karna sedari awal laki-laki di indonesia emang ga pernah dididik jadi pemimpin sama keluarganya. mereka cuma dikasih pemahaman kalo mereka otomatis pemimpin cuma karna mereka punya penis.
call me TOO WOKE but i never found these things funny. you guys are just normalising gendered mental labor to WOMEN. laki bisa kok berfungsi dengan baik di kantor, terus kenapa dimintain tolong beli snack jadi kaya kambing conge?
Lu belajar ga sih kalo Komersialisasi Seksual ini bentuk paling buruk dari kapitalisme? Memang sex work is work, hak-hak Pekerja Seks harus dilindungi sama halnya seperti pekerja yang lain. Tapi bukan nyuruh orang untuk jadi pekerja seks juga anying
"why are you so angry?"
i'm first born female daughter of middle class indonesian family without generational connection or wealth and living under this regime. so you tell me why am i so angry.
“Laki-laki tidak bercerita, tiba-tiba ditabrak kereta.”
Yang meninggal semua perempuan. Yang ditinggalkan 100% teman, kolega, dan keluarga dari buruh perempuan. Gak usah mimpi basah jadi korban. You are the system.
@adriansyahyasin НАНАНАНАНАНA.
Sayaboleh sedikit jelaskan? Kokas adalah salah satu mall Elit di Jakarta. Dan yg bisa makan disana atau hangout juga bukan kaum mendang mending dek. Bukan yg menengah ke bawah banget 😭🙏🏼. Jadi krn pengunjungnya adalah orang2 yg berkelas.
mau rant dikit tapi kenapa sih perempuan harus direduksi menjadi sebuah tokoh di hidup laki laki baru society bisa empati ke kami? mulai dari narasi "bayangin kalau kejadian ke anak kalian" soal kekerasan seksual, sampai narasi perempuan harus berpendidikan karena jadi ibu
Maybe I'm being too woke, but I honestly dgaf. Counter narasi seksis "Ngapain perempuan sekolah tinggi²?" adalah dengan menjawab itu hak perempuan sebagai manusia.
Kalau dibalas "Nanti jadi ibu" kesannya perempuan cuma berhak berpendidikan tinggi apabila menghasilkan anak.
Suka ngentot ≠ bisa dientot siapa aja
Suka colmek ≠ mau dicolmekin siapa aja
Suka eksib ≠ suka pamer ke sembarang orang
Ini sederhananya ya ges anjing, masi ga ngerti juga goblo sih