Temen gw kerja di PLN.
Dia bilang ada satu pertanyaan yang tiap hari bikin dia dimaki, dan dia capek ngejelasinnya.
Pertanyaannya: "kok beli token 100 ribu, dapet listriknya kurang? Sisanya ke mana?"
Dia cerita ke gw sambil geleng-geleng. "Yang motong duit itu bukan PLN. Tapi yang dimaki tetep kita."
Gw ngerutin dahi. Kalo bukan PLN, terus siapa yang ngambil?
Malem itu gw cek struk token gw sendiri. Ada satu baris kecil yang selama ini gak pernah gw baca.οΏΌ
Mohon di up gais karna media belum ada berita in tentang kejadian ini.
Kebakaran besar terjadi di jalur pipa gas menyusul ledakan pagi ini di Gampong Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Indonesia.
π¨ Pernyataan Sikap Kami atas Video ini π¨
Kawan-kawan, Handai Tolan. Coba perhatikan mulai dari menit 5:41. Kacau ini presiden. Mental dendamnya kentel banget. Kemampuannya dalam mencerna kritik sangat buruk. Amat sangat buruk.
"Berarti kamu butuh MBG ya? Soalnya katanya MBG gak penting. Banyak orang-orang pintar di Jakarta yang bilang kalau MBG gak penting. Buang-buang anggaran."
Woy, Gendut. Kalau sedari awal 'blueprint' MBG itu menyasar anak-anak sekolah yang nasibnya seperti Yamisa, KAMI JAMIN, gelombang kritik dan protes ngga akan semasif seperti sekarang. Nilai gizi perporsi bakalan lebih bagus, anggaran yang dipakai juga nggak bakalan setekor sekarang.
Masalahnya adalah, den, presiden, MBG udah berjalan setahun lebih, sektor yang dikorbankan sudah banyak, anggaran udah kebuang triliunan rupiah, tapi pendistribusiannya masih sangat carut marut. Masih banyak siswa/i kayak Yamisa yang belum kebagian, tapi di lain sisi siswa/i yang ortunya mampu, yang biaya SPP sekolahnya ada di level menengah sampai mahal, malah kebagian, dan bentuk menu yang disajikan terkesan melecehkan kemampuan ekonomi mereka.
Mosok koyok ngono rak paham sih, Ndut?
Tolong hentikan narasi dan berbicara pada khalayak publik perihal banyak orang pintar yang menolak MBG. Tidak ada yang menolak MBG apabila program ini berlandaskan kajian dan riset yang kuat, roadmap yang mateng, dan target kategori penerima manfaat yang sangat jelas. Dengan terus-menerus menarasikan kritik terhadap MBG sebagai bentuk penolakan, maka bukan tidak mungkin kalau kami mengecap presiden sebagai dalang konflik warga vs warga, rakyat vs rakyat.
"Ya kan untuk bisa merata kami perlu waktu."
Alah, omong kosong. Kalau pelaksana program sedari awal mau untuk melakukan riset yang lebih dalam terlebih dahulu, mengizinkan para ahli untuk turut terlibat, waktu dan biaya tidak akan banyak terbuang seperti sekarang. Dan tidak akan ada anak-anak sekolah seperti Yamisa, yang terlambat mendapatkan haknya.
USUT TUNTASβΌοΈ
Mengutuk dengan sekeras-kerasnya atas terjadinya penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang yang tak dikenal kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator @KontraS!
Menyebabkan luka pada muka, mata, tangan, dan dada!
Kawan-kawan, kita harus sama-sama kawal kasus ini.
Tidak ada satupun orang yang boleh diancam, dibui, dilukai, apalagi sampai dibuat mati hanya karena memperjuangkan sesuatu untuk Indonesia jadi lebih baik!
Jika hal-hal seperti ini masih terus terjadi, bisa jadi besok adalah giliran kita!
Saya bukan pemberani, tapi melihat apa yg sdg terjadi di negeri ini, saya tdk bisa diam lagi.
Saya bukan hidup terjepit karena kebijakan pemerintah, tapi merasakan uang pajak dihamburkan membuat saya emosi.
Saya saat ini hidup nyaman tapi melihat seorang aktivis disiram air keras membuat kejadian ini sdh tdk bisa dibiarkan.
Saya mungkin bisa sembunyi dalam kesenangan, tapi beberapa kali penegak hukum membunuh tanpa alasan membuat diri ini geram.
Jika cari aman,selamat,nyaman saya akan ber haha hihi diam saja, tapi tunggu, hal tsb bisa menimpa kita semua.
Jika kezaliman kita biarkan saja maka azabnya kita pula yg merasakan.
Sudah saatnya kita berisik, berteriak kpd kezaliman. Karena yg berbuat lalim jika dibiarkan mereka merasa menang.
