yang straight jangan terlalu seneng soal witch hunt ini. you could be the victims too because the line between heterosexuals and homosexuals is blurry. none of us are safe here.
dan sumpah ya, proses pengenalan diri tuh gak lekang juga sm usia. tiap tahun dan nambah umur tuh pasti ada aja moment 'ohh ternyata gue gini ya' 'oh ternyata gue lebih suka diperlakukan kaya gini ya'
selain kita cari tau sendiri, orang lain (pacar, rekan kerja atau siapapun) adalah media perantara buat kita kenal sama diri sendiri
WOIIIIIIIIIIII ANAK KELAHIRAN 1997–2008 😭😭😭
AYOOOOOOOOOOO GASSKKKKKKK!!!
LOKER DI JERMAN LAGI MEMBLUDAKKKKK BANGETTTTT
YANG MASIH MIKIR-MIKIR, COBAAAAA DULUUUUU!! SIAPA TAUUUUU REZEKINYA LAGI NUNGGU KAMUUUUUUU
Ada bbrp orang yg menikah krn pengen punya anak aja atau untuk memenuhi tuntutan sosial aja, dan aku gamau punya pernikahan seperti itu.
Aku mau menikah krn aku dan pasanganku ingin hidup bersama, punya prinsip hidup sama, dan memandang anak sebagai anugerah (bukan tuntutan).
JUJUR JUSTRUUUUU rasanya jadi capek karena mempertanyakan gue terlalu aware ya? kok orang lain gabisa paham yg gue rasakan? apa emang gue terlalu lebay? karena jadinya rasanya our standards itu ketinggian dibandingkan 'normal'nya orang lain. capek coy😇
Orang sekitar gw yg waktu itu ikut komentar ga setuju sama pilihan childfree si gitasav ini, suatu hari ngeluhin kehidupannya ke gw. Terus gw jawab: udah bener tu gitasav sadar kalau didik dan urus anak itu berat makanya milih childfree. Lalu dia bilang: iya ya bener juga 😌
in the end, the girl who treats a man like a debit card always seems to come out on top. Meanwhile, the girls asking for nothing but attention, effort, and consistency end up in therapy trying to heal from it.
nanti gamau kenal dari online, game, date apps.
aku mw nya ketmu pasangan dngn organik dan real biar ada rasa "menemukan" bukan "memilih" kaya ketemu di perpustakaan, di museum, di cafe, toko buku dll. akan aku kembalikan old romance.
jujur male-centered women tuh draining bgt karena mereka bisa jahat bgt ke sesama perempuan... karena kebanyakan dari mereka crave for male's attention tapi gabisa dapetin itu pdhl udah nerapin feminine energy dll, akhirnya? ngejatuhin sesama perempuan yg thriving. so pathetic.
gaada pelajaran ttg consent, menstruasi, pelecehan dan kekerasan seksual, body autonomy and privacy MALAH BEGINI yaAllah we really are so so so doomed as a nation