After break up gue
Belajar boundaries, attachment, detachment, self worth, dan ternyata ga semua yg gue sayang harus gue pertahanin.
Dulu gue kira move on itu soal melupain seseorang.
Ternyata lebih ke belajar balik jadi diri sendiri.
A breakup hurts, but nothing hurts like realizing you stayed through every red flag because you believed love meant patience. You kept understanding, forgiving, and fighting for them, only to wonder why you were giving everything to someone who wasn't even fighting to keep you.
Buat wanita, semoga kamu berjodoh dengan pria yang cukup dengan satu wanita, pria yang tau jaga batasan, ga friendly, ga gampang ngefollow wanita random, menjadikan kamu sebagai prioritasnya, good attitude, good listener, takut dengan Tuhannya dan tidak meninggalkan sholatnya.
Buat wanita, semoga kamu berjodoh dengan pria yang cukup dengan satu wanita, pria yang tau jaga batasan, ga friendly, ga gampang ngefollow wanita random, menjadikan kamu sebagai prioritasnya, good attitude, good listener, takut dengan Tuhannya dan tidak meninggalkan sholatnya.
Kemarin gue sempat deep talk sama seorang cowok soal isi pikiran laki-laki dalam hubungan.
Ternyata yang jahat itu bukan selalu karena mereka nggak tahu mau kasih closure atau kejelasan.
Kadang sebenarnya mereka udah tahu apa yang mereka mau, cuma takut ngomong karena nggak mau makin nyakitin kamu atau kelihatan semakin buruk di mata kamu.
Akhirnya mereka memilih bersikap dingin, cuek, dan membiarkan kamu terus menebak-nebak sendiri.
Sampai akhirnya kamu yang capek, lelah, lalu perlahan memilih mundur.
Boom! ๐ญ
dia bukan avoidant, bukan bingung. heโs just a loser and thatโs your closure.
mentalnya msh belum stabil. komunikasinya jelek. jgn capek2 nyari โdeep meaningโ dari orang yang emang belum punya kapasitas buat communicate like an adult๐
been there done that, never again๐คฃ
tapi gara2 ini skrg gamau terima apa adanya, gue jd makin strict soal level karir dan achievement apa yg udah lo dapet dll
ga too much jg kok setelah dipikir2, soalnya karir gue juga mantep
Orang yg berani ngelakuin uncomfortable conversation itu kemungkinan regulasi ego + emosinya ok
Jujur gw tipe yg overthinking dikit tu bakal gw tanya. Kalo ada hal yg gw ga suka dari pasangan gw, gw bakal bilang ke dia
Makanya gw perlu pasangan yg punya emotional intelligence