Waduh..... BENARKAH INI???
PTPN VIII Keroyok Petani dan Rusak Mushola Milik Warga.
Kurang lebih 40 orang pihak gabungan PTPN VIII, PT Berkah Monara Nusantara (BMN) dan para preman bayaran mengeroyok 8 (delapan) orang petani warga Blok 1.4 dan 1.5, Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, Subang, Jawa Barat, Senin, 9 Maret 2026. Bahkan satu diantaranya mengaku aparat TNI yang tergabung dalam Satgas Tanah Negara.
Tidak hanya menyerang warga, pihak gabungan PTPN tersebut juga merusak tanaman warga. Bahkan merusak serta membakar Mushola yang sedang dibangun oleh warga.
~sumber: ig.tanahuntukrakyat~
#DARURATAGRARIA
Guys ini yang paling bikin gw marah dan sedih sekaligus hari ini.
Beberapa jam yang lalu Trump bilang ke kapal kapal tanker minyak masuk aja ke Selat Hormuz. Abaikan ancaman Iran. Jangan takut.
Beberapa jam setelah itu sebuah tanker minyak dilaporkan diserang dan hancur oleh Iran di Teluk Persia tepat setelah melewati Selat Hormuz.
Baca itu lagi pelan pelan.
Trump kasih saran. Kapal nurut. Kapal kena serangan.
Ini bukan keputusan militer yang salah di ruang strategi yang tertutup. Ini pernyataan publik dari presiden Amerika yang didengar oleh kapten kapal, pemilik kapal, dan kru yang ada di dalamnya.
Dan sekarang ada orang yang mungkin mati karena saran itu.
Yang paling bikin gw geleng geleng adalah logika di balik pernyataan Trump itu.
Dia basically bilang Iran tidak akan berani. Bluff mereka. Masuk aja.
Tapi Iran udah buktikan berkali kali bahwa mereka tidak bluffing. Mereka serang bandara Dubai. Mereka tembus iron dome Israel. Mereka tutup Selat Hormuz. Mereka serang kapal Thailand yang bahkan tidak ada hubungannya dengan perang ini.
Dan Trump masih bilang abaikan ancaman mereka.
Ini bukan keberanian. Ini kelalaian.
Karena yang nanggung resikonya bukan Trump. Dia aman di Washington. Yang nanggung resikonya adalah kru kapal yang percaya sama ucapan presidennya dan memutuskan untuk masuk ke zona yang terbukti berbahaya.
Dan ini realita yang paling pahit dari semua kekacauan ini.
Pemimpin yang bicara besar dari kursi yang aman tidak pernah yang bayar harganya.
Yang bayar selalu orang biasa yang percaya sama kata katanya."
#intinyadeh viral seorang anak & adiknya gak dpt MBG selama 3 hari imbas dr sang ibu yg kritik MBG di media sosial.
Pihak SPPG gak bantah perlakuan beda ke anak2 tsb. Blg bahwa yg dilakukan sang ibu udh ujaran kebencian, merusak nama baik, jd mereka harus lakukan "pembelaan".
For a leader whose hands are stained with the blood of the people of East Timor, Aceh, Papua, & the youth of 1998, the deaths of more than 1,000 people due to floods & landslides are insignificant to him. Believe me. He was never saddened by the victims of ecological disasters.
BANTU RETWEET BEKS
BERITA ANAK HILANG LAGI
mak om minta bantuannya anakku belum pulang dari jam 5 sudah dicari kemana2 sampai sekarang belum ketemu namanya raihaan Fitra umur 12th tinggi sekitar 155cm baju yg dipakai kaos biru tua celana hitam kotak2 kalau ada yg lihat tolong kabari ke wa 081290542084 π
Tolong bantu disebarkan ke grup2 terutama grup Bekasi π
lokasi rumah di jl Kartini gg mawar 6 Bekasi π
Peringatan Darurat π¨π¨π¨
Komisi III DPR RI dan Pemerintah telah menyetujui Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) untuk dibawa ke Sidang Paripurna DPR yang rencananya akan digelar Selasa pekan depan (18/11) untuk disahkan.
Jika RUU KUHAP disahkan, maka semua orang berpotensi menjadi korban. Semua bisa diamankan, ditangkap, dan ditahan tanpa kejelasan. Semua bisa digeledah, disita, disadap, dan diblokir hanya berdasarkan subjektivitas aparat.
Semua bisa diperas, semua bisa dikuasai polisi, semua bisa direkayasa menjadi tersangka.
Semuanya yang disebutkan tadi bisa terjadi karena RUU KUHAP dipaksakan untuk disahkan dengan tergesa-gesa.
Mari kita pantau bersama dan desak Presiden untuk menarik draft RUU KUHAP agar tidak disahkan dalam waktu dekat!