@yappingfess Ibunya cowo kamu ga ngajarin anaknya untuk punya "manner" sebagai laki2. Setidaknya dengan menjemput itu ada usaha untuk bertanggungjawab atas keselamatan kamu di perjalanan.
Adek gue aja dulu pas SMA rela jemput dan antar doinya meski naik KRL. Padahal mainnya ke daerah rumah
Tiga hal yang mungkin perlu mulai kita wariskan selain biaya kuliah:
1. Cara berpikir soal uang dan cara kerjanya.
2. Satu skill konkret yang langsung bisa dipakai di dunia nyata.
3. Kejujuran bahwa dunia sudah berubah dan kita harus berubah cara mempersiapkan anak.
Bukan soal salah siapa.
Tapi soal mau berubah atau tidak.οΏΌ
Orang tua kita kerja mati-matian karena sayang.
Itu tidak pernah salah.
Tidak akan pernah salah.
Yang perlu kita perbarui bukan niatnya. Tapi petanya.
Karena anak-anak kita berhak dapat bekal yang sesuai dengan dunia yang akan mereka hadapi, bukan dunia yang sudah kita tinggalkan.
Setelah jadi orang tua dan mikirin ini lebih dalam,
saya jadi sadar, menyiapkan anak itu bukan soal seberapa besar pengorbanan kita.
Tapi seberapa jujur kita mau belajar bareng mereka. ππ»οΏΌ
Saya ada cerita seorang bapak.
Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1.
Lembur.
Utang.
Sampai jual tanah warisan.
Anaknya lulus. IPK bagus.
Wisuda lengkap dengan toga.
Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR.
Dan si bapak masih senyum bilang,
"Mungkin belum rezekinya."οΏΌ
Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya.
Tapi cerita si bapak.
Dia lahir tahun 70-an.
Gak tamat SMA pun bisa buka toko,
punya rumah,
besarin anak dengan layak.
Logikanya simpel dan masuk akal:
"Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah,
hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya."
Logika itu benar. Di zamannya.οΏΌ
Masalahnya bukan orang tua yang salah didik.
Bukan juga anaknya yang kurang usaha.
Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa.
Ijazah dulu adalah tiket.
Sekarang ijazah adalah syarat minimum.
Yang bahkan kadang pun masih belum cukup.
Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh.οΏΌ
Bayangin ya.
Tahun 1995,
fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan.
Sekarang,
lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun,
skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja.
Gajinya?
UMR aja belum tentu.
Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu.
Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama.οΏΌ
Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini:
"Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus."
"Kuliah dulu, baru enak hidupnya."
"Investasi terbaik itu pendidikan."
Nasihat itu bukan bohong.
Di zamannya, itu benar dan terbukti.
Tapi zamannya sudah ganti.
Nasihatnya tidak ikut ganti.
Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu
yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang.οΏΌ
Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman.
Dia cerita,
"Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw."
Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?"
"Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak."
"Bokap lu tau?"
"Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung."
Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal.
Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja.
Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya.οΏΌ
Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah,
jangan cuma pikirin jurusannya.
Tapi ajarin juga:
1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil.
2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan.
Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana.
3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang.
Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata.
4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan.
Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup.οΏΌ
Soalnya begini.
Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah.
Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya:
"Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal.
Kita harus cari tau bareng-bareng."
Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun.οΏΌ
Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu.
Kubu pertama bilang,
"Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar."
Kubu kedua bilang,
"Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha."
Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut:
Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya.
Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya.οΏΌ
Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya.
Bukan karena malas. Bukan karena manja.
Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang.
Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.οΏΌ
@yappingfess Yang dikeluarkan secara tunai langsung itu beli motor cash 24jtan. Biaya resepsi nikah 26jt++
Kalo yg kredit ya rumah.. udah keluar duit 37jt++ π«
@tanyakanrl Kalo lu ngerasa tersinggung karena ditawarin kerjaan yang jauh bgt dari latar belakang pendidikan lu sih wajar yaaa
Tapi ga usah sampe membenci. Atau emang hubungan lu & ipar lg kurang baik?
[Jadwal CPNS 2026]
PREDIKSI tanggal CPNS 2026 berdasar hisab:
Pengumuman Seleksi : 20 Juli 2026
Pelaksanaan SKD : 5 September 2026
Pelaksanaan SKB : 10 Oktober 2026
dasar perhitungan:
Pengumuman 111 hari deadline penyusunan
Pelaksanaan SKD 55 hari dari pengumuman
Pelaksanaan SKB non CAT 35 hari dari SKD
dasar perhitungan ini hanya menyamakan dengan time line dari CPNS sebelumnya.
Jadi, jika jadwalnya sama dengan CPNS sebelumnya, sebenarnya masih cukup banyak waktu untuk belajar.
Atau yang sudah belajar, masih banyak waktu untuk memperbaiki nilai.
Tapi kalau kamu belum puas dgn nilai kamu,
Kalau kamu belum mulai belajar,
atau bingung mau mulai dari mana,
atau hanya pingin lihat bagaimana soal CPNS,
atau ga sanggup bayar tryout (seperti ratusan followers kami yang lulus di CPNS sebelumnya tanpa tryout)
atau stuck dan belum bisa mengerjakan 110 soal SKD di bawah 90 menit (karena test aslinya 100 menit)
maka kamu harus ke https://t.co/HG9uJmAX7s
karena belajar pemetaan pola soal disitu bisa buat kamu ngerjakan 110 soal SKD CPNS, dari platform apapun, dalam 45-50 menit.
@tanyakanrl Kantor di jaksel, ngekost disana kisaran 2jtan nder setauku (temen ada yg ngekost daerah sana)
Belum lg dipotong pph21. Mending yg deket rumah
@yappingfess Terus itu duit mahar dikemanain? Dipake apa? Ya Allah.... kok tega bgt suaminya
Sorry to say, kamu dibego-begoin lakimu sendiri nder.. π