Tidak ada lagi lahan berfikir bak lahan hijau yang luas, menunggu. Bunga teratai tumbuh di serpihan kaca terbalut darah yang tak pernah ditemukan pemiliknya.
70 + 2 itu nyata adanya, biang lala berputar di atas lemari jati diri diiringi jeritan motorik yang sembari menerka "pantaskah aku melukis bersama lingkar fananya"
Jari jemarinya sekarang mahir mengetik kata, sekujur tubuhnya menghadap ke kiblat sang kuasa, 360° ia berputar mengikuti arah jarum jam dinding yang ada di utara. Pulas, perjuangannya menghasilkan helai demi helai sampai ia sadar semua kemustahilan itu ada ujungnya...