Waktu interview sama company di Malaysia, gw udah set mindset, siap ditanya, “Expected salary berapa?”
Udah ancang-ancang mau jawab aman.
Main realistis. Jangan ketinggian.
Eh, mereka duluan yang ngomong, “Based on your CV and achievements, we would like to offer you MYR 17,500 per month.” (Waktu itu kurs RM 1 = Rp 2.900 (Kalau dikonversi: 17.500 × 2.900 = Rp 50.750.000)
Gw dalam hati, Oh… this is what it feels like when they value you first.
No awkward pause.
No bargain war.
No lowball energy.
Just clean appreciation.
Sometimes it’s not that you underprice yourself.
Sometimes you’re just in the wrong room.
@tanyarlfes Mereka gak ngerti konsep tangan kanan untuk apa dan tangan kiri untuk apa. Lagian mereka juga makan pake tangan, tanpa tangan mereka gak bisa angkat sendok 🙂↕️🙂↕️
@tanyakanrl Punya toko bukan otomatis punya banyak uang, nder. Di tambah kakak mu ngojol berarti dia lagi berusaha buat hidup. Kecuali jika kakak mu foya foya tiap hari beli tas dior atau hermes tiap hari.. 🙂↕️🙂↕️
@tanyakanrl Sudah jelas untuk memenuhi hawa nafsunya. Dulu nabi istri banyak karena mau melindungi perempuan dari segi sosial budaya, jadi nabi menikahi kyk janda korban perang, dsb. Cmiiw ya aku juga masi belajar 😚😚
@tanyarlfes It's okay, nder. Ibadah itu gak menjamin hidup akan lancar dan damai, tapi ibadah yang membuat kita tetap waras di kehidupan yang gila. Belajar menerima, ikhlas, dan tetap sabar. Semangat nder!