Ada queer lu katain, ada org nikah telat lu katain, ada org nikah muda lu katain, ada org childfree lu katain, ada wanita karir lu katain, ada ibu rumah tangga lu katain. Kalo perempuan yang memilih hidupnya dikomen mulu, tapi laki bebas milih. ANEH
Gue muak dengan pertanyaan "emang gak dukung LGBT salah?"
Iya salah. Basi banget selalu nanya gini. Emang definisi gak dukung lu apa? Gak dukung LGBT hidup layak tanpa diganggu?
Ini gue bukan bilang it's ok to be queerphobic (it's not), tapi silahkan kalo mau jadi orang jahat gak perlu ngibul.
Jahat ya jahat aja, kagak usah cari pembenaran agama.
Gak usah sok ngurusin dosa orang lain kalo lu kerjaannya nabung dosa sampe jadi nasabah prioritas neraka.
using religion as an excuse to bully or assault lgbtq+ people is one of the biggest contradictions i’ve ever seen.
you claim to defend your faith while abandoning the very compassion it’s supposed to teach. Tuhan jg bingung keknya lihat kelakuaan iblis lu smua
@arnot_klaryan@bangsiku@christasyd sepengetahuanku, gairah seksual/libido/nafsu untuk melakukan sex itu bisa dipuaskan dgn masturbasi, selayaknya juga dipuaskan dgn sex bersama pasangan. tp pertanyaanku masih sama kok, apakah sex itu sebuah keharusan dalam membangun dan menjalin hubungan?