@kongthapliming Demi apa kak piaaa??? 😭😭 eh tapi kamu ngekos sih jadi wajar kalo takut horror 🫠 siapa tau dari takut jadi pengen cepet-cepet tidur akhirnya kepulesan
@geminnatt Kira-kira yang bakal bungkam duluan siapa ya mengingat itu semua gak ada yang mau kalah kecuali pond yang kayaknya bakal iya iya aja ikut phuphu
@015pages Emang detail kecil dari setiap karakter dan cara mereka interaksi tuh beberapa justru bikin mellow deh 😭 beneran rating 21+ itu untuk mental sih supaya siap banget jiwanya waktu nonton tiap episode
@jujumkji_ Bisa jadi sih kak tapi karena mereka udah kenal dari kelas 7 dan selalu bareng karena punya tujuan yang sama jadi penilaian orang lain tuh pasti mereka deket banget. Gak siap deh kalo harus liat tanrak stress juga semisal kongdech tantrum perkara tanrak lebih deket sama barth 😭
Waktu aku nonton scene ini tuh mellow banget soalnya tanrak keliatan kayak udah lama banget gak bercanda atau diisengin gitu meskipun dia sendiri punya temen deket. Makanya waktu barth nyipratin air pertama di pikirannya dia mungkin barth gak sengaja, ternyata malah dicipratin air buat kedua kalinya sama barth baru dia kayak sadar 'oh barth ini lagi iseng ya'. Tanrak kamu udah berapa lama ya hidup kayak gituuu, bahkan hal sekecil bercanda sama temen aja respon awalnya dia tuh cuma bingung 🥹🥹
BARTHTANRAK ONE STEP CLOSER
#TicketToHeavenEP2
i’m speechless.... woah
#TicketToHeaven#TicketToHeavenEP2
p’best: the hardest challenge in #TicketToHeavenEP2 is not choosing between “right and sin” but choosing between “right and right”. even if barth is seen as a test that shakes tanrak’s faith, the hardest question for tanrak was the moment barth stepped into the music club. tanrak had to choose between “honest righteousness” (refusing to lie for barth) and “compassionate righteousness” (helping barth enter society).
tanrak always knew in his heart that barth was a lost person and deeply hurt. and as the person directly responsible for looking after him, tanrak felt he was failing in that duty. the more he was reminded of it, the more he believed he had to help barth find his place in society, as a way of atoning for the guilt he carried within himself. in the end it became the very chain that bound tanrak’s heart. he was trapped between one right choice and another right choice. no matter which path he took, it would be both righteous and sinful at the same time.
tanrak barely realized he had been drifting away from the path he once held onto, little by little. his mind kept telling him to help, to show kindness, to be compassionate. and by the time he became aware of it again, he had already taken a bite of the roti and swallowed it, only to look up and find barth watching him with quiet satisfaction…
@jujumkji_ Adalah benarrr makanya kita tuh gak boleh banget anggap sepele hal sekecil apapun karena buat orang lain belum tentu itu hal yang kecil 😭 karena tanrak tuh vibesnya tenang dan kalem banget mungkin karena besar sama romo jadi kebawa auranya gak sih kak
@khunnooie Duhhh mau peluk banget soalnya waktu dia baca bible yang kayak di awal trailer itu aja setelahnya dia kepikiran banget soal barth sama dia selama ini sampe setelah selesai hukuman dia stress banget sama apa yang dia rasain. Gimana waktu proses ini yaa, aku udah pusing duluan 😭😭