"Engkau hanya manusia, Nak. Kuasamu terbatas, pikiranmu tidak tanpa batas. Yang kau tahu, hanya kebetulan kau temu. Yang kau setuju, hanya yang kebetulan kau mampu."
-FAHRUDDIN FAIZ
Baduy bagi saya adalah rumah tempat belajar untuk mendapatkan banyak hal, beberapa kali saya diselamatkan olehnya. Beberapa kali juga saya tinggal di tempat marno. Bangga sekali melihat bagian sejarah yang paling sunyi tersebut. Makannya saya coba menulisnya disini.
Kemarin satu dari 13.515 masyarakat baduy telah menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Namanya marno. Sebuah fenomena yg langka sekali, dimana kultur baduy sendiri menolak adanya pendidikan formal. Meskipun semua orang tau kemarin adalah hari bersejarah.
Tapi dia memilih merayakananya dalam keheningan. Bukan karena tidak bahagia, tapi karena dia sangat menghormati budaya leluhurnya. Bukan juga melawan adat, tapi dia percaya bahwa mempertahankan adat itu tidak harus bodoh. Kalimat yang sempat membuat saya terdiam lama dan malu.
Manusia jelas punya limitasi. Kadang mereka melawan, kadang juga tunduk sama kenyataan. Ga ada yang salah. Bagaimanapun menerka-nerka banyak hal itu harus, supaya tau batasan mana yang bisa dilewati, mana yang mesti pada tempatnya. Segalanya memang bagian dari proses human being
Kadang sisi romantisme ini membunuh banyak kesempatan. Perjalanan sekarang mungkin akan hilang begitu saja, diganti dengan satu atau dua pengalaman lainnya. Khawatir yang dilakuin cuma buat memenuhi kehausan eksistensi, tapi menyampingkan tanggung jawab sama banyak hal. Piye toh?
Seorang kawan baik pagi-pagi buta datang ke rumah, cerita kalo kena tipu 2,7 miliar. Satu lagi dateng malem-malem buat ngajak mendaki gunung. Saya gatau mereka berharap apa, saya juga gatau harus apa. Duh gusti...
Mampir ke sebuah masjid, isinya orang sepuh semua. Setiap harinya selalu mereka yang adzan, komat, lalu jadi imam juga. Kadang berpikir apa generasi saya bisa dan siap buat gantiin mereka kelak.
"Im going to add sth that haven't been mentioned here; helping people makes me feel strong & worthy bcs that means there's a reason why im alive, whereas asking for help feels like im weak & cant control my life even tho i never saw the people i help as weak, weird logic i know."
Ternyata udah seperempat abad hidup. Makasih yaa doa2 baiknya! Masih sering salah, sering ragu, masih belajar memahami banyak hal, termasuk memahami bahwa tidak semua hal harus dimenangkan. Kalau pernah ada sikap atau ucapan saya yg keliru dan mengecewakan, saya memohon maaf yaa.
Seumur hidup baru kali ini ditungguin sama orang yg sedang sakaratul maut sebelum meninggal. Ia bahkan sudah lupa dengan orang di sekitar, tapi masih bisa nyebut nama saya. Sayangnya tidak sempat menyampaikan pesan apapun. Tugas saya menerka nerka banyak hal yang mau ia katakan.
Boyolali dan cilacap, saya taunya orang tua saya berasal dari sana. Tadi liat kartu keluarga mereka, ternyata dari solo dan banyumas. Hadehhh baru tau sekarang begini, pantes sering kesana tanpa direncanakan.