FINAL MD
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (INA) vs Liang Wei Keng/Wang Chang (CHN/3)
19-21 21-13 21-18
Emas ketiga untuk Indonesia!! Terima kasih Leo/Daniel! 🙌🏻🥇🏸
#AsianGames2026
guys maaf banget karna selalu bawa bad news 😥🙏🏻, apinya udah dekettt bangett sama sekolahh, bantu doa biar cepet padamm dan turun hujann yaa🥹😥
#karhutla#PrayForKalimantan#alleyesonindonesia
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
kita dicegat. didorong. mereka ga memperbolehkan kita masuk ke Bundaran samsek karena “mengganggu aktivitas masyarakat”. Emang kita mahasiswa apaan? Pisang ambon???
Ini yg dikemukakan ama beberapa ahli ekonomi tempo hari.
Kenaikan barang itu terjadinya perlahan, mulai dari bahan mentah, setengah jadi, baru bahan jadi.
Kenaikan bensin itu baru langkah awal, yg akan memberikan efek domino ke naiknya harga2 yg lain.
Yg tercekik itu yg finansialnya dan gajinya terbatas.
Semakin bertambahnya usia, semakin merasa harus ramah ke setiap orng yg ditemui.
Karena kita ga tau beban apa yg mreka pendam.
Ada orng yg mengubur mimpinya dalam2, karena dia tau mimpinya sulit diwujudkan.
Gregoria Mariska Tunjung was 6/15 down in the deciding game in the first of the 2 #Olympic women’s singles semi-finals at #Paris2024. Given the unique format at the Games where the 2 losing semi-finalists have to play-off for the Bronze medal, it would have been easy to resign herself to defeat, with the thought of the Bronze medal match in the back of her mind (a match which didn’t happen due to catastrophic knee injury to Carolina Marin in the second semi-final).
But Gregoria’s mindset and integrity didn’t allow for such thoughts. She continued to battle for every point and in doing so displayed her full repertoire of delightful technical skills. With her trademark easy relaxed hitting motion and deception, she time and again sent An Se Young in the wrong direction with disguised slices, pushes to the back of the court, and exquisite net shots. Tunjung won 10 of the last 16 points, which reflected her fighting spirit, although An Se Young eventually won 21/16 in that deciding game.
Despite the disappointment at her loss, Tunjung greeted her opponent with a smile and a genuine congratulatory embrace in a heartwarming display of good sportsmanship.
That semi-final signalled a possible future great rivalry with An Se Young, and showcased Tunjung’s fighting spirit, her abundant skills and her exemplary sportsmanship. A huge talent and a lovely personality. A young player with a seemingly very bright future.
Which is why it’s so distressing to hear that the Olympic Bronze medallist’s ongoing (and debilitating) vestibular illness has forced her to take the major, yet courageous decision to resign from the security and safety-net of the national federation, PBSI, to concentrate on her recovery and health.
I’m not sure whether this move indicates the possibility that Gregoria may never return to the competition court. But what I am absolutely certain about is that although I (like many) miss watching her elegant, deceptive play, her health and therefore the ability to enjoy life to the full is of paramount importance.
Sending all good wishes for a full recovery Gregoria. And future health and happiness with or without #badminton.
📷 @badmintonphoto
Terima kasih atas dedikasi dan perjuanganmu untuk Merah Putih, Gregoria Mariska Tunjung 🇮🇩🏸
Selama 12 tahun menjadi bagian dari Pelatnas PBSI, Gregoria telah memberikan banyak momen membanggakan bagi bulutangkis Indonesia melalui kerja keras, semangat juang, dan komitmen tanpa henti di setiap pertandingan.
PP PBSI menghormati keputusan Gregoria untuk mundur dari Pelatnas demi fokus pada proses pemulihan kondisi kesehatannya. Terima kasih untuk setiap perjuangan, pengorbanan, dan inspirasi yang telah diberikan untuk badminton Indonesia.
Semoga Gregoria segera pulih sepenuhnya dan terus meraih hal-hal terbaik di masa depan ❤️
#BadmintonIndonesia #ThankYouGregoria #TerimaKasihGregoria