Good morning. Woke up to $1 now equals 18.100 rupiah. Pertamax has risen from Rp12.300 to Rp16.250, and 5kg rice from Rp75.000 to Rp90.000. If you see nothing wrong with Indonesia's current fucked-up situation, you're either a nepo baby or braindead assholes who voted for 02.
INI MAL-ADMINISTRASI GAK SIH?
PRABOWO BENER-BENER GAK PAHAM TATA KELOLA UANG NEGARA YA?
Masak,
Menteri minta anggaran 5 triliun, dikasih 10 triliun.
Minta 100 triliun, kalau bisa dikasih 335 triliun. (MBG)
Nyambung juga,
ditanya sumber uang plesiran darimana, kalo ada lebihnya ditanggung sndiri.
Lah emg bisa campur2 gtu?
Sembarangan banget..
Terlepas dari itu,
Rakyat cuma minta satu hal:
Uang sebanyak itu hasilnya apa? Kalau sekolah masih rusak,
jalan masih berlubang,
harga kebutuhan terus naik,
dan korupsi masih jalan,
yang dibutuhkan bukan anggaran lebih besar, tapi pengawasan yang lebih besar.
Karena yang membuat negara maju bukan seberapa banyak uang yang dibelanjakan,
melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.
Istana mengklarifikasi biaya perjalanan Prabowo ke Paris yang tembus miliaran:
"Segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan negara, sepenuhnya ditanggung pribadi Presiden Prabowo."— Seskab Teddy Indrawijaya, 1 Juni 2026
Mereka kira ini jawaban yang bikin tenang
Ternyata ini justru membuka masalah yang jauh lebih besar.
ICW: Pembiayaan urusan negara dengan uang pribadi berpotensi melanggar UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Kegiatan negara tidak boleh dilakukan jika anggaran tidak tersedia ,solusinya bukan nombok dari kantong sendiri.
FITRA: Kegiatan negara harus dibiayai APBN secara transparan dan akuntabel. Dana pribadi yang masuk ke kegiatan pemerintahan tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tidak tercatat dalam sistem keuangan negara.
CELIOS: Publik berhak tahu ,biaya apa yang dibayar presiden, berapa nilainya, bagaimana mekanisme pencatatannya?
Menteri Keuangan Purbaya saat ditanya:
"Enggak ada aturannya."
Dalam 1,5 tahun: 50 kunjungan luar negeri, 95 hari di luar negeri, estimasi APBN yang sudah keluar Rp500 miliar. (FITRA)
Sementara program efisiensi anggaran memotong dana pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur daerah.
Jadi kalau anggaran negara kurang ,dipotong rakyat.
Kalau anggaran presiden kurang ,nombok sendiri, tidak tercatat, tidak bisa diaudit.
Dua aturan. Dua rakyat yang berbeda.
Kak, negara itu bukan cuma punya kewajiban ngurus yang mampu. Justru tugas negara adalah menjamin akses pendidikan untuk seluruh warga negara, termasuk yang lahir dari keluarga kurang mampu.
Pendidikan itu hak, bukan privilege. Kalo seseorang harus miskin dulu, kerja dulu, atau nunggu kaya dulu baru boleh kuliah, berarti sistemnya yang gagal. Bukan rakyatnya yang kurang usaha.
Dan lucunya, orang sering bilang "kalo nggak mampu ya jangan kuliah", tapi di saat yang sama juga menuntut semua orang punya pendidikan tinggi supaya bisa keluar dari kemiskinan. Mau naik kelas sosial pakai apa kalo akses pendidikannya aja dibatasi?
Juni ini tuh bakal bikin Prabowo pusing:
1. Surat Utang Negara Jatuh Tempo 800T
2. Gaji ke13 harus mulai dicairkan
3. El Nino dimulai, kemungkinan besar gagal panen
4. Penerimaan Pajak seret krn kelas menengah susut & konsumsi melemah
5. Perang Iran masih berkecamuk harga minyak tinggi
APBN kita ngak bakal kuat buat nahan subsidi kalo program2 signature dia yg super boros kayak MBG di stop
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.