Perut Kosong, Padahal Bikin Mual?
Pernah dengar atau lagi ngalamin minum obat TBC (OAT) yang jumlahnya banyak banget, terus disuruh minum pas perut kosong? Baru 15 menit minum, perut rasanya kayak dikocok-kocok.
Kenapa sih aturannya ribet banget? Yuk bedah dari sisi farmasi!
i love being woman, but.. KERAMAS PLUS NGERINGIN RAMBUT CAPE BANGET🥹😮💨😭😭 luluran, skincare, dandan, prepare dll😔😔 the feeling afternya suka tapi mengumpulkan energinya itu WAHHH