Dg begitu banyaknya negative comment di socmed, demi kesehatan mental memilih melewatin mereka. Mkn byk baca yg negative mkn negatif ke diri kita sendiri. Krn byk Komen tsb melihat Dr sisi mereka saja, bukan ke pandangan lbh luas
Apalagi kita cuma tahu dari asumsi dan "katanya". Semua berita punya 2 sisi, dan hanya pihak2 yang saling berkaitan yg benar2 tahu keadaan sebenarnya. I choose to see ini many POVs sampai mengambil kesimpulan buat diri sendiri.
Memang kebebasan berpendapat sah sah aja.
@GrabID saat saya juga gak paham alamat, dia gak usaha buat nyari tahu. Malah suruh say dijemput keluarga. Itu gimana SOP nya. Saya gak bilang semua memang cuma berapa persen, tapi ini mengganggu sekali
Saya sampai memutuskan turun di jalan Dan minta di jemput keluarga dimana akan saya kunjungi. Ini mau berapa keluhan akan anda terima seperti ini? Beresinlah yg kayak begini jgn cuma ambil persentase Besar, di lapangan gak beres
@GrabID mungkin karena gak ada fairness dalam pemotongan, banyak supir yang kurang enak attitudenya. Mulai lebih memikirkan mitra2 supir anda jangan gaji gede staff perusahaan anda saja
untuk dapat hidup seperti dia. Betapa banyak yang misleading di postingan byk diaspora yang aku tahu jualan jasa untuk para calon imigran pencari kerja. Dan emang banyak yang gak cari postingan yang berimbang bagaimana real life pencari kerja imigran di luar sana.
Di platform sebelah lewatlah postingan mengenai seorang diaspora yang bekerja di LN, dimana dia mengagung-agungkan kelebihan kehidupan beliau di sana. Ujung-ujungnya menjelekkan kehidupan di negara ini. Pada dasarnya ada benarnya, tapi dilihat-lihat ujungnya
beliau itu mau jualan jasa beliau untuk memasukkan orang2 yg bermimpi hidup sukses di sana krn disini we know how much we get paid. Yang banyak tidak dijelaskan di hampir semua postingan "jualan" beliau adalah: modal kesana, dan hardship apa yang dilewati
@JennyJusuf Tidak paham sama yg mengidolakan. Apakah segitu turunnya moral, sampe berbondong2 jadi ani2? Bisa gak menormalisasi kerja keras dan menikmati hasil sendiri tanpa ganggu hidup wanita lain.
Bahkan psikologi/psikiater pun mlh mendorong mrk melakukannya. Padahal kan harus diperlakukan lbh hati2 utk operasi ganti kelamin ini. Being tomboy is okay, you don't have change the sex. Entahlah ya, Dunia udah kebolak balik demi keuntungan
Ada fyp lwt di akun sebelah, penyanyi Acapella mamarica. Dr awal sdh kupikir ini perempuan, baik suara maupun bentukannya. Eh tertarik dg search gendernya apa ternyata trans. Kenapa aku bahas, karena bentukannya perempuan Dan scr tingkah lakupun msh
Perempuan, ya memang dia boleh dibilang tomboy. Yg aku sayangkan kenapa hrs operasi. Apakah tdk melalui konsultasi psikologi? Trus aku ingat ada pembahasan propaganda disana yg mlh byk menjerumuskan byk anak2 utk JD trans.
Advice from almost a 50 y.o. woman:
* Jangan menikah muda pada saat kami ada kemungkinan besar utk berkembang, kecuali kami yakin pasangan Dan keluarga sgt2 mendukung perkembanganmu (klu tetep pengen nikah muda).