stop romanticizing them. you don't want them back. you want proof you fvcking mattered. but love isn't proven by who returns. it's proven by who never left
Kata OP, salah satu cara menjaga kesehatan mental itu jangan kebanyakan mikirin maksud tersembunyi di balik omongan atau tindakan orang lain sampai overthinking sendiri.
Nggak semua hal harus dianalisis atau dicari artinya. Ya udah terima aja apa yang terjadi, fokus sama diri sendiri, makan yang bener, tidur yang cukup, terus jalanin hidup hari demi hari.
Cara op ini udh aku lakuin dari dulu dan emang ngaruh sih. Kadang kita capek sendiri bukan karena kejadian yang kita alami, tapi karena pikiran kita yang ke mana-mana dan sibuk nebak-nebak sesuatu yang belum tentu bener. Nggak semua hal harus kita cari tahu alasannya, nggak semua omongan orang perlu dimasukin ke hati.
Hidup udah ribet, jangan sampai kita bikin diri sendiri makin capek gara-gara mikirin hal yang sebenarnya bisa kita lewatin aja. Belajar buat bodo amat sama hal-hal di luar kendali kita itu ternyata penting juga buat ketenangan diri sendiri 🥹
Bagi rekomendasi tas model mirip2 begini dongg tapi lokal punya, at least muat laptop lah yaaa. pengen punya satu 😂 kalo yg ori mesti jual rumah dulu gw
“women became feminist because of social media”
Me in 6th grade confronting my parents when they bring up "if your future husband..." In conversations.
apa tips buat public speaking?
kalo aku pribadi: i don’t come there to impress. tp punya mindset “omongan gue penting loh buat didengerin”. jadi gue ngga pernah mikir lebih inferior dibanding audiencenya. stop thinking this is a life death situation, jadinya ga pernah panik 😃
“women became feminist because of social media”
me in 8th grade buying pembalut and ibu penjualnya bilang “nyebutnya roti jepang dong neng, malu didenger cowo.” and I was questioning what the fuck is wrong with PEMBALUT?